Prabowo: Jalan yang Terhubung Baik Tekan Biaya Logistik Nasional

23 Juni 2026 18:00 23 Jun 2026 18:00

Virmin Carlo J., Muhammad Faizin

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Prabowo: Jalan yang Terhubung Baik Tekan Biaya Logistik Nasional

Salah satu jalan yang diresmikan oleh Prabowo Subianto di Kabupaten Sampang, Jawa Timur pada, Selasa 23 Juni 2026. (Foto: Tangkapan Layar IG @presidenrepublikindonesia)

KETIK, SURABAYA – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan konektivitas jalan antarwilayah menjadi kunci utama menekan biaya logistik nasional yang selama ini menjadi tantangan daya saing ekonomi Indonesia.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat meresmikan 1.151 kilometer jalan daerah di Kabupaten Sampang, Jawa Timur pada, Selasa 23 Juni 2026.

"Biaya angkut akan menjadi lebih murah kalau jalan-jalan cukup, kalau ada konektivitas di antara semua pusat-pusat produksi dan tempat-tempat pemukiman," kata Prabowo, dipantau dari siaran YouTube Sekretariat Presiden.

Presiden mengingatkan bahwa Indonesia adalah negara kepulauan dengan wilayah luas dan kondisi geografis yang beragam. Karena itu, infrastruktur jalan yang memadai dinilainya krusial untuk memperlancar pergerakan barang lintas daerah.

Ia menyebut jalan daerah memiliki peran strategis sebagai urat nadi distribusi hasil produksi masyarakat dari desa menuju pasar dan pusat ekonomi.

"Melalui jalan-jalan inilah hasil panen petani, hasil kebun, hasil perikanan, dan berbagai produk masyarakat dapat bergerak dari desa menuju pasar, pusat distribusi, kawasan industri, dan sebaliknya dari mana-mana menuju ke desa," ujarnya.

Presiden memastikan bahwa pemerintah akan terus memperkuat jaringan infrastruktur untuk menurunkan biaya logistik yang selama ini menjadi salah satu tantangan bagi daya saing ekonomi nasional.

"Kita harus turunkan biaya logistik untuk seluruh rakyat dan perekonomian kita," ucap Prabowo. (*)

Tombol Google News

Tags:

Prabowo Subianto Peresmian Jalan Kabupaten Sampang Kunci Ekonomi Biaya Logistik Logistik Nasional Konektivitas Jalan pembangunan nasional ekonomi nasional