Bangga, 11 Kampung dan 10 Sekolah Surabaya Raih Adiwiyata

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: M. Rifat

25 Okt 2023 14:11

Thumbnail Bangga, 11 Kampung dan 10 Sekolah Surabaya Raih Adiwiyata
Penghargaan Adiwiyata dan Proklim yang diterima oleh Kota Surabaya (23/10/2023). (Foto: Humas Pemkot Surabaya)

KETIK, SURABAYA – Masyarat Surabaya wajib bangga. Itu karena Kota Pahlawan kembali meraih penghargaan Adiwiyata dan Program Kampung Iklim (Proklim) tahun 2023 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia (RI).

Penghargaan tersebut diterima secara langsung oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya Agus Hebi Djuniantoro.

Kepala DLH Kota Surabaya Agus Hebi Djuniantoro mengatakan, penghargaan itu merupakan bentuk apresiasi dari Presiden RI Joko Widodo yang diberikan kepada masyarakat yang melakukan upaya adaptasi dan mitigasi terhadap dampak perubahan iklim.

Di tahun ini, Kota Surabaya mendapat 3 kategori penghargaan,  di antaranya adalah Trophy Proklim Lestari, Pembina Proklim Tingkat Kabupaten/Kota, dan sertifikat Proklim Utama yang melakukan pembinaan terhadap 10 lokasi RW.

Baca Juga:
Penemuan Jenazah di Bawah Jembatan Tol Wonocolo Surabaya, Tim 112 Segera Evakuasi

"Nah, di tahun ini yang mendapatkan penghargaan Proklim Lestari itu RW 6 Kelurahan Sambikerep. Selain itu, kami juga mendapatkan apresiasi kategori Pembina Proklim Tingkat Kabupaten/Kota yang diberikan kepada Pak Wali (Eri Cahyadi), selain itu juga mendapatkan 10 sertifikat utama yang sebelumnya dibina oleh kampung proklim lestari," kata Hebi, Rabu (25/10/2023).

Hebi menerangkan, Sertifikat Proklim Utama tersebut diraih oleh 10 RW di Kota Surabaya. Di antaranya yakni, RW 2 Kelurahan Tambak Sarioso, RW 4 Kelurahan Karang Pilang, RW 1 Kelurahan Panjang Jiwo, RW 6 Kelurahan Sidosermo, RW 12 Kelurahan Mojo, RW 7 Kelurahan Ketabang, RW 4 dan RW 8 Kelurahan Babatan, RW 7 Kelurahan Dukuh Menanggal, serta RW 13 Kelurahan Kebraon.

Hebi mengungkapkan, prestasi proklim tahun ini mengalami peningkatan signifikan dari pada tahun sebelumnya. Di tahun 2022, hanya ada 2 lokasi RW kategori proklim tingkat madya. Sedangkan di tahun ini ada 10 lokasi RW yang mendapatkan sertifikat proklim utama.

Foto 10 sekolah Kota Surabaya saat meraih penghargaan Adiwiyata. (Foto: Humas Pemkot Surabaya)10 sekolah Kota Surabaya saat meraih penghargaan Adiwiyata. (Foto: Humas Pemkot Surabaya)

Baca Juga:
Kota Surabaya dan Malang Diprakirakan Cerah 14 April 2026, Cek Info Cuaca Jawa Timur

Secara keseluruhan, mulai dari tahun 2017 hingga 2023, sudah ada 38 titik lokasi kampung iklim di Kota Surabaya. Tak puas sampai di situ, Kota Surabaya berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi target pencapaian 20.000 kampung iklim di tahun 2024.

"Pemkot tentunya ingin selalu support dengan program-program yang sudah ditetapkan oleh pemerintah pusat, dalam hal ini proklim. Ada targetnya, yaitu 20.000 kampung iklim di tahun 2024, jadi masih banyak PR-nya, karena di 2023 sudah ada sekitar 4000-5000-an. Jadi masih banyak PRnya," ungkap Hebi.

Selain penghargaan proklim, Kota Surabaya juga mendapatkan penghargaan Sekolah Adiwiyata Nasional dan Adiwiyata Mandiri 2023. Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengusulkan 11 calon sekolah Adiwiyata Nasional dan Sekolah Adiwiyata Mandiri.

Sekolah tersebut di antaranya adalah, SDN Banjar Sugihan II/117, SDN Ngagelrejo I/396, SDN Rungkut Menanggal, SDN Tanah Kali Kedinding I/251, SMP Negeri 2, SMP Negeri 3, SMP Negeri 22, SMP Negeri 40, SMP Negeri 43 SMP Negeri 54, SMP Al Amin, SDN Manukan Kulon, SDN Manukan Kulon II, SDN Kebonsari I/414, SMP Negeri 5, SMP Negeri 18, dan SMP Negeri 19.

Dari 11 calon sekolah yang diusulkan dalam kategori sekolah Adiwiyata Nasional, ada 9 sekolah yang mendapatkan penghargaan. Di antaranya, SDN Banjar Sugihan II/117, SDN Rungkut Menanggal, SDN Tanah Kali Kedinding I/251, SMP Negeri 2, SMP Negeri 3, SMP Negeri 40, SMP Negeri 43, SMP Negeri 54, dan SMP Al Amin. Sedangkan yang mendapatkan penghargaan Sekolah Adiwiyata Mandiri yakni hanya ada satu sekolah, yakni SMP Negeri 18. 

"Harapan kami, ke depannya akan lebih banyak lagi kampung atau RW dan sekolah yang ikut program tersebut. Jadi bisa menyejukkan Kota Surabaya dan mengurangi emisi gas rumah kaca seperti yang diarahkan oleh Pemerintah Pusat," pungkasnya. (*) 

Baca Sebelumnya

Kepala Kemenag Tuban Pindah Jadi Dosen, Kasubag TU Jadi Plt

Baca Selanjutnya

Harga Cabai di Pacitan Naik, Petani Untung, Konsumen Mutung

Tags:

surabaya Adiwiyata Proklim KLHK Kementerian Lingkungan Hidup Kota Pahlawan Kepala Dinas DLH

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar