Kenali Penyebab Serangan Jantung yang Menyebabkan Bejo Sugiantoro Meninggal Dunia

Jurnalis: Fitra Herdian
Editor: Mustopa

26 Feb 2025 15:18

Thumbnail Kenali Penyebab Serangan Jantung yang Menyebabkan Bejo Sugiantoro Meninggal Dunia
Puluhan pelayat mengantarkan jenazah Bejo Sugiantoro ke TPU Geluran, Taman, Sidoarjo. (Foto: Fitra Herdian/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Kabar meninggalnya Bejo Sugiantoro di lapangan saat bermain sepak bola di Lapangan SIER Surabaya pada Selasa, 25 Februari 2025 cukup mengejutkan.

Bagaimana tidak, Bejo yang tidak menunjukkan tanda-tanda sakit ketika bermain sepak bola dengan cepat ambruk karena diduga terkena serangan jantung.

Kejadian atlet tiba-tiba tak sadarkan diri ketika berolahraga sebenarnya sudah sering terjadi, seperti yang dialami oleh pemain Timnas Denmark Christian Eriksen.

Ketika itu, Eriksen mendadak kolaps di lapangan saat pertandingan EURO 2020, saat laga Denmark melawan Finlandia pada Sabtu, 12 Juni 2021.

Baca Juga:
Bejo Sugiantoro Meninggal Usai Kolaps Saat Bermain Sepak Bola, Dokter Spesialis Jantung Ungkap Pentingnya Skrining Kesehatan

Tak hanya itu, atlet bulu tangkis Indonesia, Markis Kido juga tiba-tiba terjatuh tidak sadar di lapangan ketika bermain bulu tangkis.

Melansir situs Unair, Dr. Andrianto, dr., SpJP (K) FIHA, FAsCC, pakar ilmu penyakit jantung dan pembuluh darah Fakultas Kedokteran Unair menjelaskan, tingkat kolaps atlet setelah berolahraga kira-kira 5 persen lebih tinggi dari orang berusia 35 tahun atau lebih.

Penyebab serangan jantung pada atlet menurutnya diawali dengan adanya gangguan irama jantung seseorang.

"Dari berbagai laporan disebutkan serangan jantung koroner disertai komplikasi gangguan irama fibrilasi ventrikel atau kejang otot jantung adalah penyebab tersering dan kejadian ini menjadi 70 hingga 80 persen," jelasnya.

Baca Juga:
Trending Sepekan: Takziah Persib ke Rumah Bejo Sugiantoro hingga Lowongan Kerja Badak LNG

Selain diawali gangguan irama jantung, penyebab lainnya ada pada terbentuknya kerak pada pembuluh darah koroner akibat bertambahnya usia, riwayat keluarga meninggal mendadak, darah tinggi, kolesterol, merokok, diabetes, dan stres.

Pertolongan Pertama Serangan Jantung

Serangan jantung bisa terjadi pada siapa saja, memahami cara pertolongan pertama bisa mencegah korban meninggal dunia.

Melansir dari situs Siloam Hospitals, berikut ini adalah cara pertolongan pertama pada orang yang terkena serangan jantung.

1. Menelepon Ambulans

Cara pertama saat melihat ada saudara, teman, dan kerabat terkena serangan jantung dengan menelepon ambulans.

Saat menelepon ambulans, jelaskan pula kondisi pasien sejelas-jelasnya. Tujuannya agar tim medis dapat menginstruksikan pertolongan apa yang harus dilakukan, sambil menunggu tiba di lokasi.

2. Memberikan RJP (CPR)

Nah sembari menunggu ambulans tiba, di lokasi anda bisa melakukan pertolongan pertama dengan cardiopulmonary resuscitation (CPR) atau resusitasi jantung paru (RJP).

Apabila anda bingung bisa dipandu dengan tim medis yang sebelumnya ditelepon. CPR adalah salah satu upaya pertolongan gawat darurat secara medis untuk pasien henti jantung.

3. Memonitor Pasien
 
Langkah terakhir dengan memonitor kondisi pasien secara berkala, sambil menunggu ambulans dan tim medis tiba di lokasi.

Pemeriksaan berkala meliputi pernapasan, denyut nadi dan respons pasien terhadap suasana sekitar. (*)

Baca Sebelumnya

Pasar Murah Diserbu Warga, Harga Bapok di Pacitan Naik Jelang Ramadan

Baca Selanjutnya

PW Ansor Jatim Siap Kelola Lahan 45 Ribu Hektare untuk Perkuat Ketahanan Pangan

Tags:

Bejo Sugiantoro serangan jantung pertolongan pertama serangan jantung cpr bejo sugiantoro meninggal dunia

Berita lainnya oleh Fitra Herdian

2 Kali Kalah, Langkah Brunei Darussalam Semakin Berat di ASEAN U-17 Boys Championship 2026

14 April 2026 19:26

2 Kali Kalah, Langkah Brunei Darussalam Semakin Berat di ASEAN U-17 Boys Championship 2026

Lengkap! Ini Jadwal Seleksi Lowongan Kerja BLUD RSUD Dr Soetomo

14 April 2026 15:43

Lengkap! Ini Jadwal Seleksi Lowongan Kerja BLUD RSUD Dr Soetomo

BLUD RSUD Dr Soetomo Buka 31 Lowongan Pekerjaan, Cek Daftarnya di Sini!

14 April 2026 14:30

BLUD RSUD Dr Soetomo Buka 31 Lowongan Pekerjaan, Cek Daftarnya di Sini!

Persiapan Hadapi Madura United, Persebaya Surabaya Krisis Pemain

14 April 2026 14:21

Persiapan Hadapi Madura United, Persebaya Surabaya Krisis Pemain

RSUD Dr Soetomo Buka Lowongan Kerja, Pendaftaran Buka Hanya 3 Hari!

14 April 2026 12:20

RSUD Dr Soetomo Buka Lowongan Kerja, Pendaftaran Buka Hanya 3 Hari!

Kartu Nusuk Resmi Aktif di Embarkasi, Inilah Sistem Baru Haji 2026 yang Lebih Praktis

14 April 2026 11:05

Kartu Nusuk Resmi Aktif di Embarkasi, Inilah Sistem Baru Haji 2026 yang Lebih Praktis

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar