Sejarah Baru! Siapa Sangka Tegapnya Langkah 12 Paskibra itu Murid SD, SMP, SMA/SMK

6 Mei 2026 11:14 6 Mei 2026 11:14

Fiqih Arfani

Wakil Pemimpin Redaksi
Thumbnail Sejarah Baru! Siapa Sangka Tegapnya Langkah 12 Paskibra itu Murid SD, SMP, SMA/SMK

Petugas Paskibra saat Upacara Hardiknas 2026 di Gedung Negara Grahadi di Surabaya pada Senin, 4 Mei 2026. (Foto: Biro Adpim Setdaprov Jatim)

KETIK, SURABAYA – “Pengibaran Sang Merah Putih,” ucap sang pembawa acara pada upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Gedung Negara Grahadi di Surabaya pada Senin, 4 Mei 2026.

Tidak lama berselang, dari sisi barat terdengar suara “Prok..Prok..” langkah jalan tegap pasukan pengibar bendera. Ada 12 anak yang bertugas sebagai pasukan pengibar bendera yang semuanya masih berstatus pelajar.

Yang istimewa, bukan hanya pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) yang bertugas, melainkan terdapat siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP), bahkan murid Sekolah Dasar (SD). Berpakaian seragam sekolah sesuai tingkatannya, ke-12 petugas semuanya tampak kompak, jalan tegap dengan pandangan lurus ke depan.

Meski berbeda usia dan tingkatan, mereka sangat padu. Rinciannya, terdapat tiga murid SD, tiga murid SMP, tiga murid SMA dan tiga murid SMK.

Foto Petugas Paskibra saat Upacara Hardiknas 2026 di Gedung Negara Grahadi di Surabaya pada Senin, 4 Mei 2026. (Foto: Biro Adpim Setdaprov Jatim)Petugas Paskibra saat Upacara Hardiknas 2026 di Gedung Negara Grahadi di Surabaya pada Senin, 4 Mei 2026. (Foto: Biro Adpim Setdaprov Jatim)

Nama-nama petugas dan asal sekolah masing-masing Arzha Arshavin Aditya asal SDN Rangkah I Surabaya,  Bajra Bagaskara juga SDN Rangkah I Surabaya, dan Thalita Hasna Humaira asal SDN Gadung I Surabaya.

Untuk murid SMP yaitu Dzahira A'yun dan Vineeta Anandio Xaviera Manuel yang sama-sama asal SMPN 2 Sidoarjo, serta Alaric Atharizz Calief asal SMPN 4 Sidoarjo. Lalu, murid SMA adalah Nasywa Aflahatus Sakiina asal SMAN 1 Surabaya, Rizky Fadhilah Putra asal SMAN 4 Surabaya dan Dwiki Andaru Prariwardana asal SMA Al Hikmah Surabaya.

Sedangkan, tiga murid SMK yang menjadi petugas Paskibra yakni Zulfan Bardia Romadoni asal SMKN 5 Surabaya, Marvin Atala S. Pandia asa SMK KAL 1 Surabaya, serta Rafif Rizqullah Johan Anmy Soebiyanto asal SM Teknik Pal Surabaya.

“Mereka berlatih hanya lima hari dan hasilnya sangat luar biasa. Alhamdulillah,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai.

Menurutnya, dilibatkannya murid antartingkatan juga merupakan arahan dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang menginginkan semua, baik SD, SMP maupun SMA/sederajat bisa menjadi petugas pengibar bendera.

“Terima kasih kepada petugas Paskibra, termasuk pelatih dari Kogartap III/Surabaya. Terima kasih juga kepada seluruh petugas upacara lainnya, serta semua peserta yang turut menyukseskan peringatan upacara kali ini,” tutur pejabat lulusan IPDN tersebut.

Sementara itu, Gubernur Khofifah juga menegaskan apresiasi dan rasa bangganya atas pelaksanaan Upacara Hardiknas, khususnya tahun ini. Terlebih menghadirkan inovasi melalui Paskibra gabungan murid SD, SMP, dan SMA/sederajat.

Foto Petugas Paskibra saat Upacara Hardiknas 2026 di Gedung Negara Grahadi di Surabaya pada Senin, 4 Mei 2026. (Foto: Biro Adpim Setdaprov Jatim)Petugas Paskibra saat Upacara Hardiknas 2026 di Gedung Negara Grahadi di Surabaya pada Senin, 4 Mei 2026. (Foto: Biro Adpim Setdaprov Jatim)

Upacara Hardiknas tahun ini mencatatkan sejarah baru, sebab untuk pertama kalinya di Indonesia, pengibar bendera pada upacara tingkat provinsi melibatkan siswa lintas jenjang, bahkan dipimpin oleh komandan barisan dari siswa sekolah dasar (SD).

“Ini luar biasa. Baru pertama kali di Indonesia, Paskibra tingkat provinsi melibatkan siswa SD, SMP, dan SMA secara terintegrasi. Bahkan komandan barisannya dari siswa SD. Ini menunjukkan kualitas dan kepercayaan diri anak-anak kita sangat luar biasa,” ucap Khofifah.

Menurutnya, kualitas fisik para siswa juga menunjukkan perkembangan positif. Ia menyoroti bahwa tinggi badan siswa SD yang terlibat bahkan sudah setara dengan siswa SMP dan SMA, yang menjadi indikator penting peningkatan kualitas gizi anak.

“Kalau kita lihat, siswa SD kita sudah setinggi siswa SMP dan SMA. Ini menunjukkan bahwa asupan gizi anak-anak kita sudah semakin baik. Ini adalah investasi besar bagi masa depan generasi kita,” tegasnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

upacara hardiknas Gedung Grahadi Paskibra Sd Gubernur Khofifah Dindik Jatim Info Jatim Kabar Jatim Dinas Pendidikan Jatim Gubernur Jatim Paskibra Smp Paskibra Sma