Kesaksian Polisi Pelapor di Pintu 12 dan 13 Tragedi Kanjuruhan

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: M. Rifat

19 Jan 2023 08:20

Thumbnail Kesaksian Polisi Pelapor di Pintu 12 dan 13 Tragedi Kanjuruhan
Sidang lanjutan Tragedi Kanjuruhan di PN Surabaya Kamis, (19/1). (Foto: Shinta/Ketik.co.id) 

KETIK, SURABAYA – Sidang lanjutan dua terdakwa Tragedi Kanjuruhan kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Jawa Timur, dengan agenda pemeriksaan saksi, Kamis (19/1/2023).

Dua terdakwa yakni Panpel Arema FC Abdul Haris dan Security Officer Suko Sutrisno hadir langsung.

Saksi pertama yang dimintai keterangan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) yaitu pernyataan yang disampaikan oleh anggota Polsek Pakis, Bripka Eka Narariya seorang anggota polisi yang melapor melalui model A ke kepolisian.

Eka membeberkan saat kejadian, ia ditugaskan berjaga di pintu atau gate 12 Stadion Kanjuruhan bersama dengan 12 anggota lainnya dan ada beberapa orang TNI.

Baca Juga:
Arema FC Resmi Jalin Kerja Sama dengan RS Hermina Tangkubanprahu Malang

"Saya bertugas sebagai pengamanan, di pintu 12, surat perintah dari Kapolres Malang, saya dari Polsek Pakis," kata Eka.

Mengenai gate 12, Eka menyebut pintu itu dibuka pukul 17.30 WIB atau sebelum pertandingan lanjutan. Eka bertugas memeriksa penonton yang akan masuk.

Sekitar 15 menit sebelum pertandingan berakhir, tiba-tiba mendapat panggilan telepon dari Kapolsek Pakis untuk ke lobi Stadion Kanjuruhan.

"Melaksanakan penyekatan barikade antara suporter dengan ofisial Persebaya untuk meninggalkan stadion, kurang lebih lima menit sebelum babak kedua selesai," ucapnya.

Baca Juga:
Drama Menit 76! Gol 'Ajaib' Gustavo Franca Bawa Arema FC Taklukkan Persita

Bripka Eka mengungkapkan waktu itu gate 12 tertutup sebagian, tak ada petugas yang berjaga mulai dari steward maupun TNI.

"Saya kembali lagi ke pintu semula, saat perjalanan (pintu 12) itu saya harus melewati pintu 13-14. Sampai di pintu 13 saya lihat kejadian itu," ujarnya.

Bripka Eka bercerita, "Saya lihat ada seorang perempuan terjepit di tengah pintu, saya coba evakuasi, kalau enggak ditolong bisa celaka. Aremania yang atas sudah merangsek mendorong, saya suruh yang dorong mundur dulu, inisiatif saya mau menolong, dengan masuk lewat pintu 12, ternyata sama," katanya.

Menurut Bripka Eka, pintu 12 itu hanya berukuran orang dewasa lewat secara bersamaan. Ia mengaku kepada JPU mendengar dua kali letupan.

"Sebelum ke pitu 13 saya tidak melihat apa yang ada di dalam stadion. Karena di akhir pertandingan ada suara letupan dua kali. Saya enggak paham letupan apa," ucapnya.

Usai kejadian itu, kata Eka, korban terus berjatuhan. Ia bersama sejumlah petugas polisi, suporter, TNI dan steward pun melakukan evakuasi.

"Saya tidak tahu, maaf, dia (korban) sudah meninggal atau belum, yang saya tahu dia kondisinya lemas," katanya.

"Saya tidak tahu berapa korbannya. Saat malam itu seratus lebih," tambah Eka. (*)

Baca Sebelumnya

Brigjen Sabilul Alif Resmi Jabat Wakapolda Banten 

Baca Selanjutnya

Jokowi Teken UU Ekstradisi dengan Singapura, Penjahat Tak Bisa Melancong

Tags:

Tragedi Kanjuruhan PN Arema FC Polsek Pakis Bripka Eka

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H