DPRD Surabaya Nilai Parkir Nontunai dan Satgas Antipreman Jadi Langkah Strategis Pemkot

Jurnalis: Michelle Gabriela
Editor: Aziz Mahrizal

12 Feb 2026 17:25

Thumbnail DPRD Surabaya Nilai Parkir Nontunai dan Satgas Antipreman Jadi Langkah Strategis Pemkot
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memimpin rapat paripurna DPRD Kota Surabaya sebagai bagian dari proses pengambilan keputusan kebijakan daerah. (Foto: IG @ariffathoni.official)

KETIK, SURABAYA – Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Arif Fathoni, memandang kebijakan parkir nontunai serta pembentukan Satgas Antipreman sebagai langkah strategis Pemkot Surabaya dalam membenahi persoalan parkir tepi jalan yang selama ini banyak dikeluhkan masyarakat.

Menurut Fathoni, keluhan warga terkait praktik parkir yang dinilai tidak transparan menjadi momentum penting bagi pemerintah kota untuk melakukan pembenahan menyeluruh terhadap sektor perparkiran.

"Ini langkah yang bagus. Kita harus melihat parkir sebagai industri karena ada puluhan ribu titik parkir dan di situ terjadi perputaran uang yang besar. Selama ini pelaksanaannya dianggap tidak transparan dan memicu polemik," ujar Fathoni dalam keterangan tertulis, pada Rabu, 11 Februari 2026.

Ia menegaskan kebijakan parkir nontunai perlu dijalankan secara konsisten dan progresif, dengan diiringi langkah-langkah konkret di lapangan agar implementasinya berjalan optimal.

Baca Juga:
Pemkot Terapkan Kebijakan Surabaya Tanpa Gawai di Malam Hari

Fathoni juga mendorong Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya untuk memastikan kesiapan teknis serta sumber daya manusia. Beberapa langkah yang perlu dilakukan antara lain pemutakhiran perangkat parkir dengan melibatkan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), sehingga setiap titik parkir memiliki rekening khusus untuk penerimaan retribusi.

Selain itu, Dishub diminta menjalin kerja sama dengan outlet maupun pelaku usaha di sekitar lokasi parkir untuk penyediaan jaringan Wi-Fi guna mendukung kelancaran transaksi nontunai.

"SDM di lapangan juga harus di-upgrade. Jangan sampai kebijakan sudah bagus, tapi gagal di implementasi karena petugas tidak siap," kata Fathoni.

Ia optimistis penerapan sistem parkir nontunai dapat menjawab keraguan publik terkait transparansi dan akuntabilitas pengelolaan parkir. Menurutnya, penggunaan QRIS sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat dan diterapkan secara luas di berbagai sektor.

Baca Juga:
Rusunami Gen Z Segera Dibangun, Pemkot Surabaya Siapkan Lahan di Rungkut dan Tambak Wedi

"Awalnya pasti ada pro dan kontra, seperti dulu saat e-toll diberlakukan. Tapi sekarang semua orang sudah terbiasa. Hampir tidak mungkin orang ke mana-mana tanpa membawa handphone," tuturnya.

Fathoni memperkirakan, apabila kebijakan tersebut berjalan optimal, pendapatan parkir tepi jalan yang selama ini rata-rata hanya sekitar Rp20 miliar per tahun berpotensi meningkat signifikan menjadi Rp50–60 miliar per tahun, sekaligus menekan potensi kebocoran retribusi.

Terkait pembentukan Satgas Antipreman, Fathoni menilai keberadaan satgas sangat penting untuk menjamin rasa aman dalam pelaksanaan parkir nontunai. Satgas ini merupakan hasil kolaborasi Pemkot Surabaya bersama TNI dan Polri untuk mencegah serta menindak praktik premanisme.

"Kalau sudah ditetapkan nontunai, lalu ada juru parkir yang menolak dan melakukan tindakan melawan hukum, di situlah peran Satgas Antipreman untuk melakukan penindakan. Ini penting sebagai efek kejut," jelas Fathoni.

Politikus Partai Golkar tersebut menambahkan, selama ini Pemkot Surabaya memiliki keterbatasan dalam penegakan hukum. Dengan adanya satgas lintas institusi, praktik premanisme, termasuk penolakan sistem parkir nontunai maupun pemaksaan tarif, dapat ditangani secara tegas.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) agar kebijakan dapat berjalan maksimal. Camat dan lurah perlu dilibatkan dalam proses sosialisasi kepada masyarakat dan tokoh lingkungan.

"Ini harus dikerjakan dari hulu ke hilir. Dishub di hulunya, lalu bagian pemerintahan dan Kesra menugaskan camat dan lurah untuk sosialisasi. Jangan sampai di lapangan masih terjadi debat karena masyarakat belum siap," ucap Fathoni.

Ia menilai pembentukan Satgas Antipreman yang diinisiasi Wali Kota Surabaya merupakan upaya menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi warga, pelaku usaha, pekerja, hingga wisatawan.

"Salah satu tugas pemerintah bukan hanya membangun SDM, tapi juga memastikan wilayahnya aman dan nyaman untuk berkehidupan sosial," pungkas Fathoni. (*)

Baca Sebelumnya

33 Santri Ponpes Darul Mustafa Gunung Meriah Diduga Keracunan Usai Mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis

Baca Selanjutnya

Penuhi Target BGN, SPPG Paseyan Jatirogo Tuban Sajikan Menu Daging Potong 1 Ekor Sapi untuk 3.200 Penerima Manfaat

Tags:

DPRD Surabaya Pemkot Surabaya Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Retribusi Parkir Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Arif Fathoni parkir parkir nontunai

Berita lainnya oleh Michelle Gabriela

Jelang Lebaran! Kalaksa BPBD Jatim  Ikut Terbang Lakukan OMC Antisipasi Cuaca Ekstrem

17 Maret 2026 10:32

Jelang Lebaran! Kalaksa BPBD Jatim Ikut Terbang Lakukan OMC Antisipasi Cuaca Ekstrem

Jessie Buckley dan Michael B. Jordan Raih Aktris dan Aktor Terbaik di Oscar 2026

16 Maret 2026 12:25

Jessie Buckley dan Michael B. Jordan Raih Aktris dan Aktor Terbaik di Oscar 2026

Wa Ode Herlina Haru Hadiri Pondok Ramadan Rumah Sakinah, Soroti Nasib Perempuan Rentan

13 Maret 2026 15:00

Wa Ode Herlina Haru Hadiri Pondok Ramadan Rumah Sakinah, Soroti Nasib Perempuan Rentan

Komisi C DPRD Jatim Ditunjuk Bahas Raperda Penyertaan Modal

12 Maret 2026 11:40

Komisi C DPRD Jatim Ditunjuk Bahas Raperda Penyertaan Modal

Penguatan Ekonomi Warga, Pemprov Jatim Gelar Pasar Murah dan Salurkan Bansos di Nganjuk

10 Maret 2026 14:07

Penguatan Ekonomi Warga, Pemprov Jatim Gelar Pasar Murah dan Salurkan Bansos di Nganjuk

Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban, Pastikan Ketersediaan Bahan Pokok Terjaga

7 Maret 2026 13:44

Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban, Pastikan Ketersediaan Bahan Pokok Terjaga

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H