Gubernur Khofifah Apresiasi Dukungan Pemerintah Inggris Perkuat Transportasi Publik Jatim

Jurnalis: Martudji
Editor: Rahmat Rifadin

15 Agt 2025 10:23

Thumbnail Gubernur Khofifah Apresiasi Dukungan Pemerintah Inggris Perkuat Transportasi Publik Jatim
Gubernur Khofifah, Wagub Emil dan Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api, Arif Anwar menerima Commissioner for Asia Pacific, Martin Kent di Gedung Negara Grahadi di Surabaya, 14 Agustus 2025. (Foto: Biro Adpim Pemprov Jatim)

KETIK, SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi Pemerintah Inggris atas dukungan penuh terhadap transformasi dan pembangunan transportasi publik berbasis kereta api di Provinsi Jatim.

Dukungan itu berupa Pemerintah Inggris menyerahkan Grant Studi Transportasi Publik Berbasis Rel di Wilayah Metropolitan Surabaya kepada Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA). Pelaksanaannya dilakukan oleh dua firma konsultasi Inggris Mott MacDonald dan PricewaterhouseCoopers (PwC). Studi ini meriset perencanaan proyek perkeretaapian perkotaan berbasis rel di Surabaya Metropolitan.

Itu disampaikan saat penyerahan Urban Rail Transit System for Surabaya, East Java Transport Study Report oleh His Majesty's Trade Commisioner (HTMC) for Asia Pacific Martin Kent kepada Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI Arif Anwar di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis 14 Agustus 2025.

"Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah Inggris kepada Indonesia dan Jawa Timur. Kami optimis dengan hasil studi kelayakan ini akan menjadi rekomendasi strategis dalam efektivitas layanan transportasi publik yang berkelanjutan di Jawa Timur," ujar Khofifah.

Baca Juga:
Gubernur Khofifah Beberkan Kunci Sukses Jatim Jadi Lumbung Pangan Nasional di Hadapan Peserta SESPIMTI Polri

Khofifah mengaku kagum atas capaian Transport for London (TfL). Disebutkan, Badan Pemerintah Inggris berhasil memecahkan berbagai masalah dan menemukan pemecahan atas tantangan transportasi di negaranya.

"Saya tidak bisa membayangkan betapa sulitnya untuk bisa membuka jalur kereta api pada gedung-gedung yang berusia ratusan tahun. Tapi TfL bisa mencari solusi sehingga bisa menjadikan sarana transportasi publik yang mengurai kemacetan sekaligus menjadikannya aman dan nyaman," katanya.

Lanjut Khofifah, dukungan itu menjadi penting mengingat tingkat pergerakan warga di wilayah Gerbangkertosusila Plus (GKS+) tergolong tinggi. Tercatat mobilitas di wilayah ini mencapai 10,55 juta per hari, dan 49 persen di antaranya merupakan perjalanan komuter ke dan dari Surabaya.

"Jadi studi ini mendukung RPJMN 2025-2029 dan Program Jatim Akses dalam penyediaan angkutan umum massal. Tentu hal ini penting agar proyek transportasi massal yang akan diimplementasikan memiliki kesiapan yang optimal, terutama dimulai dari proses perencanaan yang berintegrasi," jelasnya.

Baca Juga:
Program CKG di Jatim Tertinggi Kedua Nasional, Capaian JKN Tembus 97,71 Persen

Selain sektor transportasi, Khofifah juga mendiskusikan hubungan bilateral Inggris dan Jawa Timur dalam pendidikan dan layanan kesehatan. Ia menyebut, setelah King's College London yang beroperasi di KEK Singhasari, dua universitas Inggris Queen Mary University of London dan University of Liverpool juga menjajaki peluang kerjasama dengan Jawa Timur.

"Kami juga memohon support untuk native speaker langsung dari Inggris ke sekolah-sekolah berasrama di SMA Taruna. Dan beliau juga menyampaikan kemungkinan ada kerjasama di bidang layanan kesehatan. Kalau di Jawa Timur ada dr. Soetomo yang erat kaitannya dengan Unair, dan RS Saiful Anwar yang berkaitan dengan Universitas Brawijaya," jelasnya.

Sementara itu, His Majesty's Trade Commissioner (HMTC) for Asia Pacific, Martin Kent mengatakan, studi transportasi adalah bagian dari inisiatif Pemerintah Inggris untuk mendukung agenda Indonesia menuju transisi rendah karbon dan transportasi berkelanjutan.

"Ini adalah demonstrasi nyata yang konkret dari Pemerintah Inggris untuk bekerja dengan Jawa Timur untuk memitigasi dampak dari perubahan iklim dan meningkatkan akses untuk transportasi yang bersih, transportasi terpercaya, dan transportasi yang dapat terjangkau oleh masyarakat," katanya.

Sistem transportasi yang bersih sangat penting untuk meningkatkan pembangunan ekonomi dan ketahanan iklim. "Ini kehormatan bagi saya untuk menyerahkan hasil studi dan bertemu dengan Gubernur Khofifah," lanjut Martin.

Kemudian, Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api, Arif Anwar menerangkan, hasil studi yang diberikan Pemerintah Inggris bisa ditindaklanjuti sesuai dengan arahan dari Gubernur Khofifah. Dan, pemerintah pusat dipastikan siap memfasilitasi langkah yang diambil Pemprov Jatim.

"DJKA siap untuk melakukan pendetailan terkait dengan studi-studi yang sudah diteliti oleh teman-teman dari Inggris. Tentunya kami juga tetap mengharapkan dukungan dari Pemerintah Jawa Timur dan juga Pemerintah Surabaya karena memang mereka yang tahu lebih detail mengenai kondisi lau lintas dan rencana pengembangan infrastruktur di Jawa Timur dan Surabaya. Tapi intinya kami dari pemerintah pusat akan mensupport apapun itu," tutup Arif Anwar. (*)

Baca Sebelumnya

Dishub Jatim Bagikan Bendera Merah Putih untuk Pilot dan Pramugari di Bandara Abdulrachman Saleh

Baca Selanjutnya

Cinta NKRI, Dishub Jatim Bagi-bagi Ratusan Bendera Merah Putih di Stasiun Gubeng

Tags:

Gubernur Jatim Pemerintah Inggris Transportasi Publik di Jatim Gedung Negara Grahadi

Berita lainnya oleh Martudji

Setelah Terbakar, Bangunan Sayap Barat Gedung Negara Grahadi Dipulihkan

2 April 2026 10:30

Setelah Terbakar, Bangunan Sayap Barat Gedung Negara Grahadi Dipulihkan

Kualitas SDM Terus Meningkat! Gubernur Khofifah: Jatim Terbanyak Lolos SNBP 7 Tahun Berturut-turut

1 April 2026 12:20

Kualitas SDM Terus Meningkat! Gubernur Khofifah: Jatim Terbanyak Lolos SNBP 7 Tahun Berturut-turut

Gubernur Khofifah Ajak BPN Jatim Percepat Pemetaan LSD dan Sertifikasi Tanah, Jaga Lahan Pangan di Tengah Pesatnya Industri Jatim

31 Maret 2026 14:34

Gubernur Khofifah Ajak BPN Jatim Percepat Pemetaan LSD dan Sertifikasi Tanah, Jaga Lahan Pangan di Tengah Pesatnya Industri Jatim

LKPJ Tahun Anggaran 2025! Gubernur Khofifah Beber Capaian Kinerja RKPD Jatim, Tembus 98,33 Persen

30 Maret 2026 21:09

LKPJ Tahun Anggaran 2025! Gubernur Khofifah Beber Capaian Kinerja RKPD Jatim, Tembus 98,33 Persen

Disaksikan Menteri LH, Gubernur Khofifah Teken Perjanjian Kerja Sama Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik dengan 7 Bupati/Wali Kota

29 Maret 2026 11:27

Disaksikan Menteri LH, Gubernur Khofifah Teken Perjanjian Kerja Sama Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik dengan 7 Bupati/Wali Kota

Dihadiri Kepala BNPB, Gubernur Jatim dan BPBD Gelar Rakor Antisipasi Kekeringan dan Bencana Hidrometeorologi

27 Maret 2026 21:06

Dihadiri Kepala BNPB, Gubernur Jatim dan BPBD Gelar Rakor Antisipasi Kekeringan dan Bencana Hidrometeorologi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H