Bila Esok Ibu Tiada, Rekomendasi Film di Hari Ibu yang Ceritakan tentang Cinta dan Perjuangan

Jurnalis: Filza Tiarania
Editor: Rahmat Rifadin

22 Des 2025 00:05

Thumbnail Bila Esok Ibu Tiada, Rekomendasi Film di Hari Ibu yang Ceritakan tentang Cinta dan Perjuangan
Cuplikan film Bila Esok Ibu Tiada (Foto: IMDb)

KETIK, SURABAYA – Dalam peringatan Hari Ibu yang jatuh setiap tanggal 22 Desember, film Bila Esok Ibu Tiada cocok untuk dijadikan tontonan bersama keluarga. Film ini mengangkat kisah tentang peran seorang ibu dalam keluarga serta pengorbanan besar yang kerap tidak disadari oleh anak-anaknya selama sosok ibu masih hadir di tengah kehidupan mereka.

Film Bila Esok Ibu Tiada mengisahkan kehidupan seorang ibu bernama Rahmi yang harus membesarkan keempat anaknya seorang diri setelah ditinggal meninggal oleh sang suami. Sebelumnya, keluarga ini digambarkan sebagai keluarga harmonis yang terdiri atas ayah, ibu, dan keempat anak. Namun, kepergian sang ayah menjadi titik balik yang memaksa Rahmi menjadi orang tua tunggal sekaligus tulang punggung keluarga.

Dalam kesehariannya, Rahmi harus menghadapi berbagai tantangan, mulai dari masalah ekonomi hingga konflik dengan anak-anaknya yang seiring waktu semakin sibuk dengan kehidupan masing-masing. Keempat anak tersebut bergelut dengan kesibukan yang berbeda, hingga tanpa disadari mulai menganggap kehadiran Rahmi sebagai ibu menjadi sesuatu yang “biasa”.

Konflik emosional semakin menguat ketika keempat anak harus menghadapi kenyataan pahit bahwa sang ibu tidak akan selamanya bersama mereka. Ketakutan akan kehilangan, penyesalan yang terlambat, hingga pertanyaan besar tentang kesiapan menghadapi hidup tanpa sosok ibu menjadi permasalahan dalam film ini. Penonton diajak bertanya, apakah keempat anak tersebut mampu menghadapi konflik keluarga yang muncul ketika waktu bersama ibu semakin terbatas.

Baca Juga:
Film Layak Dicintai, Bukan Ditakuti oleh Mereka yang Terpaksa

Film ini juga menyoroti berbagai permasalahan keluarga yang sangat dekat dengan realitas masyarakat. Mulai dari ketakutan anak ketika orang tua khususnya ibu meninggal, konflik sehari-hari antaranggota keluarga, hingga fenomena anak sulung yang harus mengambil peran sebagai orang yang harus mengurus orang tua ketika saudara lainnya sibuk dengan kesibukan masing-masing.

Bahkan, perdebatan mengenai siapa di antara keempat bersaudara yang harus menjaga sang ibu menjadi gambaran problematik yang kerap terjadi di dunia nyata. Rangkaian konflik inilah yang membuat film Bila Esok Ibu Tiada terasa begitu relevan dengan realita, hingga mampu menguras air mata penonton.

Film Bila Esok Ibu Tiada menyampaikan pesan kuat tentang arti keluarga dan pentingnya kehadiran seorang ibu dalam kehidupan anak-anaknya. Film ini menegaskan bahwa kasih sayang ibu sering kali hadir dalam bentuk sederhana dan diam-diam, sehingga kerap terabaikan di tengah kesibukan dan ego masing-masing anggota keluarga.

Keterkaitan film ini dengan Hari Ibu terasa sangat kuat. Film ini seolah menjadi gambaran nyata dari makna Hari Ibu itu sendiri, yaitu tentang penghargaan, rasa terima kasih, dan kasih sayang yang seharusnya diungkapkan selagi ibu masih ada.

Baca Juga:
5 Kafe Estetik dan Ramah Kantong di Surabaya, Spot Nongkrong Kekinian yang Wajib Dicoba

Melalui alur cerita yang emosional dan relevan dengan kehidupan, Bila Esok Ibu Tiada mengajak penonton untuk lebih peka terhadap kehadiran ibu, menghargai hal-hal kecil yang dilakukan setiap hari, serta memperbaiki hubungan keluarga sebelum rasa penyesalan datang. Film ini mengajarkan kita bahwa menghormati dan mencintai ibu tidak cukup dilakukan dalam satu hari, melainkan sepanjang hidup.

Dengan itu, film Bila Esok Ibu Tiada menjadi pengingat bagi masyarakat untuk memaknai Hari Ibu secara lebih mendalam. Film ini menegaskan bahwa kasih ibu adalah fondasi utama dalam keluarga, dan kehilangan sosok tersebut bukan hanya meninggalkan duka, tetapi juga kesadaran akan cinta yang selama ini mungkin terabaikan.(*)

Baca Sebelumnya

Kisah Inspiratif Wanita Mandiri, Tri Hartatik Pantang Mengeluh Demi Pendidikan Terbaik Buat 3 Anaknya

Baca Selanjutnya

Wakil Wali Kota Tegal Soroti Double Burden Perempuan di Hari Ibu

Tags:

Bila Ibu Esok Tiada Film Hari Ibu rekomendasi film bioskop ibu

Berita lainnya oleh Filza Tiarania

Bukan Sedang Mainan, Ini Alasan Kepiting Pantai Membuat Bola-Bola Pasir!

18 Maret 2026 05:00

Bukan Sedang Mainan, Ini Alasan Kepiting Pantai Membuat Bola-Bola Pasir!

Rumah Sakinah Muhammadiyah Luncurkan Tiga Program Pemberdayaan Baru

17 Maret 2026 15:19

Rumah Sakinah Muhammadiyah Luncurkan Tiga Program Pemberdayaan Baru

Jelang Lebaran RPH Surabaya Lakukan Monitoring, Harga Daging Sapi Naik Rp3.000–Rp5.000

15 Maret 2026 13:01

Jelang Lebaran RPH Surabaya Lakukan Monitoring, Harga Daging Sapi Naik Rp3.000–Rp5.000

Gubernur Khofifah Salurkan Bansos Rp17,499 Miliar untuk Warga Kota dan Kabupaten Madiun

14 Maret 2026 11:05

Gubernur Khofifah Salurkan Bansos Rp17,499 Miliar untuk Warga Kota dan Kabupaten Madiun

Jelang Idulfitri, RPH Surabaya Ikut Ramaikan Pasar Murah Ramadan

13 Maret 2026 15:45

Jelang Idulfitri, RPH Surabaya Ikut Ramaikan Pasar Murah Ramadan

Seminggu Sebelum Idul Fitri, Harga Daging di Surabaya Terkendali

13 Maret 2026 12:35

Seminggu Sebelum Idul Fitri, Harga Daging di Surabaya Terkendali

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar