KETIK, SURABAYA – Langkah Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dalam menertibkan parkir liar kembali menuai kritik. Kali ini, sorotan tajam datang dari Center for Development of Economics and Politics (CDEP) yang menilai kebijakan tersebut lebih condong pada pencitraan ketimbang solusi jangka panjang.
Direktur CDEP Muhammad Badaruddin menilai Eri Cahyadi terlalu mencari sensasi, harusnya sebagai Wali Kota bisa mencari peluang dan berinovasi dalam meningkatkan sumber pendapatan keuangan daerah.
"Kita sangat membutuhkan peran pengusaha dalam menciptakan lapangan kerja, untuk mengurangi angka pengangguran dan mencegah angka kemiskinan", lanjut Badaruddin pada Selasa 17 Juni 2025.
Harusnya Eri Cahyadi sebagai Wali Kota bisa mengumpulkan para pengusaha dan dinas terkait berhubungan dengan tata kelola parkir untuk membahas secara komprehensif, bukan cari sensasi sesaat.
"Ada sumber pendapatan keuangan daerah yang bisa di evaluasi, misalnya PPN untuk tempat hiburan dan minuman keras", tegas Badaruddin.
Ia juga menyebut seharusnya Wali Kota Surabaya harus mempertimbangkan azas keadilan bagi semua stakeholder, baik itu pengusaha, pekerja dan masyarakat, ujar Badaruddin.
"Sebenarnya cukup kepala Bappeda dan dinas perhubungan yang turun tangan dalam menangani urusan parkir," jelasnya.
"Bappeda karena berhubungan dengan target penerimaan PAD, sedangkan dinas perhubungan bisa melacak sumber PAD dari tata kelola Parkir, apa ada kebocoran atau ada yang belum maksimal," imbuh Badaruddin.
Misalnya, menaikkan pajak hiburan dan minuman keras akan berdampak pada pendapatan keuangan daerah, dan juga bisa terjadi seleksi secara alami bagi masyarakat.
"Sumber pendapatan keuangan daerah lainnya yang bisa dimaksimalkan adalah pajak perumahan khususnya perumahan elit, apakah pengusaha properti sudah memenuhi kewajiban secara tertib," ujar Badaruddin.
Selain itu pengembangan tempat wisata Surabaya sebagai salah satu sumber pendapatan keuangan daerah masih belum maksimal.
"Ini yang harus dilakukan inovasi dan kreatifitas sehingga bisa optimal," pungkas Badaruddin.(*)
CDEP Kritik Langkah Wali Kota Surabaya Soal Penertiban Parkir: Terlalu Cari Sensasi
17 Juni 2025 18:15 17 Jun 2025 18:15
Shinta Miranda, Muhammad Faizin
Redaksi Ketik.com
Ilustrasi parkir resmi yang ada di minimarket. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)
Tags:
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Eri Parkir Liar CDEP Center for Development of Economics and Politics Muhammad Badaruddin surabayaBaca Juga:
Selamat Capt! Rizky Ridho Resmi Jadi Ayah, Bagikan Momen Gendong Sang Buah HatiBaca Juga:
Tumbuh 16 Persen, KAI Daop 8 Surabaya Angkut 3.09 Penumpang Selama Triwulan I 2026Baca Juga:
Jadi 'Tamparan' Bagi Anak Muda, Surabaya Muda Media Stikosa-AWS Ajak Anak Panti Menembus BatasBaca Juga:
Kota Surabaya dan Madiun Diprediksi Cerah Hari Ini, Cek Daerahmu SekarangBaca Juga:
Berakhir Pekan di Surabaya! Luhut Pandjaitan: Selamat Datang di Dunia Tio, Cucu OpungBerita Lainnya oleh Shinta Miranda
30 Oktober 2025 15:28
Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf
29 Oktober 2025 05:15
Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat
28 Oktober 2025 21:11
Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi
28 Oktober 2025 19:05
Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan
28 Oktober 2025 18:57
Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya
27 Oktober 2025 16:00
[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!
Trending
Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari
Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar
Dicari! Direksi BPR Delta Artha dan Direktur PT Aneka Usaha Sidoarjo, Seperti Apa Seleksinya?
Tekanan Fiskal Menguat, TPP Bondowoso Diminta Jadi Motor Inovasi Desa
