Bantu Penanganan Kemiskinan Jatim, Gubes ITS Buat Statistik Model ZIOP

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: Muhammad Faizin

30 Nov 2023 12:01

Thumbnail Bantu Penanganan Kemiskinan Jatim, Gubes ITS Buat Statistik Model ZIOP
Prof Dr Vita Ratnasari SSi MSi saat memaparkan orasi ilmiahnya yang berjudul Integrasi Data Kategori dalam Pemodelan Statistik untuk Mendukung Pengambilan Keputusan. (Foto: Humas ITS)

KETIK, SURABAYA – Kemiskinan di Jatim disebut-sebut terus mengalami penurunan secara signifikan. Untuk itu perlu analisis data kategori untuk mencari lebih dalam pemodelan statistik untuk mendukung pengambilan keputusan.

Untuk memanfaatkan ilmu statistika kategori kemiskinan di Jawa Timur, Guru Besar Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Prof Dr Vita Ratnasari SSi MSi meneliti integrasi data kategori dalam pemodelan statistik untuk mendukung pengambilan keputusan.

Vita menjabarkan pemodelan data kategori ini merupakan salah satu jenis data yang marak digunakan, terlebih dalam survei secara nasional.

"Saat ini pemerintah juga menggunakan data kategori untuk membuat keputusan agar menghasilkan kebijakan yang lebih tepat dan akurat,” ungkap profesor dari Departemen Statistika ITS ini.

Vita menjabarkan alasan mengangkat objek berupa kemiskinan di Jatim karena saat ini kemiskinan adalah salah satu isu utama yang sangat erat kaitannya dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).

Vita menerangkan, penelitiannya menggunakan model Zero-Inflated Ordered Probit (ZIOP). Lebih lanjut, Vita menjelaskan, model ZIOP adalah salah satu jenis pemodelan statistik yang digunakan untuk mengatasi masalah data yang mempunyai nilai nol yang berlebih (zero-inflated) dan mempunyai data yang berskala ordinal.

Baca Juga:
ITS Integrasikan Science Techno Park, Dorong Hilirisasi Riset

Alumnus program doktoral Statistika ITS ini menerangkan, model ZIOP tersebut sangat sesuai untuk diterapkan pada kasus kemiskinan yang menggunakan variabel respon ordinal. Yakni yang terdiri dari kategori tidak miskin, rentan miskin, hampir miskin, miskin, dan sangat miskin. “Penelitian ini akan difokuskan pada kemiskinan di Jawa Timur, karena saat ini persentase penduduk miskinnya masuk dalam urutan ke-16 tertinggi di Indonesia,” paparnya.

Perempuan kelahiran Jember ini menunjukkan bahwa persentase penduduk miskin di Jawa Timur adalah sebesar 10,49 persen, masih belum mencapai target pemerintah sebesar 7 persen.

"Oleh karena itu, perlu dikaji variabel apa saja yang sekiranya akan menurunkan persentase penduduk miskin di Jawa Timur,” terangnya.

Mendukung pernyataan tersebut, Vita mendapati bahwa variabel yang mempengaruhi tingkat kemiskinan dapat berasal dari banyak aspek. Yakni mulai dari aspek demografi seperti usia dan jenis kelamin, hingga kondisi rumah seperti sumber air minum dan luas lantai sebagai indikator ekonomi suatu keluarga.

Baca Juga:
Penemuan Jenazah di Bawah Jembatan Tol Wonocolo Surabaya, Tim 112 Segera Evakuasi

Tak hanya itu, dosen yang saat ini juga menjabat sebagai Sekretaris II Departemen Statistika ini juga membandingkan model ZIOP temuannya dengan model Probit Ordinal yang biasa digunakan. “Hasilnya, model ZIOP secara signifikan lebih baik dalam menjelaskan data dibandingkan dengan model Probit Ordinal konvensional,” tutur istri dari Dr Ir Prasetyo Wahyudie MT ini.

Melalui hasil penelitiannya, Vita berharap agar ke depannya analisis data kategori menggunakan metode ZIOP dapat memberikan kontribusi penting dalam pemahaman dan analisis data ordinal. “Diharapkan kasus data dengan permasalahan nol berlebih tetap dapat dianalisis dalam berbagai bidang ilmu untuk mendapatkan wawasan serta informasi yang lebih detail,” tegasnya.

Dosen yang telah meneliti data kategori sejak menempuh studi sarjana ini juga membagikan fakta bahwa saat ini pengembangan untuk pemodelan data kategori masih sangat terbatas. Hal ini justru berlawanan dengan fakta bahwa ketersediaan data di lapangan sudah sangat banyak.

“Saya harap pengembangan analisis data kategori ini akan dapat terus dieksplorasi untuk mengatasi lebih banyak persoalan di Indonesia,” tandasnya penuh harap. (*)

Baca Sebelumnya

Hujan Lebat di Kabupaten Malang, Atap Puskemas Ambrol hingga Motor Nyaris Terseret Banjir

Baca Selanjutnya

Didukung 3 Gubernur, Akankah Gibran Unggul di Jatim ?

Tags:

ITS Kemiskinan Jatim ZIOP permodelan statistik Prof Dr Vita Ratnasari Gubes ITS surabaya Guru Besar Pemodelan

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar