Mahasiswi UC Surabaya Ciptakan Aplikasi AI Mampu Ketahui Asal Daerah Batik

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: M. Rifat

22 Sep 2023 12:17

Thumbnail Mahasiswi UC Surabaya Ciptakan Aplikasi AI Mampu Ketahui Asal Daerah Batik
Michelle Alexandra Dinata saat menunjukkan website miliknya yang mampu mengenali motif daerah batik. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Artificial intelligence saat ini, telah menjadi salah satu bidang yang semakin berkembang dan menarik perhatian orang.

Seperti yang dilakukan Mahasiswi Universitas Ciputra (UC) Surabaya dari Fakultas Informatika menciptakan sistem AI yang mampu mengenali asal daerah dari motif batik.

Michelle Alexandra Dinata (22), Mahasiswi Informatika UC menjelaskan Ia melihat bahwa masyarakat mengetahui batik namun jarang ada yang tahu mengenai asal dari motif batik yang digunakannya.

"Karya ini berawal dari aku ndak tahu batik ini berasal dari mana, ketika mencoba lewat Google itu susah dapat validasinya," ujarnya pada Jumat (22/9/2023).

Baca Juga:
Pemerintah Atur Penggunaan AI di Dunia Pendidikan

Michelle menjelaskan data AI ini berupa foto atau informasi yang sudah tervalidasi oleh internet, lalu dicocokkan dengan sistem miliknya.

"Di pencarian saya, di Nusantara ada 5.800 motif batik. Kalau di aplikasi saya ada 15 kelas motif batik," ujarnya.

Untuk 15 kelas ini, kurang lebih dibutuhkan ada 9 ribu gambar. Semakin banyak variasi yang dipelajari model maka semakin pintar untuk sistem AI.

"Ada yang dari Kalimantan, Papua, Cirebon, Bali Polen, Bali Barong, Aceh, Betawi, Kulon Progo, kita fokus ke kotanya dulu," ujar Michelle.

Baca Juga:
Talkshow Aktivisme di Era AI Tandai Soft Opening Amtara Institute di Kabupaten Malang

Foto (Kiri) Dosen Informatika saat meninjau sistem AI milik Michelle untuk melihat sistem asal daerah batik. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)(Kiri) Dosen Informatika saat meninjau sistem AI milik Michelle untuk melihat sistem asal daerah batik. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)

Michelle menceritakan kesulitan membuat aplikasi ini karena harus mengembangin model yang bisa digunakan dengan valid, selain itu sulitnya melatih model dan data itu karena batik memiliki banyak jenis.

"Kesulitan data set itu pasti, ngelatih modelnya karena kita harus mengatur parameter tertentu agar si modelnya itu optimal agar tidak terlalu under fitting," ujarnya.

Dijelaskan juga oleh Evan Tanuwijaya, S.Kom., M.Kom Dosen Informatika UC bahwa karya Michelle ini masih berupa prototipe. Mengenai proses pembuatan aplikasi ini pertama mencari gambar batik atau foto patern batik.

Lalu menggunakan metode deep learning AI dan melatih sistem untuk mengenali motif atau corak dalam setiap batik.

"Kemudian dihasilkan sebuah model yang bisa dipakai untuk foto lalu hasilnya keluar, mau lihat, bahwa model ini mampu akurasi asal daerah," paparnya.

Untuk sistem AI ini akurasi prediksi asal motif batik, prototype ini sampai saat ini akurasi mencapai 80 persen.

"Untuk saat ini website ini bisa membaca asalnya saja, karena memanf target projek ini adalah asal dari batik tersebut," pungkasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Daop 9 Siapkan Monumen Lokomotif D301-13, Kereta Api Lawas dari Jerman

Baca Selanjutnya

Awas Hoaks! SK Pj 13 Bupati/Wali Kota Jatim Belum Turun, Cek Info A1 Pusat

Tags:

AI Universitas Ciputra Surabaya UC mahasiswi Michelle Alexandra Dinata Fakultas Informatika

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar