Siapkan Indonesia Emas 2045, Studi Unicef: Remaja Indonesia Belum Mendapat Keterampilan yang Dibutuhkan

Jurnalis: Siti Fatimah
Editor: M. Rifat

6 Jun 2024 01:44

Thumbnail Siapkan Indonesia Emas 2045, Studi Unicef: Remaja Indonesia Belum Mendapat Keterampilan yang Dibutuhkan
Yuanita Nagel, Education Officer Unicef Indonesia saat presentasi di Forum Diskusi Lintas Sektor di JW Marriott Surabaya, Rabu (5/6/2024). (Foto: Fatimah/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Di 2045 Indonesia akan menghadapi bonus demografi. Saat itu 70% dari jumlah keseluruhan penduduk Indonesia berada di usia produktif (16-64 tahun). 

Kondisi ini menjadi kesempatan sekaligus tantangan bagi Indonesia untuk menjadi negara maju dengan menggenjot kualitas sumber daya manusia melalui investasi di sektor pendidikan dan keterampilan.

Menanggapi tantangan ini, hasil riset Unicef menemukan remaja Indonesia masih belum mendapat keterampilan yang mereka butuhkan.

Mereka sebagai kelompok usia produktif masih belum memiliki bekal keterampilan memadai untuk menghadapi masa depan, salah satunya keterampilan digital.

Baca Juga:
PT Waskita Kebut Sekolah Rakyat di Tuban, Target Rampung Juni 2026

"Kalau ditanya soal dunia digital, remaja Indonesia rata-rata sudah memiliki keterampilan digital, namun masih sebatas untuk dunia entertainment dan aktivitas di sosial media," beber Yuanita Nagel, Education Officer Unicef Indonesia dalam Forum Diskusi Lintas Sektor yang dilaksanakan di Hotel JW Marriot, Rabu (5/6/2024).

Ia menyebut remaja Indonesia masih belum memiliki kemampuan untuk membuat produk-produk digital.

Sementara itu, dari cara belajar saja mereka masih menggunakan cara otodidak alias belum mendapat pembelajaran dan pendampingan formal terkait dunia digital.

"Untuk bisa tampil di dunia digital cara mereka belajar masih otodidak atau dapat tips dari temannya, bukan dari sesuatu yang sifatnya sistematis dan terstruktur," lanjutnya.

Baca Juga:
Ditunjuk Sebagai Duta Nasional UNICEF Indonesia, Cinta Laura Bertekad Pastikan Hak Anak Terpenuhi

Foto Suasana Forum Diskusi Lintas Sektor yang dihadiri Unicef, Dinas Pendidikan Jatim, Kadin Jawa Timur, ITS, Ikatan Saudagar Muslim Indonesia, CEO Jatim, Ketik Media, dan lainnya (Foto: Fatimah/Ketik.co.id)Suasana Forum Diskusi Lintas Sektor yang dihadiri Unicef, Dinas Pendidikan Jatim, Kadin Jawa Timur, ITS, Ikatan Saudagar Muslim Indonesia, CEO Jatim, Ketik Media, dan lainnya (5/6/2024). (Foto: Fatimah/Ketik.co.id)

Begitu juga dengan kemampuan berbahasa asing. Menurut studi Unicef, remaja Indonesia masih belum menguasai keterampilan bahasa asing yang baik, terlebih kemampuan berbahasa Inggris.

Padahal, kemampuan bahasa Inggris sangat membantu untuk mendapatkan informasi komprehensif yang membuat mereka tidak tertinggal dengan negara lain.

Dalam paparannya, Yuanita juga menyebut masih melekatnya peran stereotip gender pada remaja perempuan di bidang Sains, Teknology, Engineering, and Mathematics (STEM).

Remaja perempuan masih terjebak pada stereotip gender yang menganggap bidang STEM adalah bidangnya laki-laki, sehingga banyak dari mereka enggan menyentuh bidang STEM.

"Padahal kalau dilihat dari jumlah penduduk perempuan dan laki-laki itu cukup seimbang, dan dari hasil pendidikan keduanya, perempuan lebih baik. Tapi kalau berbicara dunia STEM perempuan itu masih merasa bukan dunia saya, itu dunia laki-laki," tuturnya.

Hasil riset ini dibuktikan dengan presentase gender kelompok perempuan yang berpartisipasi di bidang STEM masih di angka 29% di tingkat global dan regional, bahkan lebih rendah lagi di tingkat Asia tenggara sebanyak 22%.

Menyadari adanya stereotip peran gender di bidang STEM, Unicef menantang Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) dan Dinas Pendidikan Jawa Timur mengatasi problem ini.

"Selama satu tahun kami coba membuat program di bidang STEM agar perempuan lebih banyak berpartisipasi. Ternyata bisa. 60% yang ikut daftar itu perempuan. Resepnya cuma digiring, sesimpel itu," kata Yuanita.

Dari riset ini, Unicef bekerjasama dengan ITS, Dinas Pendidikan Jawa Timur, Forum Anak Jawa Timur, Dewan Pendidikan Kota Surabaya, dan pihak lainnya termasuk Ketik Media terus mendukung dan meningkatkan kualitas SDM melalui keterampilan digital anak-anak Indonesia agar tercapai visi Indonesia Emas 2045. (*)

Baca Sebelumnya

Serah Terima Buku Tabungan Dana Pinjaman Bergulir, Ini Pesan Pemkab Asahan

Baca Selanjutnya

Dugaan Pelanggaran Pilkada Sleman 2024, Pelapor Harap Proses Hukum Jalan, Bawaslu Bungkam

Tags:

UNICEF Indonesia Indonesia Emas 2045 Diskusi Lintas Sektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Berita lainnya oleh Siti Fatimah

Penuh Haru dan Khidmat, Khataman dan Imtihan Program Tahsin Metode Darussalam di Sidoarjo

6 Mei 2025 18:15

Penuh Haru dan Khidmat, Khataman dan Imtihan Program Tahsin Metode Darussalam di Sidoarjo

Segarnya Es Dung-Dung Serai, Produk Unggulan SMAN 4 Bangkalan di Expo Pendidikan Sentra IKM

4 Mei 2025 19:57

Segarnya Es Dung-Dung Serai, Produk Unggulan SMAN 4 Bangkalan di Expo Pendidikan Sentra IKM

Hadir Lagi! Kontes Swara Bintang Siap Cari Suara Dangdut untuk Bintang Muda Indonesia

27 Maret 2025 19:57

Hadir Lagi! Kontes Swara Bintang Siap Cari Suara Dangdut untuk Bintang Muda Indonesia

SMAN 1 Panarukan Gelar Festival Ramadhan, Pamerkan Produk Unggulan Buatan Siswa

27 Maret 2025 19:44

SMAN 1 Panarukan Gelar Festival Ramadhan, Pamerkan Produk Unggulan Buatan Siswa

Semakin Sengit, TOP 6 Indonesian Idol XIII Kolaborasi dengan Andi Rianto

24 Maret 2025 13:36

Semakin Sengit, TOP 6 Indonesian Idol XIII Kolaborasi dengan Andi Rianto

Suparman Reborn 4: Bomber Kehilangan Motor, Akankah Suparman Bisa Menangkap Malingnya?

24 Maret 2025 12:11

Suparman Reborn 4: Bomber Kehilangan Motor, Akankah Suparman Bisa Menangkap Malingnya?

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar