Apakah Benar Setan Dibelenggu Saat Ramadan? Simak Penjelasan dari Buya Yahya

Jurnalis: Siska Nabilah Qothrotun Nada
Editor: Muhammad Faizin

4 Mar 2026 06:40

Thumbnail Apakah Benar Setan Dibelenggu Saat Ramadan? Simak Penjelasan dari Buya Yahya
Ilustrasi Setan Ingin Mengganggu Manusia sedang Beribadah (Desain: Siska Nabilah Qothrotun Nada/Ketik.com)

KETIK, SURABAYA – Penceramah Yahya Zainul Ma’arif Jamzuri atau yang lebih dikenal sebagai Buya Yahya menjelaskan makna hadis tentang setan yang dibelenggu saat bulan suci Ramadan. Penjelasan tersebut disampaikan melalui kanal YouTube @buyayahyaofficial pada 23 Januari 2026.

Dalam ceramahnya, Buya Yahya mengutip pendapat Qadhi Iyadh, ulama besar asal Maroko, terkait makna dibelenggunya setan di bulan Ramadan. Ia menyebut para ulama memiliki perbedaan pandangan dalam memahami hadis tersebut. Sebagian memaknainya secara hakiki atau benar-benar terjadi.

“Qadhi Iyadh mengatakan bahwa dibelenggunya setan, menurut sebagian ulama memang dibelenggu secara sesungguhnya,” ujar Buya Yahya.

Namun demikian, muncul pertanyaan di tengah masyarakat: jika setan benar-benar dibelenggu, mengapa masih ada orang yang bermaksiat di bulan Ramadan?

Baca Juga:
Khutbah Jumat Syawal di Masjid Al-Akbar! Gubes Unisma Prof Mas’ud Said: Istiqomah Pasca Ramadan Jadi Kunci Kemuliaan

Pengasuh Pondok Pesantren Al-Bahjah Cirebon itu menjelaskan bahwa sumber kemaksiatan bukan semata-mata karena godaan setan, melainkan berasal dari hawa nafsu manusia yang telah terbiasa melakukan dosa.

“Maksiatnya seorang hamba di bulan Ramadan bukan karena ulah setan, tapi karena hawa nafsunya yang sudah terbiasa dengan kehinaan,” tegasnya.

Ia bahkan mengutip sebuah ungkapan yang menyatakan bahwa hawa nafsu bisa lebih berbahaya daripada setan. “Hawa nafsu yang ada pada kita ini ternyata lebih keji, lebih kejam, lebih jahat daripada 70 setan,” ujar pendakwah asal Blitar tersebut.

Selain dimaknai secara hakiki, sebagian ulama lain memahami hadis tersebut secara kiasan. Maksudnya, peluang untuk bermaksiat menjadi lebih kecil karena suasana Ramadan dipenuhi syiar kebaikan. Ibadah seperti puasa dan salat tarawih menjadi pengingat kuat bagi umat Islam untuk menahan diri.

Baca Juga:
Tips Hemat Lebaran: 11 Cara Mengatur Keuangan agar Tidak Boncos Setelah Idulfitri

Pendiri Lembaga Pengembangan Dakwah Al-Bahjah itu juga mengingatkan bahwa hawa nafsu tidak hanya berkaitan dengan syahwat, tetapi melibatkan seluruh anggota tubuh. Lidah yang terbiasa menggunjing di luar Ramadan, misalnya, tetap bisa melakukannya saat berpuasa jika tidak dikendalikan.

Hal yang sama berlaku pada pandangan mata maupun kebencian dalam hati. Jika tidak dilatih untuk dikontrol, kebiasaan buruk tersebut tetap akan muncul meski setan disebut dibelenggu. Ia menegaskan bahwa Ramadan sejatinya menjadi momentum melatih pengendalian diri.

“Mari kita memerangi hawa nafsu, sebab di bulan Ramadan setan sudah tidak berkiprah lagi. Akan tetapi, hawa nafsu kita yang sudah dilatih oleh setan bertahun-tahun jika tidak kita perangi, maka hawa nafsu ini akan mengajak kita kepada kehinaan,” pungkasnya. (*)

Baca Sebelumnya

RPH Surabaya Ambil Bagian di Garage Day 2026, Sediakan Protein Hewani Harga Terjangkau

Baca Selanjutnya

PAD Dispora Lebak 2024–2025 Lampaui Target, Optimistis Tembus Sasaran 2026

Tags:

Buya Yahya Maksiat Setan Hawa Nafsu ramadan

Berita lainnya oleh Siska Nabilah Qothrotun Nada

Gubernur Khofifah Resmikan Sarana Air Bersih di Bromo, Dukung Wisata Berkelanjutan dan Kenyamanan Pengunjung

13 April 2026 21:26

Gubernur Khofifah Resmikan Sarana Air Bersih di Bromo, Dukung Wisata Berkelanjutan dan Kenyamanan Pengunjung

Bismillah! Gubernur Khofifah Groundbreaking Jalur Lingkar Kaldera Tengger, Bromo Disiapkan Jadi Destinasi Wisata Kelas Dunia

13 April 2026 20:50

Bismillah! Gubernur Khofifah Groundbreaking Jalur Lingkar Kaldera Tengger, Bromo Disiapkan Jadi Destinasi Wisata Kelas Dunia

Muslimat NU Serukan Dunia Tanpa Perang, Khofifah dan Arifah Saksikan Deklarasi 9 Tuntutan ke PBB

13 April 2026 16:05

Muslimat NU Serukan Dunia Tanpa Perang, Khofifah dan Arifah Saksikan Deklarasi 9 Tuntutan ke PBB

Kota Surabaya dan Madiun Diprediksi Cerah Hari Ini, Cek Daerahmu Sekarang

13 April 2026 09:15

Kota Surabaya dan Madiun Diprediksi Cerah Hari Ini, Cek Daerahmu Sekarang

Cuaca Kota Probolinggo 12 April 2026 Diprakirakan Cerah, Surabaya Berawan

12 April 2026 08:00

Cuaca Kota Probolinggo 12 April 2026 Diprakirakan Cerah, Surabaya Berawan

Program 5 Juta per RW Disorot, TMP Surabaya Dorong E-Musrenbang Transparan dan Akses Terbuka

11 April 2026 20:40

Program 5 Juta per RW Disorot, TMP Surabaya Dorong E-Musrenbang Transparan dan Akses Terbuka

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar