Dampak Gempa M 7,6 di Bitung! Seorang Warga Meninggal di Reruntuhan, Tsunami Terjadi di Bawah 1 Meter

Jurnalis: Fariha Al Jihan
Editor: Fiqih Arfani

2 Apr 2026 13:03

Headline

Thumbnail Dampak Gempa M 7,6 di Bitung!  Seorang Warga Meninggal di Reruntuhan, Tsunami Terjadi di Bawah 1 Meter
Bangunan mengalami kerusakan akibat gempa di Kecamatan Batang Dua, Kota Ternate, Kamis, 2 April 2026. (Foto: Sumber BPBD Kota Ternate)

KETIK, SURABAYA – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang terjadi di Kota Bitung, Sulawesi Utara, pada Kamis, 2 April 2026 pukul 05.48 WIB, mengakibatkan seorang warga meninggal dunia dan kerusakan sejumlah infrastruktur di beberapa wilayah.

Korban ditemukan di antara reruntuhan Gedung KONI di lapangan olahraga Sario, Kota Manado, dan telah dievakuasi oleh tim gabungan bersama masyarakat sekitar.

Berdasarkan laporan kaji cepat hingga pukul 08.00 WIB, kerusakan infrastruktur meliputi satu unit tempat ibadah di Kecamatan Pulau Batang Dua, Kota Ternate, serta dua unit rumah di Kelurahan Ganbesi, Kecamatan Ternate Selatan.

Guncangan gempa dirasakan sangat kuat di Kota Bitung dan Kota Ternate dengan durasi sekitar 10 hingga 20 detik. Kondisi ini memicu kepanikan warga yang berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri. BPBD dan dinas terkait di berbagai daerah terus melakukan monitoring, asesmen, serta koordinasi penanganan darurat.

Baca Juga:
Prakiraan Cuaca Hari Ini, Kamis 16 April 2026: Jakarta dan Medan Berawan Tebal

 

Tsunami di Bawah 1 Meter

Berdasarkan data dari Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, gempa ini juga memicu tsunami dengan ketinggian bervariasi di beberapa wilayah.

Seperti di Halmahera Barat yang tercatat 0,3 meter, Bitung 0,2 meter, Sidangoli 0,35 meter, Minahasa Utara 0,75 meter serta Belang 0,68 meter.

Baca Juga:
Bupati Bandung Pastikan Penanganan Banjir Berjalan Optimal, BNPB Segera Tinjau Titik Rawan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan bahwa waktu tiba gelombang dapat berbeda dan gelombang pertama tidak selalu menjadi yang terbesar. Masyarakat di wilayah pesisir diminta tetap waspada dan menjauhi area berisiko.

Hasil monitoring BMKG mencatat 11 gempa susulan (aftershock) hingga pukul 06.50 WIB, dengan magnitudo terbesar mencapai 5,5. Dua gempa susulan signifikan terjadi pada pukul 06.07 WIB (M 5,5) dan pukul 06.12 WIB (M 5,2), yang tidak berpotensi tsunami.

BNPB mengimbau masyarakat, khususnya di wilayah pesisir Sulawesi Utara dan Maluku Utara, untuk tetap tenang namun waspada. Warga diminta menjauhi pantai dan muara sungai, serta segera melakukan evakuasi ke tempat yang lebih tinggi apabila merasakan gempa kuat atau menerima peringatan resmi.

Masyarakat juga diimbau membantu kelompok rentan, menghindari bangunan yang mengalami kerusakan, serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan hanya mengacu pada informasi resmi dari BMKG, BNPB, dan pemerintah daerah.

Pendataan masih terus dilakukan oleh pemerintah daerah dan instansi terkait. Informasi mengenai dampak gempa bumi ini akan diperbarui secara berkala. (*)

Baca Sebelumnya

HUT Ke-76 SMPN 3 Maospati Magetan Dikemas dengan Jalan Santai

Baca Selanjutnya

Hemat BBM! ASN Kota Batu Didorong Bersepeda dan WFH Tiap Jumat, Cak Nur: Layanan Tetap Normal

Tags:

gempa dampak Bitung insfrastruktur rusak warga meninggal Waspada BMKG Bnpb bpbd

Berita lainnya oleh Fariha Al Jihan

Riset Kolaborasi PTN Jatim Diluncurkan, Gubernur Khofifah Tekankan Kebijakan Berbasis Data

16 April 2026 18:29

Riset Kolaborasi PTN Jatim Diluncurkan, Gubernur Khofifah Tekankan Kebijakan Berbasis Data

Gubernur Khofifah Beri Bonus Rp1,845 Miliar, Atlet Paralimpik Jatim Sumbang 35 Medali di ASEAN Para Games 2025

16 April 2026 10:22

Gubernur Khofifah Beri Bonus Rp1,845 Miliar, Atlet Paralimpik Jatim Sumbang 35 Medali di ASEAN Para Games 2025

Gubernur Khofifah Kukuhkan 400 Paralegal Muslimat NU Jateng, Dorong Akses Keadilan Perempuan dan Anak

12 April 2026 14:26

Gubernur Khofifah Kukuhkan 400 Paralegal Muslimat NU Jateng, Dorong Akses Keadilan Perempuan dan Anak

Percepat Sertifikasi Tanah, Gubernur Khofifah Siapkan 7.500 Relawan "Laskar Karomah" dan Gerakan Partisipatif

11 April 2026 12:50

Percepat Sertifikasi Tanah, Gubernur Khofifah Siapkan 7.500 Relawan "Laskar Karomah" dan Gerakan Partisipatif

Gubernur Khofifah Tutup LKS Dikmen Jatim 2026, Targetkan Juara Umum Nasional Empat Kali Beruntun

10 April 2026 16:34

Gubernur Khofifah Tutup LKS Dikmen Jatim 2026, Targetkan Juara Umum Nasional Empat Kali Beruntun

Tiket Pesawat Berpotensi Naik, Ekonomi Jatim Terancam Melambat: DPRD Desak Mitigasi

10 April 2026 11:43

Tiket Pesawat Berpotensi Naik, Ekonomi Jatim Terancam Melambat: DPRD Desak Mitigasi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H