Eri Cahyadi Ungkap Syarat Mutlak Kota Layak Anak Adalah Keluarga 

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: Marno

28 Mar 2023 09:23

Thumbnail Eri Cahyadi Ungkap Syarat Mutlak Kota Layak Anak Adalah Keluarga 
Eri Cahyadi dan Rini Indriyani saat menghadiri The 10th Asia -Pasifik Forum for Sustainable Development secara daring. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Kota Surabaya merupakan pelopor sebagai satu-satunya kota di Indonesia yang mengajukan diri menjadi bagian dari jaringan global Child Friendly Cities Initiatives (CFCI) UNICEF, dalam mengikuti penilaian Kota Layak Anak Tingkat Dunia. 

Yakni mampu mengimplementasikan Kota Layak Anak di Indonesia, serta peraih penghargaan kategori utama selama lima tahun berturut-turut. 

Karenanya, Pemkot Surabaya bersama UNICEF Wilayah Jawa terus bekerja sama untuk memastikan program pengembangan yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan dan pelaksanaan konvensi hak anak. 

Bahkan, pemkot menyediakan berbagai fasilitas ramah anak di setiap sudut kota. 

Baca Juga:
Pemkot Terapkan Kebijakan Surabaya Tanpa Gawai di Malam Hari

Untuk menuju Kota Layak Anak Dunia, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menjelaskan pentingnya keluarga karena membentuk karakter anak.

"Terkait dengan layak anak karena keluarga ini yang terdekat, pemerintah kota ini ada Sinau Bareng, ada Ngaji Bareng," papar Eri Cahyadi setelah menghadiri The 10th Asia -Pasifik Forum for Sustainable Development Selasa, (28/3/2023). 

Eri menjelaskan,  Pemkot akan membentuk Balai RW yang akan menjadi pusat kegiatan anak, selain menggunakan Balai RW, bisa menggunakan semua taman di Kota Surabaya. 

"Tapi fokus kami adalah di tingkat RW sehingga mereka mau komunikasi, mau berinteraksi, ketika kami hari ini melakukan perbaikan di seluruh Balai RW, yang kita targetkan di bulan Mei atau Juni selesai semua," ungkap Eri. 

Baca Juga:
IKM Surabaya Sumbang Ekspor Senilai 2,73 Juta Dolar AS, Lampaui Target Awal

Foto The 10th Asia -Pasifik Forum for Sustainable Development. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)The 10th Asia -Pasifik Forum for Sustainable Development. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)

Ketika Balai RW ini selesai, maka akan ada setiap kegiatan, dan akan ada beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang memegang beberapa Balai RW. 

"Maka untuk kegiatan Sinau Bareng, kegiatan Ngaji Bareng, maka semakin banyak anak yang hadir dan berinteraksi di sana itulah keberhasilan OPD," papar Mantan Kepala Bappeko. 

Wali Kota Surabaya menyebut OPD tidak hanya menjalankan program kerja sesuai tupoksi, tetapi semua OPD ini harus mempunyai tanggung jawab sosial. 

"Bagaimana menggerakan setiap perkampunganya, sehingga itu akan kita terapkan sehigga termasuk dengan mental anak terkena pandemi," ungkap Eri Cahyadi. 

Menurut Eri, ketika ketahanan keluarga itu kuat karena pergerakan kegiatan di Balai RW itu masif maka kenakalan remaja itu akan jauh berkurang. 

"Di situlah anak akan bisa mengeksplore kemampuanya, mengeluarkan apa yang dia inginkan maka disitulah ada program pemerintah yang mengakomodasi keinginan anak," jelas ketua IKA ITS ini. 

"Ketika keluarga itu kuat, maka kota ini akan jadi kuat," tambah Eri. 

Mengenai wilayah Surabaya yang tidak memiliki Balai RW, Wali Kota Surabaya akan mendiskusikan agar kegiatan untuk anak-anak tetap bisa dilaksanakan. 

"Kita akan diskusi dengan masyarakat yang tidak memiliki Balai RW," jelas Eri Cahyadi. (*)

Baca Sebelumnya

Khofifah Serahkan LKPD kepada BPK Jatim

Baca Selanjutnya

Jungkook Menjadi Global Brand Ambassador Terbaru Calvin Klein

Tags:

CFCI layak anak pemkot UNICEF Wali Kota Eri Cahyadi

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H