Nyai Nur Rofiah Ungkap Makna di Balik Tema Hari Santri Nasional 2024

Jurnalis: Siti Fatimah
Editor: Mustopa

22 Okt 2024 12:22

Thumbnail Nyai Nur Rofiah Ungkap Makna di Balik Tema Hari Santri Nasional 2024
Nyai Dr. Nur Rofiah, Bil. Uzm ketika menyapa santri (Foto: Instagram @nrofiah)

KETIK, SURABAYA – Perayaan Hari Santri Nasional resmi diperingati setiap tanggal 22 Oktober. 

Ini sesuai dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 22 tahun 2015 tentang Hari Santri sebagai bentuk penghargaan atas peran besar para santri dalam merebut kemerdekaan di masa penjajahan. 

Berbeda dengan sebelumnya, tahun ini Hari Santri Nasional mengangkat tema Menyambung Juang Merengkuh Masa Depan.

Sebuah tema yang mengajak para santri untuk tetap mewarisi semangat juang masa lampau sembari siap menghadapi tantangan zaman.

Baca Juga:
Jalan Sehat Meriah Warnai Peringatan Hari Santri Nasional di Tulungagung

Seperti yang diungkapkan Dosen Ilmu Tafsir Pascasarjana Perguruan Tinggi Ilmu Al-Qur'an Jakarta, Nyai Dr. Nur Rofiah, Bil. Uzm.

Kepada Ketik.co.id, Nur Rofiah menjelaskan bahwa tema tersebut memiliki makna para santri tidak boleh putus dari perjuangan masa lampau. 

Dengan kata lain, para santri harus tetap menjaga tradisi sekaligus terbuka dengan bentuk-bentuk kemaslahatan (kebaikan) baru. 

"Kalau dalam kaidah yang biasa dipakai NU itu kan al-muhafadhotu 'ala qodimis sholihin. Jadi, perjuangan itu tetap memperhatikan capaian-capaian kemaslahatan yang sudah lama, sama merengkuhnya itu wal akhdzu bil jadidil ashlah, terbuka pada kemaslahatan baru," terangnya baru-baru ini.

Baca Juga:
Ribuan Santri Mlaku Bareng; Bupati Subandi Ajak Saling Menguatkan demi Bangun Sidoarjo

Lebih lanjut, anggota Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI) itu berpendapat maksud dari menjaga tradisi bukanlah bersikap saklek tidak mau melihat perubahan. Melainkan, semua itu harus dijadikan pijakan untuk menyikapi perubahan-perubahan baru sesuai tantangan zaman. 

"Termasuk tradisi keilmuan klasik, nusantara dan lain-lain. Itu kan terwujud karena perjuangan. Cuma jangan saklek dengan itu. Semua itu jadi pijakan untuk menyikapi perubahan yang ada, sehingga santri tidak kehilangan jati diri tapi tidak terjebak sikap ekstrem terhadap tradisi itu," imbuhnya.

Baginya, dari sini penting bagi para santri memiliki sikap moderat. Artinya, para santri harus bisa menyikapi tradisi dan modernitas secara proposional dan berkesinambungan.

"Tidak memusuhi tradisi, tidak memusuhi modernitas, tidak ekstrem pada tradisi, tidak ekstrem pada modernitas," tegasnya.

Semua ini, lanjut Nur Rofiah, demi mewujudkan kemaslahatan bersama yang menjadi mandat manusia di muka bumi sebagai khalifah fil ard (khalifah di bumi). 

"Kenapa harus disikapi secara proposional? karena itu didudukan sebagai wasilah (perantara). Perantara untuk apa? untuk mewujudkan kemaslahatan bersama baik internal maupun eksternal. Ini menjadi mandat manusia sebagai khalifah," pungkasnya.(*)

Baca Sebelumnya

Pernah Kritik Keras Menpora, Taufik Hidayat Sang Peraih Medali Emas Olimpiade Kini Jabat Wakil Menpora

Baca Selanjutnya

Gandeng Universitas Annuqayah, KPU Jatim Gelar KPU Goes to Campus

Tags:

Hari Santri Nasional Dr.Nur Rofiah Kongres Ulama Perempuan Indonesia Tema hari santri 2024

Berita lainnya oleh Siti Fatimah

Penuh Haru dan Khidmat, Khataman dan Imtihan Program Tahsin Metode Darussalam di Sidoarjo

6 Mei 2025 18:15

Penuh Haru dan Khidmat, Khataman dan Imtihan Program Tahsin Metode Darussalam di Sidoarjo

Segarnya Es Dung-Dung Serai, Produk Unggulan SMAN 4 Bangkalan di Expo Pendidikan Sentra IKM

4 Mei 2025 19:57

Segarnya Es Dung-Dung Serai, Produk Unggulan SMAN 4 Bangkalan di Expo Pendidikan Sentra IKM

Hadir Lagi! Kontes Swara Bintang Siap Cari Suara Dangdut untuk Bintang Muda Indonesia

27 Maret 2025 19:57

Hadir Lagi! Kontes Swara Bintang Siap Cari Suara Dangdut untuk Bintang Muda Indonesia

SMAN 1 Panarukan Gelar Festival Ramadhan, Pamerkan Produk Unggulan Buatan Siswa

27 Maret 2025 19:44

SMAN 1 Panarukan Gelar Festival Ramadhan, Pamerkan Produk Unggulan Buatan Siswa

Semakin Sengit, TOP 6 Indonesian Idol XIII Kolaborasi dengan Andi Rianto

24 Maret 2025 13:36

Semakin Sengit, TOP 6 Indonesian Idol XIII Kolaborasi dengan Andi Rianto

Suparman Reborn 4: Bomber Kehilangan Motor, Akankah Suparman Bisa Menangkap Malingnya?

24 Maret 2025 12:11

Suparman Reborn 4: Bomber Kehilangan Motor, Akankah Suparman Bisa Menangkap Malingnya?

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend