Gubernur Khofifah Kunjungi Tuas South Incineration Plant Singapura, Saksikan Teknologi Pengolahan Sampah Modern

Jurnalis: Martudji
Editor: Rahmat Rifadin

16 Nov 2025 13:02

Thumbnail Gubernur Khofifah Kunjungi Tuas South Incineration Plant Singapura, Saksikan Teknologi Pengolahan Sampah Modern
Gubernur Khofifah berkunjung ke TSIP lokasi pengolahan sampah moderen di Singapura (Foto: Biro Adpim Pemprov Jatim)

KETIK, SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengunjungi Tuas South Incineration Plant (TSIP), salah satu fasilitas pengolahan sampah menjadi energi (waste-to-energy/WtE) terbesar, tercanggih dan strategis di Singapura. Kunjungan itu merupakan bagian dari rangkaian Program RISING (Republic of Indonesia and Singapore) Fellowship, Jumat 14 Nopember 2025.

Gubernur Khofifah mengaku terkesan dengan teknologi tinggi yang digunakan TSIP dalam mengolah limbah padat menjadi energi listrik melalui proses insinerasi. Fasilitas tersebut dirancang mampu mengurangi volume sampah hingga 90 persen melalui pembakaran pada suhu 850–1.000°C, sekaligus menghasilkan energi listrik.

TSIP menerima sekitar 600 truk sampah per hari, kemudian mengolahnya melalui tahapan penerimaan limbah, pembakaran di insinerator suhu tinggi, pembangkitan energi dari panas pembakaran, pengolahan gas buang melalui sistem penyaring polutan canggih, hingga pemulihan material magnetik dari abu sisa pembakaran. Sisa abu yang tidak dapat dibakar kemudian dikirim ke Semakau Landfill, satu-satunya TPA Singapura.

"Komitmen Singapura terhadap inovasi, perlindungan lingkungan dan visinya menuju zero-waste future sangat konsisten," ujar Khofifah.

Baca Juga:
Setelah Terbakar, Bangunan Sayap Barat Gedung Negara Grahadi Dipulihkan

Untuk mengatasi aroma sampah, TSIP menerapkan sistem tekanan udara negatif di area bunker, sehingga udara berbau tidak keluar ke lingkungan, tetapi disalurkan kembali ke tungku pembakaran untuk dimusnahkan pada suhu tinggi 850°C hingga 1.000°C.

"Problem di masyarakat yang banyak dikeluhkan terkait tempat pengolahan sampah adalah aroma sampah, maka teknologi mereduksi sampah ini harus bisa diadaptasi," ungkapnya.

Ia menyebut, keberhasilan Singapura mengintegrasikan pemulihan energi ke dalam sistem pengelolaan sampah memberi inspirasi kuat bagi Jawa Timur. Sistem tersebut tidak hanya mengurangi ketergantungan pada landfill, tetapi juga mengubah sampah menjadi sumber daya yang bernilai.

"Model ini akan kami pelajari dan sesuaikan dengan konteks Jawa Timur secara teknis dan strategis untuk mereplikasi sistem dan teknologinya," katanya.

Baca Juga:
Kualitas SDM Terus Meningkat! Gubernur Khofifah: Jatim Terbanyak Lolos SNBP 7 Tahun Berturut-turut

Saat ini Jawa Timur menghasilkan 6,5 juta ton sampah per tahun, dengan pengurangan sampah 899,7 ribu ton/tahun dan penanganan mencapai 2,71 juta ton/tahun. Sekitar 2,9 juta ton/tahun sampah masih belum terkelola. Jawa Timur juga memiliki 5.170 bank sampah dan 1.126 desa/kelurahan berstatus Berseri (Bersih dan Lestari).

"Jawa Timur memiliki 5.170 bank sampah dan 1.126 desa/kelurahan berstatus berseri, bersih dan lestari," katanya.

Sebagai provinsi besar dan dinamis, Jawa Timur menghadapi tantangan pengelolaan sampah perkotaan, industri, dan pesisir. Karena itu, Pemprov Jatim tengah memperkuat strategi melalui edukasi pemilahan sampah, pengurangan dari sumber, penguatan daur ulang, pengembangan ekonomi sirkular, dan penerapan teknologi ramah lingkungan.

"Kami memperkuat strategi dengan beberapa upaya seperti pengurangan sampah dari sumbernya melalui peningkatan kesadaran dan perubahan perilaku masyarakat, penguatan sistem pemilahan dan daur ulang, pengembangan ekonomi sirkular, dan adopsi teknologi ramah lingkungan untuk pengolahan sampah," jelasnya.

Pemprov Jatim juga telah mengembangkan Pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT) melalui Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) Benowo di Surabaya, seluas ±27,4 hektare yang beroperasi sejak 2001.

Dua sistem utama yang dijalankan yaitu PLTSa Landfill Gas yaitu pemanfaatan gas metana hasil fermentasi sampah menjadi listrik dan PSEL (PLTSa) Gasifikasi yang mengubah sampah menjadi synthetic gas melalui pemanasan terbatas.

Sebelum mengunjungi TSIP, Khofifah bertemu dengan National Environment Agency (NEA) di 40 Scotts Road. NEA menekankan pentingnya kontribusi publik, terutama dalam pemilahan sampah sebagai langkah awal keberhasilan implementasi WtE.

"NEA menekankan bahwa langkah awal dari implementasi WTE adalah kontribusi publik dalam memilah sampah, sehingga dibutuhkan edukasi kepada masyarakat betapa pentingnya memilah sampah," tuturnya.

"NEA Singapura berperan penting dalam mengembangkan program WTE yang efektif dan berkelanjutan, meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah yang ramah lingkungan," imbuhnya.

Khofifah menyampaikan apresiasi tinggi kepada NEA dan manajemen TSIP atas kesempatan untuk mempelajari sistem pengelolaan sampah yang modern dan berkelanjutan tersebut. Ia berharap kunjungannya menjadi awal kerja sama yang lebih kuat antara Jawa Timur dan Singapura dalam pengelolaan sampah berkelanjutan, perlindungan lingkungan, dan pengembangan ekonomi hijau.

"Langkah yang bisa diupayakan untuk menuju masa depan yang lebih bersih, sehat, dan tangguh bagi generasi mendatang," pungkasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Selecta Kota Batu Tawarkan Walking Tour Living Museum ‎

Baca Selanjutnya

GOW Halsel Meriahkan Hari Ibu Dengan Membatik Sambil Serukan Gerakan Perangi Kekerasan

Tags:

Tuas South Incineration Plant Singapura Teknologi Pengolahan Sampah Modern Gubernur Jawa Timur

Berita lainnya oleh Martudji

Setelah Terbakar, Bangunan Sayap Barat Gedung Negara Grahadi Dipulihkan

2 April 2026 10:30

Setelah Terbakar, Bangunan Sayap Barat Gedung Negara Grahadi Dipulihkan

Kualitas SDM Terus Meningkat! Gubernur Khofifah: Jatim Terbanyak Lolos SNBP 7 Tahun Berturut-turut

1 April 2026 12:20

Kualitas SDM Terus Meningkat! Gubernur Khofifah: Jatim Terbanyak Lolos SNBP 7 Tahun Berturut-turut

Gubernur Khofifah Ajak BPN Jatim Percepat Pemetaan LSD dan Sertifikasi Tanah, Jaga Lahan Pangan di Tengah Pesatnya Industri Jatim

31 Maret 2026 14:34

Gubernur Khofifah Ajak BPN Jatim Percepat Pemetaan LSD dan Sertifikasi Tanah, Jaga Lahan Pangan di Tengah Pesatnya Industri Jatim

LKPJ Tahun Anggaran 2025! Gubernur Khofifah Beber Capaian Kinerja RKPD Jatim, Tembus 98,33 Persen

30 Maret 2026 21:09

LKPJ Tahun Anggaran 2025! Gubernur Khofifah Beber Capaian Kinerja RKPD Jatim, Tembus 98,33 Persen

Disaksikan Menteri LH, Gubernur Khofifah Teken Perjanjian Kerja Sama Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik dengan 7 Bupati/Wali Kota

29 Maret 2026 11:27

Disaksikan Menteri LH, Gubernur Khofifah Teken Perjanjian Kerja Sama Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik dengan 7 Bupati/Wali Kota

Dihadiri Kepala BNPB, Gubernur Jatim dan BPBD Gelar Rakor Antisipasi Kekeringan dan Bencana Hidrometeorologi

27 Maret 2026 21:06

Dihadiri Kepala BNPB, Gubernur Jatim dan BPBD Gelar Rakor Antisipasi Kekeringan dan Bencana Hidrometeorologi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar