Terus Jadi Perbincangan, Ini Pandangan Pakar Geologi ITS Terkait Potensi Gempa Megathrust

Jurnalis: Husni Habib
Editor: M. Rifat

21 Agt 2024 06:02

Thumbnail Terus Jadi Perbincangan, Ini Pandangan Pakar Geologi ITS Terkait Potensi Gempa Megathrust
Pakar geologi Institut Teknologi Sepuluh Nopember Dr Ir Amien Widodo MSi. (Foto: Humas ITS)

KETIK, SURABAYA – Posisi geografis Indonesia yang berada d iantara beberapa lempeng tektonik membuatnya rentan akan bencana alam.

Salah satu yang paling sering terjadi adalah gempa bumi. Belakangan ini berdasarkan data BMKG, disampaikan jika wilayah Indonesia berpotensi terjadi gempa besar Megathrust.

Menyikapi hal tersebut, pakar geologi Institut Teknologi Sepuluh Nopember Dr Ir Amien Widodo MSi menjelaskan bahwa Megathrust adalah gempa yang dipicu oleh tumbukan lempeng dengan kedalaman antara 0-70 kilometer (km).

“Terjadinya gempa Megathrust karena adanya hambatan antar bidang lempeng, sedangkan lempeng terus bergerak,” jelas Amien.

Baca Juga:
Kota Surabaya dan Sidoarjo Diprediksi Berawan Hari Rabu, 15 April 2026! Cek Daerahmu Sekarang

Lebih lanjut, seperti yang disebutkan sebelumnya wilayah Indonesia memang berada di antara lempeng tektonik seperti Lempeng Eurasia, Lempeng Pasifik dan Lempeng Samudra Hindia.

Lempek-lempeng tersebut akan selalu bergerak dan mengakibatkan terjadinya akumulasi energi yang siap dikeluarkan kapanpun. Akumulasi energi inilah yang nantinya akan menyebabkan terjadinya gempa.

"Lempeng-lempeng itu akan terus bergerak dan menghunjam ke permukaan bumi sejak jutaan tahun lalu. Sehingga akan terkumpul akumulasi energi yang bisa mengakibatkan gempa," tambahnya.

Dosen Departemen Teknik Geofisika itu menuturkan bahwa pergerakan lempeng tektonik akan terus berlangsung dengan kecepatan tertentu antara dua hingga sepuluh sentimeter per tahun.

Baca Juga:
BRI Kotapinang Gandeng Damkar Labusel Latih Karyawan Antisipasi Kebakaran

Hal itu dapat mengakibatkan tumbukan Lempeng Samudera Indo-Australia dengan Lempeng Eurasia.

“Tumbukan kedua lempeng itu berpotensi menghasilkan gempa Megathrust,” ungkapnya.

Peneliti Senior dari Pusat Penelitian Mitigasi Kebencanaan dan Perubahan Iklim ITS ini mengungkap jika efek dari gempa Megathrust dapat mempengaruhi beberapa wilayah di Indonesia.

Itu khususnya wilayah selatan pulau Jawa, Bali Nusa Tenggara, selain itu juga wilayah barat Pulau Sumatera.

"Lempeng tektonik terus bergerak sehingga gempa megathrust akan terus berulang di daerah tersebut,” pungkasnya.(*)

Baca Sebelumnya

Atasi Kemacetan, Pemkot Surabaya Akan Bangun Transportasi Taksi Air

Baca Selanjutnya

Peringati Hari Kesatuan Gerak, PKK Kab Bandung Gelar Lomba Paparan Stunting

Tags:

ITS Pakar Geologi gempa megathrust Lempeng tektonik mitigasi bencana BMKG Amien Widodo

Berita lainnya oleh Husni Habib

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

29 Juli 2025 11:08

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

28 Juli 2025 20:20

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

25 Juli 2025 22:00

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

25 Juli 2025 13:48

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

25 Juli 2025 12:32

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

24 Juli 2025 13:36

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H