Polda Jatim Ringkus 4 Tersangka Penipuan Seleksi ASN di Kemenkumham

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: Muhammad Faizin

19 Jan 2024 07:59

Thumbnail Polda Jatim Ringkus 4 Tersangka Penipuan Seleksi ASN di Kemenkumham
Jumpa pers pengungkapan kasus penipuan dan penggelapan pada seleksi CASN Kemenkumham 2023 oleh Polda Jatim. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Direskrimum Polda Jatim berhasil meringkus 4 tersangka penipuan dan penggelapan atau seleksi CASN Kemenkumham 2023.

Tersangka tersebut adalah YH (51), FS (61), M (52) dan N (61). Keempat tersangka menjanjikan korban bisa lolos seleksi untuk menjadi ASN asalkan membayar sejumlah uang. Padahal keempat tersangka tersebut bukan berasal dari ASN.

Korban tersebut terbagi 3 gelombang, gelombang pertama 20 orang, kedua 62 orang dan ketiga ada 21 orang.

Wakil Direktur Kriminal Umum (Wadirkrimum) Polda Jatim AKBP Piter Yanottama menjelaskan, terbongkarnya kasus ini berawal dari adanya laporan polisi pada tanggal 20 Maret 2023.

"Kasus ini berawal dari adanya pendaftaran adanya seleksi ASN Kemenkumham, gelombang pertama, 20 orang dari Kemenkumham namun hasilnya gagal. Tersangka YH mengiming-imingi sanggup memunculkan 20 orang masyarakat yang gagal tersebut adanya formasi susulan," tutur Pieter saat jumpa pers di Markas Polda Jatim, Jumat (19/1/2024).

Para korban tersebut tergiur karena iming-iming dari YH, tersangka menerima uang Rp. 1,384 miliar untuk mengurus 20 orang yang ingin masuk kembali menjasi ASN di lingkungan Kemkumhan.

"YH menyampaikan kepada korban bahwa untuk masuk ke formasi susulan di lingkungan Kemenkumham hanya membayar Rp 150 juta untuk lulusan SMA dan Rp 200 juta untuk lulusan sarjana," ungkap Piter.

Namun faktanya, setelah membayar tersebut, 20 korban tidak ada yang dinyatakan lulus.

Lalu selanjutnya, YH mengenalkan FS, tersangka mengaku memiliki link untuk memasukkan ASN di pemerintahan kabupaten/kota.

Piter menjelaskan bahwa FS memperkenalkan N dan M yang mengaku dapat memasukkan ASN di Kementerian Agama dengan harga yang lebih murah.

Foto Barang bukti dari tersangka penipuan ASN. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)Barang bukti dari tersangka penipuan ASN. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)

"Menerima uang dari korban sebesar Rp 3,250 miliar untuk 62 orang yang ingin masuk menjadi ASN," tuturnya.

Demi meyakinkan korban, FS menujukkan NIP dan profil kepegawaian atas nama LF dan TR yang diperoleh tersangka N yang kemudian dikirimkan kepada korban melaui whatssapp.

'Untuk meyakinkan kepada korban, tersangka N membuat NIK palsu, ada 2 orang ini NIP dipalsukan," ucap Piter.

Baca Juga:
Penemuan Jenazah di Bawah Jembatan Tol Wonocolo Surabaya, Tim 112 Segera Evakuasi


Selanjutnya tersangka M, mengaku bisa memasukkan ASN di Kementerian Agama dengan biaya lebih murah yaitu Rp 150 juta.

Foto Salah satu tersangka penipuan CASN yang ditangkap oleh Polda Jatim. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)Salah satu tersangka penipuan CASN yang ditangkap oleh Polda Jatim. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)

"Tersangka M ini mengaku memiliki akses di Kementerian Agama dengan harga yang lebih murah, menerima uang korban sebesar Rp 4,1 miliar agar 21 korban bisa menjadi ASN di Kementerian Agama. Namun Tidak ada satupun, masyarat yang menjadi ASN," terang Piter.

Terhadap berkas perkara, kedua tersangka YH dan FS sudah dikirimkan ke kejaksaan pada tanggal 2 Januari 2024. Pasal yang dipersangkakan Pasal 378 KUHP dan Pasal 372 KUHP pidana penjara paling lama 4 tahun atau pidana denda Rp. 500 juta.

Maka dari itu, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto mengungkapkan masyarakat harus berhati-hati terhadap modus penipuan dalam seleksi ASN.

"Hati-hati terhadap aksi sepak terjang yang mengiming-imingi menjadi ASN dengan cara yang instan," pungkas Dirmanto.(*)

Baca Juga:
Kota Surabaya dan Malang Diprakirakan Cerah 14 April 2026, Cek Info Cuaca Jawa Timur
Baca Sebelumnya

Persiapan Harlah di GBK Capai 99 Persen, Khofifah Santuni 500 Anak Yatim untuk Pendiri NU dan Muslimat

Baca Selanjutnya

Cara Memasak Telur Rebus Agar Matang dengan Sempurna

Tags:

Direskrium Polda Jatim penipuan seleksi ASN calo CASN 2023 4 tersangka diringkus Polda Jatim surabaya penggelapan seleksi ASN

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H