Berasal dari Kota Madiun, Ini Perbedaan PSHT dan IKSPI Kera Sakti

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: Marno

4 Jan 2024 23:00

Thumbnail Berasal dari Kota Madiun, Ini Perbedaan PSHT dan IKSPI Kera Sakti
Pertandingan silat Porprov Jatim. (Foto: Moch Khaesar/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Saat ini masyarakat familiar dengan dua perguruan silat yang terbesar di Indonesia dan memiliki home base di Jawa Timur tepatnya di Madiun yaitu Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dan Ikatan Keluarga Silat Putra Indonesia (IKSPI) Kera Sakti.

Pencak Silat, seni bela diri tradisional Indonesia, telah mengalami perkembangan yang signifikan di Indonesia. Dan dua organisasi terbesar yang tercatat adalah PSHT dan IKSPI Kera Sakti, berikut perbedaannya menurut data yang dihimpun oleh Ketik.co.id

PSHT

Persaudaraan Setia Hati Terate, atau disingkat SH Terate, adalah sebuah perguruan bela diri yang berasal dari Indonesia. Perguruan ini didirikan oleh Ki Hadjar Hardjo Oetoko dan berdiri di Kota Madiun.

Perguruan ini memiliki sejarah panjang dan mencakup berbagai aspek, seperti seni bela diri, kebudayaan, dan nilai-nilai persaudaraan.

Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) memiliki ciri-ciri khusus yaitu.

1. Sikap Persaudaraan PSHT dikenal karena menekankan nilai-nilai persaudaraan di antara anggotanya.

2. Seni Bela Diri Tradisional: PSHT memiliki warisan seni bela diri tradisional Indonesia, dengan teknik-teknik khusus dan filosofi di dalamnya.

3. Simbol dan Lambang Khas: PSHT memiliki simbol dan lambang khusus yang mencakup aspek-aspek kebudayaan dan sejarah.

4. Asas Kehidupan Berkearifan Lokal: mencerminkan nilai-nilai tradisional dan budaya Indonesia.

5. Ritual dan Tradisi: PSHT melibatkan anggotanya dalam berbagai ritual dan tradisi yang berkaitan dengan latihan bela diri, upacara, dan perayaan tertentu. Ini menciptakan ikatan emosional dan spiritual di antara anggota.

IKSP Kera Sakti

Perguruan pencak silat IKSP Kera Sakti yang didirikan oleh Raden Totong Kiemdarto di Kota Madiun pada tahun 1980. Perguruan ini merupakan perguruan pencak silat beraliran kungfu dengan ilmu kerohanian dari Banten dan ulama Jawa.

Silat Kera Sakti memiliki asal usul dan sejarah yang khusus, mungkin terkait dengan tokoh pendiri atau peristiwa tertentu dalam perkembangannya.

1. Filosofi dan nilai

Perguruan Silat Kera Sakti memiliki ciri-ciri khusus yang membedakannya dari perguruan silat lainnya. Silat Kera Sakti mungkin menekankan aspek-aspek seperti kebijaksanaan, keseimbangan, atau kepekaan terhadap lingkungan sekitar.

2. Teknik Khusus: Perguruan ini mungkin memiliki teknik-teknik bela diri yang unik dan khas. Baik dalam pukulan, tendangan, atau gerakan tubuh, teknik-teknik ini menjadi ciri khas Silat Kera Sakti.

3. Simbol dan Lambang: Silat Kera Sakti menggunakan simbol dan lambang khusus yang merepresentasikan identitas dan nilai-nilai perguruan. Lambang-lambang ini sering ditemukan pada atribut atau pakaian anggotanya.

4. Sistem Pelatihan: Perguruan ini memiliki sistem pelatihan yang melibatkan tahapan peringkat atau tingkatan. Sistem ini membantu mengatur perkembangan anggota sesuai dengan kemampuan dan pengalaman mereka.

5. Ritual dan Tradisi: Silat Kera Sakti mungkin melibatkan anggotanya dalam berbagai ritual atau tradisi selama latihan atau perayaan tertentu. Ini dapat mencakup upacara kehormatan atau perayaan budaya.

6. Komunitas dan Jaringan: Anggota Silat Kera Sakti dapat terlibat dalam komunitas dan jaringan yang memperkuat ikatan persaudaraan di antara mereka.

Ini dapat mencakup partisipasi dalam acara-acara silat, pertemuan, atau kerjasama dengan perguruan lain.

Meskipun Pencak Silat memiliki akar tradisional yang kuat, perkembangannya mencakup aspek-aspek modern untuk menjawab tuntutan zaman. Pencak Silat tidak hanya dianggap sebagai seni bela diri, tetapi juga sebagai sarana pelestarian budaya dan identitas nasional. (*)

Baca Juga:
PSHT Blitar Tegaskan Satu Komando, Aktivitas Ilegal Diminta Dihentikan
Baca Juga:
Sejarah! IPSI Labuhanbatu Jadi Tuan Rumah Porprovsu Pencak Silat
Baca Sebelumnya

Bupati Bandung: Seni Badawang Diakui Warisan Budaya Tak Benda Nasional

Baca Selanjutnya

Kereta Api Turangga Bertabrakan dengan KA Lokal di Cicalengka Bandung

Tags:

PSHT Persaudaraan Setia Hati Terate IKSPI Kera Sakti Silat bela diri Indonesia perbedaan PSHT dan Kera Sakti pencak silat

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H