Sejak Usia 3 Tahun, Ayah Surabaya Tega Aniaya Anak Kandung yang Disabilitas

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: Muhammad Faizin

4 Okt 2024 15:12

Thumbnail Sejak Usia 3 Tahun, Ayah Surabaya Tega Aniaya Anak Kandung yang Disabilitas
Ilustrasi penganiayaan pada anak yang dilakukan ayah. (Foto: Freepik)

KETIK, SURABAYA – Miris, seorang ayah asal Surabaya berinisial DN (36 tahun) menganiaya buah hatinya, JD yang memiliki kondisi disabilitas. Sang ayah tega melakukan perbuatan keji itu sejak sang anak berumur 3 tahun hingga saat ini usianya menginjak 11 tahun.

JD memiliki bekas luka di sekujur tubuhnya, membuatnya sakit tak hanya fisik tapi juga mental.

Perbuatan kasar DN terhenti setelah dilaporkan ke Polrestabes Surabaya. Ibu korban CK mengatakan kondisi anaknya yang disabilitas ini kerap tantrum menjadi salah satu pemicu mengapa suaminya tak sabar dan terus-terusan melakukan penganiayaan.

“Anak saya kadang marah-marah tanpa sebab seperti tantrum. Papanya tipe nggak bisa mengendalikan emosi. Jadi gampang terpancing,” katanya pada Kamis 3 Oktober 2024.

Tamparan demi tamparan yang melayang ke tubuh korban dari tangan sang ayah membuatnya memiliki luka yang membekas.

“Ditampar, ada bekasnya,” tutur CK.

Sebagai seorang ibu, dia mengaku telah menasehati suaminya agar tak menganiaya buah hatinya yang berkebutuhan khusus sehingga perlu perlakuan istimewa.

“Saya sudah nasehati, kalau anak ini nggak bisa dididik dengan cara seperti itu. Dia nggak paham, mau dipukul sampai mati juga nggak ngerti,” jelasnya.

Tak tahan melihat perlakuan suaminya ke anaknya selama delapan tahun lamanya, CK lantas melaporkan tindakan kekerasan ini ke Polrestabes Surabaya pada 10 Juni 2024.

Kini, DN telah diamankan dan ditahan di Mapolrestabes Surabaya sejak Sabtu (28/9/2024) kemarin. “Sudah ditangani,” terang CK.

Dia berharap, peristiwa yang terjadi di keluarga kecilnya agar menjadi contoh bagi masyarakat lain agar tak mengalami perlakuan serupa.

“Ini jadi pembelajaran. Untuk orangtua lainnya yang punya anak berkebutuhan khusus supaya nggak mendidik dengan cara seperti itu,” pungkasnya. (*) 

Baca Juga:
Armuji Penuhi Panggilan Polisi, Ini Penjelasan Wawali Surabaya
Baca Juga:
Cegah Curanmor, Polisi Pasang Alarm Motor Gratis Disambut Senang Warga
Baca Sebelumnya

Anggaran Rp5,8 Miliar Siap Dialokasikan untuk Perbaikan Sekolah Rusak di Kota Malang

Baca Selanjutnya

Polres Blitar Kota Autopsi Jenazah Siswa MTs Al Mahmud yang Tewas Akibat Lemparan Kayu Berpaku

Tags:

Ayah surabaya ayah aniaya anak ayah aniaya anak disabilitas Polrestabes Surabaya

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H