Dindik Jatim Klaim Sistem Double Track SMA Berhasil

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: M. Rifat

6 Jun 2024 05:21

Thumbnail Dindik Jatim Klaim Sistem Double Track SMA Berhasil
Kepala Bidang Pembinaan SMA Suhartatik saat menjelaskan sistem double track pada Diskusi Lintas Sektor di Surabaya, Rabu (5/6/2024). (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Dinas Pendidikan Jawa Timur melalui Kepala Bidang Pembinaan SMA Suhartatik menjelaskan bahwa sistem Double track yang digagas dari tahun 2018 hingga 2023 berhasil dilakukan.

Double track adalah suatu sistem penggabungan cara belajar SMA untuk diberi keterampilan tambahan untuk menyiapkan lulusan siap kerja.

Menurut data Dindik Jatim, jumlah Angka Partisipasi Murni (APM) sistem Double Track menunjukkan peningkatan. Di 2018 mencapai 58,31 persen, di 2019 menjadi 57,65 persen. Sementara itu di 2020 berada di angka 59,81 persen.

Untuk 2021 ada di 60,74 persen, sementara 2022 menurun 59,77 persen dan 2023 naik mencapai 61,84 persen.

Baca Juga:
Buka BBW Surabaya 2026, Kadisdik Jatim Berburu dan Baca Buku Bareng Siswa-Siswa SD

APM sendiri merupakan presentase siswa dengan usia yang berkaitan dengan jenjang pendidikannya dari jumlah penduduk di usia yang sama.

Suhartatik menjelaskan bahwa pihaknya mendesain dari 2018 terkait memberikan intervensi bagi peserta didik.

Suhartatik menyebut bahwa beberapa siswa tidak ingin melanjutkan sekolah karena kondisi perekonomian keluarga yang sangat rendah. Sehingga untuk menekan angka kemiskinan dan angka pengangguran remaja maka digagas sistem double track ini.

“Maka muncul ide dari Dinas Pendidikan memberikan intervensi bagi anak-anak kita yang ada di SMA itu dengan double tracknya,” jelasnya saat Diskusi Lintas Sektor pada Rabu (5/6/2024).

Baca Juga:
Bimtek Kepala Sekolah dan Tendik SR se-Jatim! Kadisdik Jadi Moderator, Prof Nuh beri pesan dan puji kepemimpinan Khofifah

Menurut Suhartatik, program ini memberikan sentuhan vokasi bagi siswa-siswi SMA untuk mempersiapkan lulusan sekolah tingkat akhir ini memiliki skill tambahan.

“Sehingga diharapkan nanti ketika dia keluar, jika tidak melanjutkan sekolah, tapi dia memiliki sebuah pekerjaan, insya Allah ini baru satu-satunya di Indonesia,” jelasnya.

Foto Kepala Bidang Pembinaan SMA Suhartatik saat menjelaskan sistem double track. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)Kepala Bidang Pembinaan SMA Suhartatik saat menjelaskan sistem double track. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)

Dirinya juga membocorkan bahwa banyak provinsi yang ingin mengadopsi sistem double track untuk diterapkan di beberapa sekolah daerah mereka.

“Alhamdulillah double track ini sudah beberapa provinsi yang mengadopsi dan semakin banyak dari tahun ke tahun. Dinas Pendidikan dengan ITS melaksanakan double track ini sehingga eksis sampai sekarang," tuturnya.

Adanya double track ini juga menurut Suhartatik menunjukkan kemajuan yang signifikan terhadap keterampilan yang sudah diberikan oleh sekolah kepada peserta didik yang ikut double track.

“Ada kenaikan dari tahun 2018 sampai 2023 walaupun ada kadang naik kadang turun karena tergantung dari anggaran ada menyesuaikan,” urainya.

“Karena menyesuaikan dengan anggaran, alhamdulillah kegiatan double track ini terus eksis dan insya Allah 2024 nanti masih tetep ada karena memang bagus hasilnya,” imbuh Suhartatik. (*)

Baca Sebelumnya

Forum Bersama Unicef, Ketua ISMI Jatim Yusron Aminulloh Sorot Lemahnya Literasi Finansial Anak Muda

Baca Selanjutnya

Gibran All Out Dukung Khofifah-Emil di Pilgub Jatim, Khofifah: Kami Siap Lanjutkan Pembangunan

Tags:

Dinas Pendidikan Jawa Timur sistem double track SMA Jatim Suhartatik skil anak SMA data APM

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar