Hidup Terasa Cepat Berlalu Tapi Tak Ada Perubahan? Ini Penjelasan Ustadz Abdurrahman Zahier

Jurnalis: Syakira Rizki Thalita
Editor: Fisca Tanjung

14 Mar 2026 02:00

Thumbnail Hidup Terasa Cepat Berlalu Tapi Tak Ada Perubahan? Ini Penjelasan Ustadz Abdurrahman Zahier
Ustadz Abdurrahman Zahier. (Foto: Tangkapan Layar Youtube Suara Berkelas)

KETIK, SURABAYA – Banyak orang merasa hidupnya penuh kesibukan setiap hari. Aktivitas berjalan tanpa henti, pekerjaan menumpuk, dan waktu terasa cepat berlalu. Namun di sisi lain, tidak sedikit yang merasakan kegelisahan dan kekosongan dalam hidup. Kesibukan yang dijalani seolah tidak menghasilkan kemajuan yang berarti.

Fenomena ini dibahas oleh Ustadz Abdurrahman Zahier dalam sebuah podcast yang diunggah di channel YouTube Suara Berkelas pada 19 Februari 2026. Dalam perbincangan tersebut, ia menyoroti pentingnya keberkahan waktu dalam kehidupan manusia.

Banyak orang yang salah memahami penyebab kegagalan dalam hidup. Masalah yang sering dianggap berasal dari kurangnya waktu atau kesempatan sebenarnya berkaitan dengan hilangnya keberkahan waktu itu sendiri.

“Banyak kegagalan kita hari ini adalah kegagalan karena kita tidak mendapatkan keberkahan waktu, bukan karena tidak punya waktu,” ujarnya.

Baca Juga:
Wow, Podcast Double Track Multimedia SMAN 1 Soko Tampil di Awarding SMA Awards 2025

Ia menjelaskan bahwa setiap orang memiliki jumlah waktu yang sama, yaitu 24 jam sehari. Namun hasil yang dicapai bisa sangat berbeda. Ada orang yang mampu menghasilkan banyak karya dan pencapaian dalam waktu singkat, sementara yang lain merasa waktunya habis tanpa hasil yang jelas.

Perbedaan itu menurutnya terletak pada keberkahan waktu. Tanpa keberkahan, seseorang bisa terlihat sangat sibuk tetapi sebenarnya hanya berjalan di tempat.

Dalam podcast tersebut, ia juga menyinggung salah satu tanda zaman yang disampaikan dalam hadis "Tidak akan tiba hari Kiamat hingga zaman berdekatan, setahun bagaikan sebulan, sebulan bagaikan sepekan, sepekan bagaikan sehari, sehari bagaikan sejam dan sejam bagaikan terbakarnya pelepah pohon kurma" (HR. Tirmidzi & Ahmad) yaitu waktu yang terasa semakin cepat. Banyak orang merasa sehari berlalu begitu saja tanpa menyadari ke mana waktu itu digunakan.

“Padahal 24 jam kita sama dengan 24 jam orang-orang hebat di zaman dahulu. Hanya saja mereka memiliki keberkahan waktu yang hari ini sering kali tidak kita miliki,” ujarnya.

Baca Juga:
Terjebak Era Digital? Wartawan Senior Edy M Yakub Ungkap 12 Jebakan yang Wajib Diketahui

Menurutnya, hilangnya keberkahan waktu sering kali berkaitan dengan dosa dan kemaksiatan. Ketika hubungan manusia dengan Allah melemah, keberkahan dalam hidup perlahan akan berkurang. Akibatnya, seseorang mudah merasa lelah, sibuk, tetapi tidak merasakan kepuasan batin.

Selain itu, Ia juga menyoroti kondisi hati manusia. Menurutnya, di dalam hati setiap manusia terdapat ruang kosong yang tidak dapat diisi oleh kenikmatan dunia. Kekayaan, jabatan, maupun berbagai pencapaian materi tidak mampu memberikan ketenangan yang sejati.

“Di dalam hati manusia itu ada ruang kosong yang tidak bisa diisi oleh kenikmatan dunia. Satu-satunya yang bisa mengisinya adalah hidayah dan kedekatan kepada Allah,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kegelisahan yang banyak dirasakan manusia sebenarnya berawal dari hati. Namun sering kali solusi yang dicari justru berfokus pada kesenangan fisik, seperti hiburan atau pelarian sementara, bukan memperbaiki kondisi hati.

Karena itu, ia mengingatkan pentingnya memperbaiki hubungan dengan Allah melalui ibadah dan amal kebaikan. Ketika hati terhubung dengan Sang Pencipta, seseorang tidak hanya mendapatkan ketenangan batin, tetapi juga merasakan keberkahan dalam hidup dan waktunya.(*)

Baca Sebelumnya

Evaluasi Kritis atas Kegagalan Manajemen Massa dan Ketepatan Sasaran Bantuan

Baca Selanjutnya

Sunnah-Sunnah yang Dianjurkan Sebelum Melaksanakan Salat Hari Raya Idulfitri

Tags:

hidup #pesanhidup #penjelasanustadz #Abdurrahmanzahier Podcast

Berita lainnya oleh Syakira Rizki Thalita

Weekend Anti Gabut: 6 Film Horror Komedi Indonesia yang Siap Menghibur Kamu

11 April 2026 04:00

Weekend Anti Gabut: 6 Film Horror Komedi Indonesia yang Siap Menghibur Kamu

Mudik Lebaran Bukan Ajang untuk Pamer Kesuksesan, Ini Pesan Penting bagi Muslim

17 Maret 2026 09:00

Mudik Lebaran Bukan Ajang untuk Pamer Kesuksesan, Ini Pesan Penting bagi Muslim

Cerita Perjalanan Hafidzah Surabaya Farah Fahreza, Gagal Masuk Kampus Impian Jadi Titik Balik

15 Maret 2026 02:15

Cerita Perjalanan Hafidzah Surabaya Farah Fahreza, Gagal Masuk Kampus Impian Jadi Titik Balik

Hidup Terasa Cepat Berlalu Tapi Tak Ada Perubahan? Ini Penjelasan Ustadz Abdurrahman Zahier

14 Maret 2026 02:00

Hidup Terasa Cepat Berlalu Tapi Tak Ada Perubahan? Ini Penjelasan Ustadz Abdurrahman Zahier

Dompet Gak Bakal Boncos! Tips Kelola THR dan Biaya Mudik ala Dokter Tirta

12 Maret 2026 16:00

Dompet Gak Bakal Boncos! Tips Kelola THR dan Biaya Mudik ala Dokter Tirta

Tak Bisa I’tikaf di 10 Hari Terakhir Ramadan? Ini Nasihat Menenangkan Ustaz Oemar Mita Syameela

11 Maret 2026 18:32

Tak Bisa I’tikaf di 10 Hari Terakhir Ramadan? Ini Nasihat Menenangkan Ustaz Oemar Mita Syameela

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda

Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda