Tes Farmakogenomik Solusi Pengobatan Personalized Berdasarkan Profil Genetik, Ini Penjelasannya

Jurnalis: Husni Habib
Editor: M. Rifat

12 Agt 2024 04:56

Thumbnail Tes Farmakogenomik Solusi Pengobatan Personalized Berdasarkan Profil Genetik, Ini Penjelasannya
Matthew Justyn selaku Product Specialist Prodia. (Foto: Husni Habib/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Dalam proses pengobatan banyak hal yang mempengaruhi proses penyembuhan pasien. Selain obat ada juga faktor genetik yang memegang peranan penting saat tubuh pasien bereaksi terhadap proses perawatan yang dilakukan dokter.

Matthew Justyn selaku Product Specialist Prodia mengatakan untuk memperoleh hasil kesehatan yang maksimal perlu dilakukan sejumlah tes, salah satu yang bisa dilakukan adalah tes farmakogenomik.

Tes ini merupakan gabungan dari 2 disiplin ilmu yakni farmakologi yang mempelajari terkait obat dan interaksinya pada tubuh, dan Genomic ilmu yang mempelajari tentang genetik.

"Sehingga bisa disimpulkan farmakogenomik adalah ilmu yang menganalisa terkait kecocokan obat berdadarkan profil genetik pasien," jelas Matthew, Minggu (11/8/2024).

Baca Juga:
RSUD-TP Abdya Pastikan Layanan Obat Tetap Berjalan Selama Libur Idulfitri

Matthew menambahkan jika sebelumnya dokter hanya melihat reaksi pasien terhadap suatu obat dari keluhan yang terlihat. Akan tetapi melalui tes farmakogenomik dokter bisa melihat lebih jelas melalui genetik pasien secara langsung.

"Nanti setelah melihat tes ini dokter bisa memberikan perawatan lebih tepat, efektif, dan ekonomis," tambahnya.

Foto dr.Valentinus selaku dokter spesialis syaraf. (Foto: Husni Habib/Ketik.co.id)dr.Valentinus selaku dokter spesialis syaraf. (Foto: Husni Habib/Ketik.co.id)

Sementara itu dr.Valentinus selaku dokter spesialis syaraf menuturkan dalam pengobatan penyakit tidak menular seperti stroke biasanya dokter akan memberikan obat pengencer darah, karena seperti yang kita tahu jika stroke merupakan penyakit yang disebabkan oleh penyumbatan darah.

Baca Juga:
Jangan Sampai Sakit Merusak Liburanmu, Siapkan 5 Obat Ini Sekarang!

Saat memberikan obat tersebut, ternyata respon tubuh pasien berbeda-beda. Hal ini disebabkan oleh komposisi genetiknya. Oleh sebab itu dengan adanya tes farmakogenomik ini dokter seperti memiliki manual book, sehingga proses pengobatan bisa lebih maksimal.

"Jadi dengan adanya tes kita bisa melihat, oh ternyata pasien ini cocoknya dengan obat ini. Karena kalau dipakai yang lain responnya kurang baik," tuturnya.

Dijelaskan juga bahwa pemeriksaan genomik cukup dilakukan satu kali seumur hidup dan dapat dilakukan o|eh individu berusia lebih dari 18 tahun. Hasil dari pemeriksaan genomik nantinya dapat dijadikan sebagai pegangan bagi seseorang untuk lebih mengetahui risiko penyakit dan langkah mitigasinya. 

"Farmakogenomik berguna untuk dapat memberikan obat sesuai personalized medicine, dimana seseorang perlu diterapi sesuai kecenderungan gen yang dimiliki," pungkasnya.(*)

Baca Sebelumnya

Jokowi-Prabowo Tinjau Langsung Progres Pembangunan IKN

Baca Selanjutnya

Pemetaan Isu di Kota Malang, Iwan Kurniawan Segera Kumpulkan OPD

Tags:

Tes farmakogenomik Profil genetik pasien Personalized medicine Farmakologi genomik Reaksi tubuh Obat Pengobatan stroke

Berita lainnya oleh Husni Habib

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

29 Juli 2025 11:08

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

28 Juli 2025 20:20

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

25 Juli 2025 22:00

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

25 Juli 2025 13:48

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

25 Juli 2025 12:32

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

24 Juli 2025 13:36

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H