Musim Pancaroba, Dosen Gizi Unair Ungkap Pentingnya Atur Pola Makan

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: Muhammad Faizin

27 Mei 2025 18:10

Thumbnail Musim Pancaroba, Dosen Gizi Unair Ungkap Pentingnya Atur Pola Makan
Ahli gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Unair, Dr Mahmud Aditya Rifqi SGz MSi. (Foto: Humas Unair)

KETIK, SURABAYA – Memasuki musim pancaroba, perubahan cuaca ekstrem dari panas ke hujan atau sebaliknya kerap memicu gangguan kesehatan, terutama flu, batuk, gangguan pencernaan, hingga penurunan daya tahan tubuh.

Menanggapi hal ini, dosen sekaligus ahli gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Airlangga (Unair), Dr Mahmud Aditya Rifqi SGz MSi memberikan pendapatnya.

Mahmud menyebut perubahan suhu dan kelembaban udara yang terjadi pada musim pancaroba dapat menyebabkan imun menurun, terlebih debu dan kotoran yang ada di udara dapat membawa bibit penyakit.

“Khususnya pada pernafasan, banyaknya debu yang mengandung bakteri, virus dan agen penyakit lainnya berpotensi menimbulkan Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA).

Apalagi dengan keadaan transisi dari musim hujan ke musim kemarau, suhu udara akan meningkat sehingga hidrasi yang cukup menjadi kunci menjaga kesehatan,” ungkapnya.

Mahmud menyebut dalam kondisi perubahan musim hujan ke kemarau, menjaga kebersihan khususnya pada hal higiene untuk menjaga diri dari kontaminasi virus dan bakteri melalui sentuhan.

Mencuci tangan dengan sabun menjadi langkah penting yang mampu membentengi diri dari paparan kuman penyakit.

“Bila perlu, memakai masker saat bepergian dapat menjadi salah satu tindakan preventif dalam mencegah masuknya agen penyakit melalui pernafasan," paparnya

"Tidak kalah pentingnya adalah melakukan aktivitas fisik secara rutin khususnya olahraga. Tidak perlu olahraga berat, yang penting teratur dan rutin sehingga dapat meningkatkan kebugaran tubuh,” imbuhnya.

Dalam mengatur pola makan, Mahmud menyebut bahwa konsumsi makanan dengan antioksidan seperti vitamin C disarankan untuk menambah imunitas tubuh.

Vitamin dan mineral bisa diperoleh melalui konsumsi buah dan sayur dalam porsi seimbang. Sumber protein juga perlu diperhatikan sebagai komponen pembentuk tubuh.

“Porsi makan perlu diperhatikan, karbohidrat sedang saja tidak perlu terlalu banyak. Makanan tinggi lemak juga harus dibatasi karena saat daya tahan tubuh lemah dapat menimbulkan masalah kesehatan. Karena itu konsep makanan seimbang dengan kebutuhan karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral haruslah diperhatikan,” ungkapnya.

Mahmud menyebut pola makan yang tidak teratur juga harus menjadi perhatian. Dalam jangka pendek pola makan tidak teratur dan sembarangan dapat menyebabkan Food Borne Disease, yaitu gejala keracunan akibat makan sembarangan.

Konsumsi gorengan juga perlu diperhatikan karena dalam jangka panjang dapat berakibat kadar kolesterol tinggi dan resiko penyakit jantung.

“Untuk mahasiswa, perhatikan pola istirahat yang cukup dan menghindari begadang. Selain itu, membawa botol minum bisa menjadi opsi untuk mencukupi kebutuhan air harian kurang lebih dua liter," terangnya.

"Tentunya hal tersebut harus diikuti dengan aktivitas fisik salah satunya berjalan kaki agar metabolisme pada tubuh berjalan lancar,” pungkasnya.(*)

Baca Juga:
Pendaftaran Jalur Mandiri Unair 2026 Dibuka: Ini Jadwal, Syarat dan Cara Daftarnya
Baca Juga:
UNAIR Gandeng Tiga RSUD, Perkuat Ekosistem Pendidikan Medis dan Layanan Kesehatan
Baca Sebelumnya

PT Suka Jadi Logam Terancam Ditutup Diduga Langgar Izin Lingkungan

Baca Selanjutnya

Kemendiktisaintek Siapkan Rp 1,8 Triliun untuk Dorong Riset dan Inovasi Kampus

Tags:

musim pancaroba perubahan cuaca Tips kesehatan Unair Ahli Gizi Unair Dr Mahmud Aditya tips dari Dosen Unair

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar