Puasa Bukan Halangan Produktif, Ini Tips Jaga Fokus Kerja dan Ibadah Selama Ramadan

Jurnalis: Gracio Pardomuan
Editor: Rahmat Rifadin

6 Mar 2026 03:15

Headline

Thumbnail Puasa Bukan Halangan Produktif, Ini Tips Jaga Fokus Kerja dan Ibadah Selama Ramadan
Ilustrasi Tips Jaga Fokus Kerja dan Kegiatan di Bulan Ramadan. (Foto: Gracio Pardomuan/ketik.com)

KETIK, SURABAYA – Puasa bukan alasan untuk tidak produktif. Pesan inspiratif dibagikan Institut Teknologi 10 November Surabaya (ITS) melalui akun Instagram resminya (@its_campus), 4 Maret 2026.

Melalui unggahan tersebut mereka mengajak mahasiswa dan masyarakat tetap produktif selama bulan Ramadan dengan mengelola waktu secara bijak agar pekerjaan tetap berjalan dan ibadah dapat dilakukan secara maksimal.

Dalam unggahan tersebut dijelaskan bahwa puasa bukanlah alasan untuk menurunkan produktivitas, melainkan momentum yang tepat untuk lebih disiplin dalam mengatur aktivitas sehari-hari.

Susun Agenda Prioritas

Baca Juga:
ITS Integrasikan Science Techno Park, Dorong Hilirisasi Riset

Salah satu langkah yang dianjurkan adalah menyusun prioritas harian. Mahasiswa maupun pekerja disarankan untuk tidak membiarkan hari berjalan tanpa perencanaan.

Cukup luangkan sekitar 10 menit setelah sahur atau sebelum memulai aktivitas untuk membuat to-do list. Tidak perlu terlalu banyak, cukup tentukan tiga prioritas utama yang ingin diselesaikan dalam sehari. Dengan target yang jelas, fokus akan lebih terarah, distraksi dapat diminimalkan, dan energi tidak cepat terkuras

Stop Scroll-Scroll Medsos

Selain itu, penting untuk menjaga energi dengan mengurangi distraksi. Banyak orang merasa kekurangan waktu saat berpuasa, padahal sebenarnya waktu sering terbuang karena terlalu banyak gangguan, seperti kebiasaan mindless scrolling di media sosial.

Baca Juga:
Penemuan Jenazah di Bawah Jembatan Tol Wonocolo Surabaya, Tim 112 Segera Evakuasi

Mengurangi aktivitas yang tidak produktif dapat membantu menjaga energi selama menjalani puasa sehingga aktivitas belajar maupun bekerja tetap berjalan optimal.

Atur Waktu

ITS juga menekankan pentingnya mengatur waktu secara sengaja, bukan menunggu waktu luang. Jika ibadah hanya dilakukan saat ada waktu tersisa, sering kali kesempatan tersebut justru terlewat.

Oleh karena itu, metode time blocking dapat diterapkan, misalnya dengan menyediakan waktu khusus untuk tilawah setelah salat Dzuhur, menjadwalkan power nap sekitar pukul 12.00–12.30, serta memanfaatkan pagi hari untuk mengerjakan pekerjaan yang membutuhkan konsentrasi tinggi ketika energi masih penuh.

Kuatkan Niat

Lebih dari sekadar produktivitas, Ramadan juga menjadi momen untuk meluruskan niat dalam setiap aktivitas. Bekerja dan belajar tidak hanya dipandang sebagai upaya mengejar hasil duniawi, tetapi juga dapat bernilai ibadah apabila diniatkan karena Allah.

Dengan demikian, rasa lelah yang dirasakan tidak hanya bermakna menyelesaikan tugas, tetapi juga menjadi bagian dari amal kebaikan.

Hal ini sejalan dengan hadis Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim: “Sesungguhnya amal itu tergantung pada niatnya.”

Oleh karena itu, keseimbangan antara urusan dunia dan akhirat bukanlah soal memilih salah satu, melainkan bagaimana menjalani keduanya dengan arah yang sama.

Melalui pengelolaan waktu yang baik, pengurangan distraksi, serta niat yang lurus, Ramadan dapat menjadi waktu yang tepat untuk tetap produktif sekaligus meningkatkan kualitas ibadah. (*)

Baca Sebelumnya

Bukan Sekadar Takjil, Ini Keutamaan Memberi Makan Orang Berpuasa

Baca Selanjutnya

Konsumen Semakin Kritis, Brand Wajib Kuasai Konten Storytelling

Tags:

Info Kampus ITS Kampus Perjuangan surabaya Ramadan 2026 Tips ramadan Puasa produktif Motivasi Ramadan

Berita lainnya oleh Gracio Pardomuan

UTBK 2026 Semakin Dekat! Peserta Diingatkan Satu Hal yang Sering Diabaikan, Apa Itu?

17 April 2026 12:34

UTBK 2026 Semakin Dekat! Peserta Diingatkan Satu Hal yang Sering Diabaikan, Apa Itu?

Unair Perketat Pengawasan Jelang UTBK 2026, Rektor Soroti Modus Perjokian Kian Canggih

16 April 2026 15:12

Unair Perketat Pengawasan Jelang UTBK 2026, Rektor Soroti Modus Perjokian Kian Canggih

Unair Siap Gelar UTBK SNBT 2026, Tampung 16 Ribu Peserta di 19 Sesi Ujian

16 April 2026 10:42

Unair Siap Gelar UTBK SNBT 2026, Tampung 16 Ribu Peserta di 19 Sesi Ujian

Peringati Hari Seni Sedunia 2026, Gubernur Khofifah Dorong Jadi Penguat Solidaritas dan Ekonomi Kreatif

15 April 2026 22:06

Peringati Hari Seni Sedunia 2026, Gubernur Khofifah Dorong Jadi Penguat Solidaritas dan Ekonomi Kreatif

UPN Veteran Jawa Timur Buka Jalur Mandiri 2026/2027, Ini Jadwal dan Syarat Lengkapnya

15 April 2026 10:51

UPN Veteran Jawa Timur Buka Jalur Mandiri 2026/2027, Ini Jadwal dan Syarat Lengkapnya

ITS Integrasikan Science Techno Park, Dorong Hilirisasi Riset

14 April 2026 15:20

ITS Integrasikan Science Techno Park, Dorong Hilirisasi Riset

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda

Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda