Pakar PCU Ungkap Makna Tahun Ular Kayu di 2025

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: Muhammad Faizin

28 Jan 2025 17:50

Thumbnail Pakar PCU Ungkap Makna Tahun Ular Kayu di 2025
Dosen Chinese Department Petra Christian University (PCU) Elisa Christiana, B.A., M.A., M.Pd.,. (Foto: Humas PCU)

KETIK, SURABAYA – Dalam penanggalan Tionghoa, Tahun Ular Kayu menjadi salah satu shio yang memiliki makna mendalam dan penuh filosofi.

Shio ini hadir setiap 60 tahun sekali, dan dalam tradisi masyarakat Tionghoa, Ular Kayu melambangkan kebijaksanaan, ketenangan, dan stabilitas.

Dijelaskan oleh Dosen Chinese Department Petra Christian University (PCU) Elisa Christiana, B.A., M.A., M.Pd., ,menjelaskan selama ini sebagian masyarakat Indonesia masih menganggap Imlek sebagai ritual keagamaan.

Di tahun 2025 juga menjadi perhatian khusus, karena dikenal sebagai Tahun Ular Kayu. Namun ternyata, ada makna tersembunyi di balik shio tahun ini. 

“Dalam budaya Tionghoa, tahun ini sebenarnya merepresentasikan kombinasi antara unsur api dan kayu yang saling mendukung. Kayu membakar api, melahirkan simbol terang yang menjadi petunjuk dan harapan untuk masa depan. Jadi, ini adalah tahun yang baik untuk memasuki fase baru dengan optimisme,” ungkap Elisa melalui keterangan tertulis pada 28 Januari 2025.

Ia juga menekankan bahwa unsur api dalam tahun ini memberikan energi dan simbol kehidupan. 

Elisa menjelaskan penafsiran ini menunjukkan bagaimana tradisi Tionghoa selalu berupaya mencari harmoni dalam setiap elemen kehidupan.

"Termasuk dalam penggunaan dekorasi selama Imlek, ada makna yang diyakini oleh masyarakat Tionghoa," kata Elisa,

Dekorasi tidak harus mahal, tapi dekorasi harus mampu menghadirkan kebahagiaan dan semangat baru.

“Misalnya, bunga musim semi maupun buah kimkit yang melambangkan rezeki, serta hiasan bambu. Dekorasi ini tidak hanya estetis, tapi juga menyampaikan harapan akan keberuntungan di tahun baru,” paparnya.

Di tahun Ular Kayu ini, dekorasi khusus yang menonjolkan simbol ular juga bisa menjadi pilihan menarik. 
Selain mempersiapkan dekorasi, penting untuk memahami pantangan Imlek. Salah satunya, tidak menyapu pada hari pertama tahun baru.

“Ini bukan hanya soal pantangan, tetapi lebih pada filosofi dalam menghormati hoki yang dianggap datang pada hari tersebut. Kita juga diingatkan untuk tidak bertengkar atau memecahkan barang, karena hal ini dipercaya dapat memengaruhi harmoni di sepanjang tahun,” terang Elisa. 

Perayaan Imlek dengan semua tradisi dan filosofinya merupakan salah satu cara masyarakat Tionghoa menjaga warisan budaya mereka.

“Imlek adalah perayaan penuh harapan, menyambut musim baru dengan optimisme. Jika kita memahami makna di balik tradisi ini, kita bisa merayakannya dengan cara yang lebih autentik dan bermakna,” tutup Elisa. (*)

Baca Juga:
Jelang Imlek, Dekorasi Kuda Api Hiasi Sejumlah Ruang Publik di Surabaya
Baca Juga:
Hijau & Pink di Balik 17+8 Tuntutan Rakyat, Psikologi Warna yang Jadi Senjata Perlawanan
Baca Sebelumnya

Tragis! Warga Sampang Tewas Dibunuh di Depan Anaknya yang Masih Balita

Baca Selanjutnya

Mulai 1 Februari 2024, Jadwal 13 KA Keberangkatan Alami Perubahan, Simak Jadwalnya

Tags:

Ular Kayu shio Shio Ular Kayu Dosen Chinese PCU filosofi Ular Kayu Elisa Christiana Petra Christian University

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar