PSI Surabaya Kutuk Keras Aksi Premanisme dan Kekerasan di Sekolah

Jurnalis: Moch Khaesar
Editor: M. Rifat

14 Nov 2024 06:25

Thumbnail PSI Surabaya Kutuk Keras Aksi Premanisme dan Kekerasan di Sekolah
Plt Ketua DPD PSI Surabaya Shobikin, Rabu, 13 November 2024. (Foto: Humas PSI Surabaya)

KETIK, SURABAYA – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Surabaya mengutuk keras aksi kekerasan yang terjadi di lingkungan sekolah seperti yang terjadi di SMK Gloria 2. Ini terkait kasus ALF, siswa SMA Swasta di Siwalankerto itu.

PSI menilai masalah ini harus segera mendapat perhatian khusus dari pihak - lihat terkait.

"Tindak kekerasan, bullying dan premanisme di lingkungan pendidikan sangat menghambat tumbuh kembang, proses pembelajaran peserta didik dan merusak iklim sekolah yg aman dan nyaman," ucap Plt Ketua DPD PSI Surabaya Shobikin, Rabu, 13 November 2024.

Shobikin menjelaskan tindak kekerasan di lingkungan sekolah juga dapat merusak mental, prestasi dan kehidupan siswa.

Baca Juga:
Penemuan Jenazah di Bawah Jembatan Tol Wonocolo Surabaya, Tim 112 Segera Evakuasi

"Bahkan ketika praktek premanisme, perundungan dan tindak kekerasan lainnya dibiarkan akan dapat merusak nilai luhur demokrasi dan kewarganegaraan," ucapnya.

Atas kasus tersebut, DPD PSI Surabaya juga telah menyatakan sikap resmi. Pertama, mereka mengutuk keras pelaku tindak kekerasan dalam berbagai bentuk di lingkungan pendidikan di Kota Surabaya.

Kedua, mendesak pihak- pihak terkait, termasuk aparat penegak hukum dan pemerintah kota Surabaya untuk menindak tegas para pelaku sesuai aturan hukum yang berlaku.

"Ini dilakukan agar ada efek jera dan menjadi pembelajaran bagi masyarakat Kota Surabaya," terangnya.

Baca Juga:
Kota Surabaya dan Malang Diprakirakan Cerah 14 April 2026, Cek Info Cuaca Jawa Timur

Ketiga, mengimbau kepada pihak penyelenggara pendidikan terlebih sekolah untuk senantiasa lebih proaktif dengan melakukan aksi konkrit sebagai upaya pencegahan tindak kekerasan di sekolah masing-masing.

Keempat, PSI mengajak semua komponen masyarakat Surabaya untuk  berkolaborasi bersama dalam melawan tindak kekerasaran, termasuk perundungan dan premanisme di lingkungan pendidikan di kota Surabaya.

"Dengan sikap ini harapannya agar suasana pendidikan di Surabaya semakin tentram, aman dan nyaman," pungkasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Mensos Gus Ipul Heran Ada Warga Soreang yang Ingin Keluar dari Data Penerima Bansos

Baca Selanjutnya

Cabup Bassam: Jangan Ada Pembohongan Publik dalam Debat, Halsel Milik Kita Semua

Tags:

PSI Aksi Premanisme di Sekolah Surabaya surabaya Bullying Dunia Pendidikan

Berita lainnya oleh Moch Khaesar

Bantu Pembangunan Sumber Daya, UWKS Kerja Sama dengan Dua Daerah

24 Oktober 2025 20:01

Bantu Pembangunan Sumber Daya, UWKS Kerja Sama dengan Dua Daerah

Banyak Lansia Alami Osteoartritis Lutut, Ini yang dilakukan Dosen FK Unusa

22 Oktober 2025 19:30

Banyak Lansia Alami Osteoartritis Lutut, Ini yang dilakukan Dosen FK Unusa

Kasus Pesta Seks di Hotel Ngagel Surabaya, Polisi: Bukan Motif Uang tapi Sensasi dan Kesenangan

22 Oktober 2025 19:04

Kasus Pesta Seks di Hotel Ngagel Surabaya, Polisi: Bukan Motif Uang tapi Sensasi dan Kesenangan

Restoran Indonesia Ini Jadi Solusi Mencari Makanan Halal di Sydney Australia

20 Oktober 2025 06:05

Restoran Indonesia Ini Jadi Solusi Mencari Makanan Halal di Sydney Australia

GEGER! 34 Pria Digerebek Pesta Gay di Hotel Surabaya, Siapa Dalangnya?

19 Oktober 2025 12:38

GEGER! 34 Pria Digerebek Pesta Gay di Hotel Surabaya, Siapa Dalangnya?

[FOTO] Momen Persija Berpesta di Markas Persebaya

18 Oktober 2025 22:41

[FOTO] Momen Persija Berpesta di Markas Persebaya

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar