KETIK, SURABAYA – DPRD Kota Surabaya mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk segera mengambil langkah tegas dalam menunjuk Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) Kebun Binatang Surabaya (KBS).
Anggota Komisi B DPRD Surabaya Bagas Iman Waluyo menjelaskan Ia meminta agar adanya percepatan penetapan Plt Dirut Kebun Binatang Surabaya (KBS) supaya bisa mengoptimalkan keberadaan KBS.
"Kewenangan penuh Pak Wali Kota Surabaya untuk mengumumkan siapa nanti pengganti atau menunjuk direktur dari Kebun Binatang Surabaya tersebut yang sampai saat ini masih Plt," ungkapnya pada Selasa 11 Februari 2025.
Menurutnya, disegerakannya penunjukkan Dirut KBS ini untuk terus mengoptimalkan fasilitas di tempat wisata yang bertempat di jantung Kota Surabaya ini.
"Artinya untuk program-program strategis mungkin bisa terlaksana. Untuk pendapatannya juga nanti kemungkinan akan mengikuti lebih baik lagi," terang Politisi Gerindra ini.
Bagas berharap Dirut KBS nantinya adalah sosok yang ideal untuk memimpin KBS, dirinya secara pribadi memiliki gambaran tersendiri di antaranya sudah mengenal betul sistem dari kebun binatang tersebut.
"Tidak hanya mengenal sistem tapi juga paling tidak beliau ada trek record pernah kerja di kebun binatang di suatu wilayah atau di mana. Saya rasa seperti itu. Jadi waktu masuk di kebun binatang Surabaya tidak perlu adaptasi kira-kira perlu ya," ujarnya.
Mengenai persoalan KBS, Bagas menyebut ada beberapa yaitu adanya usulan kenaikan tarif KBS yang saat ini masih mengambang dan masih dalam tahapan pengkajian yang mendalam.
"Kalau memang untuk kenaikan tarif memang kita masih dalam pengkajian. Kemarin memang ada beberapa usulan untuk kenaikan karena sudah sekian lama tarif Kebun Binatang Surabaya itu tidak naik. Tapi dengan saya melihat kondisi di bawah memang banyak yang keberatan juga untuk dinaikkan," ujarnya.
Kemudian dengan harga makanan di kios di dalam KBS dirinya mengatakan akan melakukan kajian terkait hal tersebut, bagaimana sistem pelaku UMKM yang ada di dalam KBS.
"Masalah makan dan minum ada di dalam KBS itu karena kan di sana juga tempat wisata dan mungkin dari beberapa penjual juga ada dari sewa tersebut mempertimbangan dari sewa, belum dari bahan pokok-pokok yang lainnya seperti itu," pungkasnya. (*)
DPRD Surabaya Harap Pemkot Gerak Cepat Tunjuk Plt Dirut KBS
11 Februari 2025 18:50 11 Feb 2025 18:50
Shinta Miranda, Muhammad Faizin
Redaksi Ketik.com
Suasana liburan di Kebun Binatang Surabaya. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)
Tags:
DPRD Surabaya Pemkot Surabaya Dirut KBS penunjukan Dirut KBS Anggota Komisi B Bagas Iman Waluyo Komisi BBaca Juga:
Rusunami Gen Z Segera Dibangun, Pemkot Surabaya Siapkan Lahan di Rungkut dan Tambak WediBaca Juga:
Tok! Eri Cahyadi Umumkan ASN Pemkot Surabaya WFH Setiap JumatBaca Juga:
DPRD Surabaya Sarankan Tutup Titik Parkir Tak Berlakukan Sistem DigitalisasiBaca Juga:
Pelajar SMP di Surabaya Dilarang Gunakan Sepeda Motor, Disdik Siapkan Sanksi Bagi PelanggarBaca Juga:
Produksi Air Bersih, Pemkot Surabaya Tinjau IPAM Karang Pilang 4 Pastikan Kualitas Air TerjagaBerita Lainnya oleh Shinta Miranda
30 Oktober 2025 15:28
Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf
29 Oktober 2025 05:15
Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat
28 Oktober 2025 21:11
Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi
28 Oktober 2025 19:05
Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan
28 Oktober 2025 18:57
Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya
27 Oktober 2025 16:00
[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!
Trending
Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari
Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar
Dicari! Direksi BPR Delta Artha dan Direktur PT Aneka Usaha Sidoarjo, Seperti Apa Seleksinya?
Tekanan Fiskal Menguat, TPP Bondowoso Diminta Jadi Motor Inovasi Desa
