Kontroversi Gelar PhD dr. Richard Lee, Antara Pendidikan Daring dan Kredibilitas Akademik

Jurnalis: Ali Azhar
Editor: M. Rifat

17 Des 2024 06:05

Thumbnail Kontroversi Gelar PhD dr. Richard Lee, Antara Pendidikan Daring dan Kredibilitas Akademik
dr. Richard saat di podcast Denny Sumargo. (16/12/2024) (Foto: Curhat Bang Denny Sumargo/YouTube)

KETIK, SURABAYA – Dokter Richard Lee membuka suara terkait tuduhan gelar PhD-nya yang dianggap tidak kredibel.

Dalam kesempatan wawancara eksklusif bersama content creator Denny Sumargo, ia mengaku tidak mengetahui track record kampus tempatnya menempuh pendidikan.

Dilansir dari Suara.com, kontroversi bermula ketika Dokter Detektif (Doktif) mempertanyakan keabsahan gelar PhD milik dr. Richard Lee dari Atlantic International University. Rencana debat terbuka antara keduanya di channel YouTube Denny Sumargo pun batal dilaksanakan.

Dalam perbincangan tersebut, dr. Richard Lee secara terbuka mengakui bahwa dirinya memang kuliah di kampus tersebut selama masa pandemi COVID-19 dengan sistem perkuliahan daring. Ia menjelaskan motivasinya mengambil program doktoral tersebut murni untuk kepentingan akademis.

Baca Juga:
Resmi! Soraya Intercine Rilis Teaser 5 cm: Revolusi Hati, Siap Ajak Penonton Nostalgia

"Aku dikasih kesempatan untuk kuliah, ada kesempatan bayar kuliah dengan baik. Sekolah jarak jauh, dikasih tugas gue kerjain. Disertasinya gue kerjain," ungkapnya.

Sebelumnya, dr. Richard Lee telah menyelesaikan pendidikan S1 Kedokteran di Universitas Sriwijaya dan Magister Administrasi Rumah Sakit di Universitas Respati Indonesia. Gelar PhD-nya di Atlantic International University kemudian menjadi sorotan publik.

Menanggapi tuduhan menggunakan gelar untuk kepentingan branding produk skincare, dr. Richard Lee membantahnya.

"Gue ngobatin pasien karena orang pilih skincare gue, atau karena edukasi gue?" tegasnya.

Baca Juga:
Richard Lee Tersangka! Imbas Laporan Doktif Soal Pelanggaran Kesehatan

Sikap profesional ditunjukkan dr. Richard Lee dengan meminta maaf kepada masyarakat jika kampus tempatnya menempuh pendidikan tidak sesuai harapan.

"Aku minta maaf pada masyarakat kalau misalnya sekolahku kurang bagus," ujarnya.

Denny Sumargo turut memberikan perspektif dalam perbincangan tersebut, mempertanyakan penggunaan gelar akademik dalam konteks branding produk.

Kontroversi gelar PhD dr. Richard Lee menunjukkan pentingnya transparansi latar belakang pendidikan. Meski demikian, yang bersangkutan tetap menekankan niat murni untuk belajar, bukan sekadar mencari gelar.

Redaksi menunggu perkembangan lebih lanjut terkait kasus ini dan tetap memberikan ruang bagi kedua belah pihak untuk menjelaskan persoalan. (*)

Baca Sebelumnya

Megahnya SMA Taruna Nusantara di Malang, Simak Cara Daftarnya

Baca Selanjutnya

FK Unsri Pastikan Kasus Luthfi Tak Ganggu Program Dokter Koas

Tags:

Richard Lee Doktif Gelar PhD Denny Sumargo

Berita lainnya oleh Ali Azhar

Film Layak Dicintai, Bukan Ditakuti oleh Mereka yang Terpaksa

14 April 2026 05:20

Film Layak Dicintai, Bukan Ditakuti oleh Mereka yang Terpaksa

Unair Terima 2.506 Mahasiswa Baru Lewat SNBP 2026, Termasuk 806 Penerima KIP Kuliah

2 April 2026 18:11

Unair Terima 2.506 Mahasiswa Baru Lewat SNBP 2026, Termasuk 806 Penerima KIP Kuliah

Sapa Mojokerto! Ciputra Film Festival Gandeng Studio Cerita Bawa Semangat 'See The Unseen'

28 Maret 2026 14:00

Sapa Mojokerto! Ciputra Film Festival Gandeng Studio Cerita Bawa Semangat 'See The Unseen'

Momentum 7 Tahun, GEKRAFS Kabupaten Probolinggo Apresiasi Dukungan Bupati Gus Haris

28 Januari 2026 19:01

Momentum 7 Tahun, GEKRAFS Kabupaten Probolinggo Apresiasi Dukungan Bupati Gus Haris

Perdana! Polrestabes Surabaya Kembalikan 810 Motor Sitaan ke Pemilik Tanpa Pungutan

19 Januari 2026 19:50

Perdana! Polrestabes Surabaya Kembalikan 810 Motor Sitaan ke Pemilik Tanpa Pungutan

Dispendukcapil Surabaya Klarifikasi Isu Kebocoran Data, For Justice Soroti Tata Kelola-PDP

16 Januari 2026 19:27

Dispendukcapil Surabaya Klarifikasi Isu Kebocoran Data, For Justice Soroti Tata Kelola-PDP

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar