Dari Teroris ke Peracik Kopi, Kisah Perjalanan Umar Patek di Balik Lahirnya Kopi Ramu 1966

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: Muhammad Faizin

4 Jun 2025 14:30

Headline

Thumbnail Dari Teroris ke Peracik Kopi, Kisah Perjalanan Umar Patek di Balik Lahirnya Kopi Ramu 1966
Umar Patek menunjukkkan Kopi Ramu 1966 di Hedon Estate Surabaya. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Umar Patek adalah nama yang tak asing di daftar hitam internasional. Ia adalah satu dari tokoh yang terkait dengan peristiwa Bom Bali 1 di tahun 2002, tragedi yang merenggut lebih dari 200 nyawa dan mengguncang dunia. Ia ditangkap bertahun kemudian dan dijatuhi hukuman penjara 20 tahun pada 2012.

Namun di balik jeruji besi, waktu dan pengalaman mengukir perubahan besar.

Suatu waktu mempertemukan Umar dengan seorang pria yang sama sekali tak diduga yaitu drg. David Andreasmito pemilik properti mewah bernama Hedon Estate.

David mengunjungi Umar saat ia berada dalam masa integrasi. Dari pertemuan-pertemuan, Umar memberikan secangkir kopi yang dibuat oleh tangannya sendiri.

"Saya punya feel dia bisa jadi orang baik. Dia lebih dulu cinta saya, dia tau saya non musilim tapi dia mau dekat saya. Bukan karena uang, dia dekat sama saya karena dia bisa bercanda saat dia sama saya, itu membuat saya bahagia," kenang David saat Peluncuran Kopi Ramu 1966 di Hedon Estate pada Selasa 3 Juni 2025.

 

Baca Juga:
Hasil Arahan Gubernur Khofifah! 500 Gelas Kopi Racikan Murid SMKN 1 Turen ala Barista di PSBM XXVI Makassar Laris Manis

Foto Produk Kopi Ramu 1966. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)Produk Kopi Ramu 1966. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)



Kopi adalah simbol rekonsiliasi yang indah. Ia menyatukan orang-orang dari latar berbeda di meja yang sama. Dari situ, ide kedai kopi ini lahir. Tapi Kopi Ramu bukan sekadar kopi biasa.

David mengajak Umar merancang rasa kopi dari tangan seorang mantan teroris, memberikan fasilitas agar Umar belajar cara membuat kopi dari biji terbaik dan memanggang dengan sempurna.

Kopi Ramu mengusung rasa rempah dan cerita, memadukan cita rasa kopi Indonesia dengan kisah inspiratif dari balik secangkir kopi.

“Ramu itu kalau dibalik ya Umar, jadi makanya namanya Kopi Ramu," papar pemilik nama asli Hisyam bin Alizein.

Mengenai resep Kopi Ramu, Umar menceritakan itu adalah resep dari ibundanya, tak hanya sekedar minuman tetapi juga menyehatkan karena diramu dengan rempah yang nikmat.

"Sejak kecil sudah biasa minum kopi, jadi terbiasa dengan itu. Sehari-hari minum kopi apalagi kopi rempah yang meracik sendiri,” ujar pria 59 tahun ini.. 

 

Foto Tamu yang hadir pada peluncuran Kopi Ramu 1966 Umar Patek. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)Tamu yang hadir pada peluncuran Kopi Ramu 1966 Umar Patek. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)

Baca Juga:
Manfaat Tersembunyi Secangkir Kopi untuk Kesehatan



Untuk varian kopi yang dijual Umar yaitu  robusta, arabika dan rempah sebagai produk andalannya. Biji kopinya ia ambil dari Gunung Ijen Jawa Timur.

Dari pahitnya kopi, Umar bangkit dari keterpurukan, ini adalah salah satu kontribusinya untuk negara Indonesia yang mengangkat produk lokal dengan rasa luar biasa.

"Rasa pahit itu dulu menghancurkan, sekarang pahit ini menyembuhkan. Ini bukan sekadar kopi tetapi perubahan, tentang memilih hidup baru,” terang Penghobi makro fotographi ini.

Jika masyarakat tertarik dengan produk kopi buatannya, Umar menyebut Kopi Ramu 1966 hadir di Hedon Estate yang bisa dibeli kapan pun. (*)

Baca Sebelumnya

Ketua TP PKK Jabar Pastikan Program PKK Kota Cirebon Selaras dengan Pendidikan Karakter Gapura Panca Waluya

Baca Selanjutnya

Unesa Kokoh di Puncak Klasemen Pomprov Jatim 2025, Panen Emas dari Atletik hingga Woodball

Tags:

Umar Patek Kopi Ramu 1966 Hedon estate mantan teroris Kopi David Andreasmito

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar