Berawal dari Melihat Koleksi Ibunya, Putu Sulistiani Dirikan Sanggar Batik Sejak 2004

Jurnalis: Moch Khaesar
Editor: Mustopa

2 Okt 2023 05:37

Headline

Thumbnail Berawal dari Melihat Koleksi Ibunya, Putu Sulistiani Dirikan Sanggar Batik Sejak 2004
Salah satu pengerajin batik tulis di sanggar Batik Dewi Saraswati, Senin (2/10/2023). (Foto : M.Khaesar/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Bermula dari kecintaannya kepada batik karena melihat koleksi yang dimiliki ibunya, Putu Sulistiani memberanikan diri memulai usaha batik. Jatuh bangun ia menekuni usaha tersebut hingga karyanya dicintai masyarakat.

Putu juga mendirikan sanggar Batik yang diberi nama Dewi Saraswati yang bertempat di Jalan Jemursari Utara II nomor 19, Kota Surabaya.

 "Karena memang dulu koleksi batik ibu saya itu banyak jadi saya senang dengan batik karena seninya itu bagus," ucap Putu Sulistiani kepada media online nasional Ketik.co.id, Senin (2/10/2023).

Foto Pengerajin Batik Tulis ini sedang menulis di secarik kain, Senin (2/10/2023). (Foto : M.Khaesar/Ketik.co.id)Pengerajin Batik Tulis ini sedang menulis di secarik kain, Senin (2/10/2023). (Foto : M.Khaesar/Ketik.co.id)

Sementara sanggar batik miliknya sudah berdiri sejak 2004, sebelum membuka sanggar batik, ia sempat berkerja di perusahaan kecantikan. 

"Awalnya hanya 2 perajin batik yang saya hendel, hingga akhirnya memiliki 50 perajin batik," ucapnya.

Baca Juga:
Penemuan Jenazah di Bawah Jembatan Tol Wonocolo Surabaya, Tim 112 Segera Evakuasi

Putu memperkenalkan batik miliknya ke masyarakat melalui pameran hingga mendapat perhatian pemerintah Kota Surabaya. Selain itu, Putu bersama pengusaha batik yang tergabung dalam Asosiasi Pengerajin Batik Jatim (APBJ) mengikuti pelatihan sesuai pengembangan batik di Jatim.

"Pemerintah Provinsi Jatim dan Kota Surabaya yang sangat care dengan perkembangan batik di Jatim," jelasnya.

Kepedulian pemerintah Kota Surabaya dengan sering membuat kompetisi batik bisa memunculkan berbagai macam ide batik terbaru. "Bahkan saat ini, Kota Surabaya memiliki ciri khas tersendiri untuk desain batiknya," bebernya.

Adanya pandemi Covid-19 yang memengaruhi perekonomian di dunia, sempat membuat usahanya sedikit terganggu. "Akhirnya saat ini kami hanya memiliki 25 perajin batik tulis. Selain itu mulai menggeliat lagi usaha batik di Indonesia," ucap Putu.

Anak muda juga sudah mulai mencintai karya senin batik. "Kalau anak muda senang dengan batik yang tidak terlalu ramai gambar serta memiliki warna cerah, jadi itu bagi saya seorang perajin batik bisa melihat tantangan itu menjadi peluang," ucapnya.

Dengan adanya Hari Batik Nasional, Putu mengaku bangga dan senang karena kepedulian pemerintah terhadap Batik sudah cukup bagus. "Ini membuat pemerintah terus melestarikan budaya Indonesia kepada masyarakat dengan adanya hari batik nasional ini," tandasnya. (*)

Baca Juga:
Kota Surabaya dan Malang Diprakirakan Cerah 14 April 2026, Cek Info Cuaca Jawa Timur
Baca Sebelumnya

Presiden Jokowi: Bangsa Indonesia Patut Bersyukur Memiliki Batik

Baca Selanjutnya

Akademisi Unej Beberkan Faktor Penyebab Bibir Sumbing, Ada Paparan Pestisida

Tags:

Batik Hari Batik Nasional Batik Tulis Batik budaya Indonesia Indonesia Nusantara surabaya

Berita lainnya oleh Moch Khaesar

Bantu Pembangunan Sumber Daya, UWKS Kerja Sama dengan Dua Daerah

24 Oktober 2025 20:01

Bantu Pembangunan Sumber Daya, UWKS Kerja Sama dengan Dua Daerah

Banyak Lansia Alami Osteoartritis Lutut, Ini yang dilakukan Dosen FK Unusa

22 Oktober 2025 19:30

Banyak Lansia Alami Osteoartritis Lutut, Ini yang dilakukan Dosen FK Unusa

Kasus Pesta Seks di Hotel Ngagel Surabaya, Polisi: Bukan Motif Uang tapi Sensasi dan Kesenangan

22 Oktober 2025 19:04

Kasus Pesta Seks di Hotel Ngagel Surabaya, Polisi: Bukan Motif Uang tapi Sensasi dan Kesenangan

Restoran Indonesia Ini Jadi Solusi Mencari Makanan Halal di Sydney Australia

20 Oktober 2025 06:05

Restoran Indonesia Ini Jadi Solusi Mencari Makanan Halal di Sydney Australia

GEGER! 34 Pria Digerebek Pesta Gay di Hotel Surabaya, Siapa Dalangnya?

19 Oktober 2025 12:38

GEGER! 34 Pria Digerebek Pesta Gay di Hotel Surabaya, Siapa Dalangnya?

[FOTO] Momen Persija Berpesta di Markas Persebaya

18 Oktober 2025 22:41

[FOTO] Momen Persija Berpesta di Markas Persebaya

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H