Malut United Pecat Imran Nahumarury dan Yeyen Tumena, Ini Alasannya

Jurnalis: Fitra Herdian
Editor: Mustopa

17 Jun 2025 13:45

Thumbnail Malut United Pecat Imran Nahumarury dan Yeyen Tumena, Ini Alasannya
Imran Nahumarury resmi dipecat Malut United karena melakukan pelanggaran berat. (Foto: Laman LIB)

KETIK, SURABAYA – Manajemen Malut United FC memecat pelatih kepala Imran Nahumarury dan Direktur Teknik Yeyen Tumena. Pengumuman ini diunggah melalui akun Instagram Malut United.

"Pemecatan terhadap keduanya dilakukan lantaran terbukti melakukan pelanggaran berat yang tak bisa ditolerir dan bertentangan dengan prinsip dan tujuan klub," kata Direktur Utama PT Malut Maju Sejahtera, Dirk Soplanit dikutip pada Selasa 17 Juni 2025.

Langkah pemecatan terhadap keduanya diambil untuk menyelamatkan klub dari keterpurukan.

"Keputusan ini kami ambil karena ingin menyelamatkan klub. Bagi kami, klub lebih besar dari semuanya," lanjutnya.

Baca Juga:
BYE-BYE JUARA! Peluang Persebaya Angkat Trofi BRI Super League Musim ini Tertutup

Dia menambahkan bahwa prestasi bukan satu-satunya. Melainkan di Malut United menjunjung kejujuran adalah nilai utama di samping integritas, komitmen, dan loyalitas.

Apalagi, katanya, kendati Malut United baru berusia dua tahun. Namun sudah banyak pencapaian positif di sepak bola nasional.

Klub berjuluk Kie Raha selalu melaksanakan misi sosial untuk membahagiakan masyarakat dan menciptakan peluang bagi pengembangan pemain usia dini di Maluku dan Maluku Utara.

"Dua tahun ini kami belum berbisnis sama sekali, kami fokus membuat branding klub dan menyiapkan semua infrastruktur untuk menjadi klub profesional. Setelah itu, baru memikirkan pengembangan bisnis, " ujar Dirk Soplanit.

Baca Juga:
Di Tengah Krisis Bek Arema FC, Sosok Bek Pilihan Sir Alex Ferguson Hadir di Stadion Kanjuruhan

Dengan adanya informasi ini, ia berharap semua polemik yang melibatkan kedua belah pihak segera berakhir.

Sementara itu, saat ini Malut United fokus menghadapi musim kompetisi musim depan yang memiliki tantangan lebih berat, dibandingkan musim lalu karena semua klub ingin juara. (*)

Baca Sebelumnya

CV Sapta Bona Artha Kembalikan Ijazah Seluruh Karyawan

Baca Selanjutnya

Berkas Kasus Penggelapan Ijazah 44 Eks Karyawan CV Sentoso Seal di Tangan Kejati Jatim, Jan Hwa Diana Segera Diadili

Tags:

Malut Malut United Imran Nahumarury Liga 1 Imran dipecat Dirk Soplanit

Berita lainnya oleh Fitra Herdian

Evan Dimas Doakan Kebangkitan PSSI di Usia Ke-96 Tahun

19 April 2026 18:21

Evan Dimas Doakan Kebangkitan PSSI di Usia Ke-96 Tahun

PSSI Genap 96 Tahun, Waketum Zainudin Amali Berharap Semua Klub Pendiri Mentas di Liga 1

19 April 2026 18:06

PSSI Genap 96 Tahun, Waketum Zainudin Amali Berharap Semua Klub Pendiri Mentas di Liga 1

Pramuka Jatim Luncurkan Program Renovasi 1.000 Rumah

19 April 2026 17:53

Pramuka Jatim Luncurkan Program Renovasi 1.000 Rumah

HUT ke-96 PSSI! Ratu Tisha: 1 Abad Indonesia Merdeka, Target Tembus Piala Dunia 2045

19 April 2026 17:24

HUT ke-96 PSSI! Ratu Tisha: 1 Abad Indonesia Merdeka, Target Tembus Piala Dunia 2045

Kunjungan Kerja di Jatim, Menag RI Sambangi Kampus hingga Ponpes

19 April 2026 14:14

Kunjungan Kerja di Jatim, Menag RI Sambangi Kampus hingga Ponpes

Lupakan Hasil Negatif, Timnas Indonesia U-17 Siap Hadapi Vietnam di Laga Penentu

19 April 2026 11:31

Lupakan Hasil Negatif, Timnas Indonesia U-17 Siap Hadapi Vietnam di Laga Penentu

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend