Universitas Ciputra, Pemkot Surabaya dan Tokopedia Kolaborasi, Rangkul UMKM Makin Melek Digital

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: M. Rifat

7 Feb 2024 14:05

Thumbnail Universitas Ciputra, Pemkot Surabaya dan Tokopedia Kolaborasi, Rangkul UMKM Makin Melek Digital
Diskusi Publik UC, Tokopedia dan Pemkot Surabaya untuk melakukan pendampingan UMKM agar terdigitalisasi (7/2/2024). (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Universitas Ciputra (UC) Surabaya kali ini menyelenggarakan Diskusi Publik dengan tema Membangun Kemampuan Digital UMK yang Berdaya Saing dan Inklusif Daerah yang diikuti oleh ibu-ibu pelaku UMKM.

Koordinator Studi UC Aria Ganna Henryanto menyebut bahwa ini adalah kolaborasi antara akademisi, Tokopedia dan Pemkot Surabaya untuk memajukan UMKM berbasis digital.

"Kami kerjakan untuk melakukan studi untuk kepentingan ketiganya dalam memetakan UMKM di Surabaya kemampuan digitalnya," jelasnya pada Rabu, (7/2/2024).

Menurut Aria, pemberdayaan teknologi digital untuk UMKM masih tertinggal dari penggunaan teknologi saat ini. Dan tujuan acara ini juga memetakan UMKM berapa jumlah yang melek digital dan yang belum, jika sudah paham mengenai digitalisasi pasti omsetnya akan naik.

Baca Juga:
Dilema Pedagang Kecil Saat Harga Plastik Naik, Harga Jual Tak Berani Ikut

"Mereka meningkat omsetnya kan banyak yang happy, Pemkot happy, Tokopedia happy dan kami dari pihak kampus juga happy karena pengabdian masyarakatnya punya muara yang kongkret," jelasnya.

Aria menambahkan UC terus memberikan pelatihan digital marketing, tak hanya itu kegiatan ini sebagai temuan pihak kampus karena itu peserta diskusi ini tidak hanya mahasiswa tetapi juga UMKM.

"Jadi riset ini dari, oleh dan untuk UMKM, setelah riset ini berkolaborasi dengan bisnis," paparnya.

Foto Para ibu pelaku UMKM yang hadir di Diskusi Publik. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)Para ibu pelaku UMKM yang hadir di Diskusi Publik. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)

Baca Juga:
Imbas Konflik Timur Tengah, Harga Plastik Melejit Bikin Pedagang Menjerit

Dijelaskan juga oleh Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Mikro Dinkopdag Kota Surabaya Farida Fitrianing Arum bahwa ini adalah komitmen dari Pemkot Surabaya untuk melakukan pendampingan terus menerus untuk UMKM di wilayah Surabaya hingga setiap kecamatan memiliki pendamping.

"Mereka yang dekat dengan teman-teman UMKM butuhnya apa? kami sampaikan keluhannya, di pendampingan itu itu kami juga kasih inside bahwa jangan cepat puas (dengan digital)," paparnya.

Data yang dihimpun Dinkopdag Surabaya, kurang lebih ada 106 ribu UMKM di Surabaya. Dari data tersebut masih banyak yang memasarkan produknya secara offline.

"Kami sudah melakukan pendampingan sampai turun ke lapangan, bahkan sampai ke rumahnya. UMKM di Surabaya dinamis, bukan hanya produksi barang dan Industri rumah tangga, toko kelontong dan PKL (Pedagang Kaki Lima) itu kategori usaha mikro," paparnya.

Sehingga, pihaknya merasa perlu menggandeng mahasiswa yang dirasa memiliki pemikiran update untuk kolaborasi dan sinergi untuk memecahkan persoalan tersebut.

"Kami butuh teman-teman kampus memberikan inside baru, kami sandingkan dengan pemerintah dan jalan pendampingan karena mahasiswa punya pemikiran yang jauh lebih update," pungkasnya. (*)

Baca Sebelumnya

MK: Pendidikan dan Kesehatan Gratis Bakal Tertular ke Calon Pimpinan Muda Halsel Bassam Kasuba

Baca Selanjutnya

Netty Heryawan Serukan Cegah Stunting Mulai dari Hulu

Tags:

UC Universitas Ciputra diskusi publik UMK UMKM Koordinator Studi UC Aria Ganna Henryanto Dinkopdag Surabaya

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar