Puluhan Calon Siswa Difabel di Surabaya-Sidoarjo Diduga Jadi Korban Diskriminasi SPMB 2025

Jurnalis: Moch Khaesar
Editor: Aziz Mahrizal

2 Jul 2025 17:39

Thumbnail Puluhan Calon Siswa Difabel di Surabaya-Sidoarjo Diduga Jadi Korban Diskriminasi SPMB 2025
Kepala Ombudsman Jatim, Agus Muttaqin. (Foto: Khaesar/Ketik)

KETIK, SURABAYA – Sebanyak 26 calon peserta didik difabel lulusan berbagai SMP Negeri di Surabaya dan Sidoarjo diduga menjadi korban diskriminasi dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025 jenjang SMA/SMK Negeri jalur afirmasi. Kasus ini mencuat setelah Komisi Nasional Difabel RI (KND-RI) menyampaikan laporan kepada Ombudsman RI Jawa Timur.

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Jawa Timur, Agus Muttaqin, mengungkapkan bahwa puluhan siswa difabel ini ditolak pada jalur afirmasi SMAN/SMKN, padahal jalur tersebut seharusnya memfasilitasi kebutuhan mereka.

"Mereka terindikasi korban diskriminasi pada jalur afirmasi SPMB," kata Agus, Rabu, 2 Juli 2025.

Ombudsman RI Jawa Timur telah membuka posko pengaduan dugaan kecurangan SPMB sejak awal Juni 2025. Agus menyatakan ada tiga tahapan pengawasan SPMB yang dilakukan, yakni mulai dari pra-pendaftaran, saat proses pengumuman, hingga pasca-daftar ulang dan berbagai pungutan.

Baca Juga:
Selamat Capt! Rizky Ridho Resmi Jadi Ayah, Bagikan Momen Gendong Sang Buah Hati

Selain kasus siswa difabel, beberapa laporan lain yang diterima Ombudsman RI Jawa Timur mempertanyakan ketiadaan masa sanggah atas publikasi pengumuman SPMB.

"Ada pelapor dari Blitar mengapa sekolah tidak memberi alasan dan menu sanggahan dalam pengumuman hasil SPMB jalur prestasi lomba," jelas Agus.

Menyikapi berbagai laporan ini, Agus berharap agar segera ada solusi untuk kasus-kasus tersebut. Terkait calon siswa difabel, ia mendapatkan informasi bahwa Dinas Pendidikan Jawa Timur sedang menindaklanjuti kasus ini bekerja sama dengan KND-RI.

"Kami berharap segera ada solusi. Informasi dari teman-teman KND, Dinas Pendidikan Jatim sedang menindaklanjuti. KND sedang menunggu hasil penanganan," terang Agus.

Baca Juga:
Tumbuh 16 Persen, KAI Daop 8 Surabaya Angkut 3.09 Penumpang Selama Triwulan I 2026

Dalam kesempatan ini, Agus mengimbau masyarakat untuk segera mengadukan dugaan kecurangan SPMB ke sekolah, cabang dinas (cabdin) pendidikan, dan dinas pendidikan terlebih dahulu sebelum melapor ke Ombudsman RI Jawa Timur.

"Kalau tidak ada solusi, baru kami tangani," pungkasnya.(*)

Baca Sebelumnya

DPRD Pasaman Barat Setujui Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2024

Baca Selanjutnya

DPRD Surabaya Heran Pemkot Cuma Bangun 3 dari Target 5 SMP Negeri Baru! Kok Bisa?

Tags:

SPMB Ombudsman Jatim ombudsman penerimaan siswa baru jatim SPMB 2025 SIswa Difabel Difabel surabaya

Berita lainnya oleh Moch Khaesar

Bantu Pembangunan Sumber Daya, UWKS Kerja Sama dengan Dua Daerah

24 Oktober 2025 20:01

Bantu Pembangunan Sumber Daya, UWKS Kerja Sama dengan Dua Daerah

Banyak Lansia Alami Osteoartritis Lutut, Ini yang dilakukan Dosen FK Unusa

22 Oktober 2025 19:30

Banyak Lansia Alami Osteoartritis Lutut, Ini yang dilakukan Dosen FK Unusa

Kasus Pesta Seks di Hotel Ngagel Surabaya, Polisi: Bukan Motif Uang tapi Sensasi dan Kesenangan

22 Oktober 2025 19:04

Kasus Pesta Seks di Hotel Ngagel Surabaya, Polisi: Bukan Motif Uang tapi Sensasi dan Kesenangan

Restoran Indonesia Ini Jadi Solusi Mencari Makanan Halal di Sydney Australia

20 Oktober 2025 06:05

Restoran Indonesia Ini Jadi Solusi Mencari Makanan Halal di Sydney Australia

GEGER! 34 Pria Digerebek Pesta Gay di Hotel Surabaya, Siapa Dalangnya?

19 Oktober 2025 12:38

GEGER! 34 Pria Digerebek Pesta Gay di Hotel Surabaya, Siapa Dalangnya?

[FOTO] Momen Persija Berpesta di Markas Persebaya

18 Oktober 2025 22:41

[FOTO] Momen Persija Berpesta di Markas Persebaya

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar