Trik Licik Agus Difabel NTB: Merendahkan Diri untuk Jerat Korban

Jurnalis: Ali Azhar
Editor: Muhammad Faizin

11 Des 2024 19:30

Thumbnail Trik Licik Agus Difabel NTB: Merendahkan Diri untuk Jerat Korban
Foto screenshot korban kelima dari Agus Buntung di podcast Close the Door oleh Deddy Corbuzier. (Foto: Deddy Corbuzier/YouTube)

KETIK, SURABAYA – Seorang pria difabel berinisial Agus asal Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi sorotan publik setelah diduga melakukan tindak pelecehan terhadap 15 wanita. Korban kelima mengungkapkan modus manipulatif yang dilakukan tersangka kepada Deddy Corbuzier dalam podcast Close the Door, Rabu, 11 Desember 2024.

Agus, seorang pria difabel yang dikenal dengan sebutan Agus Buntung, telah menggunakan strategi manipulasi emosional untuk mendekati korbannya. Dia kerap memanfaatkan kondisi fisiknya untuk membangkitkan rasa iba dan mengondisikan korban dalam situasi yang tidak nyaman.

Korban mengungkapkan bahwa Agus memulai aksinya di dua lokasi berbeda, yakni Taman Udayana dan Taman Sangkareang. Modusnya selalu sama: merendahkan diri sendiri dan memunculkan pernyataan bahwa dirinya tidak dihargai.

"Dia bilang, 'Pasti enggak dianterin, saya sering enggak dihargai. Ayo ke tempat lain, biar saya kasih imbalan,'" ungkap korban dalam pengakuannya.

Baca Juga:
Breaking News! Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia

 

Manipulasi Emosional yang Sistematis

Korban menjelaskan bahwa Agus kerap menggunakan kalimat-kalimat yang bersifat emotif untuk menarik simpati. Dia membeli minuman atau makanan untuk korban, kemudian secara berkala mengeluarkan pernyataan yang merendahkan dirinya sendiri.

"Dia bilang, 'Tapi kamu enggak menghargai saya, saya sedih,'" tambah korban.

Baca Juga:
Deddy Corbuzier Digugat Cerai Sang Istri

 

Kronologi Pelecehan

Setelah berada di Taman Sangkareang, Agus membawa korban ke sebuah penginapan dengan dalih ingin mengantarkan pulang. Namun, korban justru merasa terjebak dalam situasi yang tidak nyaman.

"Saya terus meminta keluar kamar dan akhirnya kami bertengkar," kenang korban.

Penjaga homestay akhirnya turun tangan dan meminta korban untuk segera pergi. Untungnya, teman korban berhasil menjemputnya setelah insiden tersebut.

Kasus Agus Buntung ini membuka diskusi serius tentang kekerasan dan pelecehan yang dapat terjadi pada siapa pun, terlepas dari kondisi fisik pelaku. (*)

Baca Sebelumnya

Dirut PT KAI Cek Kesiapan Angkutan Nataru di Stasiun Gubeng Surabaya

Baca Selanjutnya

HUT ke-67 Pertamina, FSPPB Dukung Kemandirian Energi dan Perkuat Solidaritas

Tags:

Pengakuan korban kelima Agus Buntung Close the Door Deddy Corbuzier

Berita lainnya oleh Ali Azhar

FJ Surabaya Luncurkan Program Mitra UMKM, Lindungi Pedagang dari Jerat Pungli Preman

17 April 2026 12:00

FJ Surabaya Luncurkan Program Mitra UMKM, Lindungi Pedagang dari Jerat Pungli Preman

Film Layak Dicintai, Bukan Ditakuti oleh Mereka yang Terpaksa

14 April 2026 05:20

Film Layak Dicintai, Bukan Ditakuti oleh Mereka yang Terpaksa

Unair Terima 2.506 Mahasiswa Baru Lewat SNBP 2026, Termasuk 806 Penerima KIP Kuliah

2 April 2026 18:11

Unair Terima 2.506 Mahasiswa Baru Lewat SNBP 2026, Termasuk 806 Penerima KIP Kuliah

Sapa Mojokerto! Ciputra Film Festival Gandeng Studio Cerita Bawa Semangat 'See The Unseen'

28 Maret 2026 14:00

Sapa Mojokerto! Ciputra Film Festival Gandeng Studio Cerita Bawa Semangat 'See The Unseen'

Ngabubucin, Cara Baru Ngabuburit ala Ciputra Film Festival di Mall Surabaya

14 Maret 2026 21:15

Ngabubucin, Cara Baru Ngabuburit ala Ciputra Film Festival di Mall Surabaya

Momentum 7 Tahun, GEKRAFS Kabupaten Probolinggo Apresiasi Dukungan Bupati Gus Haris

28 Januari 2026 19:01

Momentum 7 Tahun, GEKRAFS Kabupaten Probolinggo Apresiasi Dukungan Bupati Gus Haris

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend