Mafia Tanah di Surabaya Kian Mekhawatirkan, Albert Kuhon: Kita Harus Berani Melawan

Jurnalis: Moch Khaesar
Editor: M. Rifat

22 Mei 2024 01:39

Thumbnail Mafia Tanah di Surabaya Kian Mekhawatirkan, Albert Kuhon: Kita Harus Berani Melawan
Albert Kuhon menunjukkan kinerja dari mafia tanah di Surabaya, Rabu (22/5/2024). (Foto: Khaesar/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Kasus mafia tanah di Surabaya kian merebak. Hal ini membuat beberapa masyarakat menilai kasus mafia tanah sangat kejam bahkan tidak pandang bulu memakan korban.

Itu membuat wartawan senior Albert Kuhon membuat Focus Group Discussion (FGD) membahas masalah mafia tanah di Surabaya.

"Mafia tanah ini tidak pandang bulu musuhnya dari kalangan tidak punya sampai berduit semua dia lawan dengan satu tujuan untuk menguasai tanah tersebut," ucap Albert Kuhon, Selasa (21/5/2024).

Dengan acara ini, Albert ingin mengajak masyarakat Surabaya untuk memberantas mafia tanah dan jaringan.

Baca Juga:
Putusan PTUN Surabaya Inkracht, Kuasa Hukum Bupati Situbondo Buka Suara

"Jaringan ini sudah merambah ke berbagai bidang, mulai penegak hukum, hakim maupun dari pihak pemerintah seperti lurah, camat atau pun bupati bisa saja masuk dalam jaringan ini," bebernya.

Karena kekejaman para pelaku mafia tanah, Albert berharap adanya hukuman yang membuat para pelaku memiliki rasa jera. "Kalau bisa dihukum seberat-beratnya," ucapnya.

Usai dihukum berat, dirinya juga meminta pemerintah untuk mengubah undang-undang agar lebih jelas. "Selain itu kita harus berani melawan para mafia tanah ini kalau bisa kita ganyang mafia tanah," jelas Albert.

Ada indikasi sekelompok ahli hukum dan pemodal yang bekerja sama dengan aparat penegak hukum untuk memperalat warga dan merebut lahan secara licik dari pemiliknya yang sah.

Baca Juga:
Dua Terdakwa Pengedar 511 Gram Sabu di Palembang Divonis 10 Tahun Penjara

"Modus operandi mafia tanah ini mencakup pembuatan surat keterangan palsu melalui kerja sama dengan aparat kelurahan, kemudian menggunakan surat-surat palsu tersebut di pengadilan, hingga merekayasa kasus untuk merampas hak atas tanah dari pemiliknya yang membeli secara sah," ucap Dr. Ronsen Pasaribu yang merupakan mantan Direktur Konflik Badan Pertanahan Nasional.

Sedangkan, Prof. Dr. Hotman M. Siahaan yang merupakan guru besar sosiologi Universitas Airlangga Surabaya menegaskan bahwa banyak kekerasan agraria mengalami kebuntuan di Indonesia.

Bentuk kolusi berbagai pihak yang terdiri dari penjahat, pemilik modal, perangkat hukum, penguasa, dan pihak lain seringkali bersikukuh menggunakan peraturan hukum yang melahirkan kekerasan agraria.

"Dalam berbagai sengketa, hasil kolusi komplotan mafia tanah sering mengakibatkan pertarungan yang tidak seimbang antara kekuatan hukum dengan kalangan masyarakat atau rakyat yang membeli tanahnya melalui proses yang benar dan dengan itikad baik," katanya. (*)

Baca Sebelumnya

Kejari Aceh Barat Geledah Kantor BPKD Terkait Dugaan Korupsi Pajak Lebih dari Rp5 Miliar

Baca Selanjutnya

Penembakan Orang Tidak Dikenal Terjadi Dua Hari Beruntun di Tol Sidoarjo-Surabaya-Gresik, Pelaku Masih Diburu

Tags:

Mafia Tanah ganyang mafia tanah mafia mafia tanah di Surabaya Pengadilan HUKUM

Berita lainnya oleh Moch Khaesar

Bantu Pembangunan Sumber Daya, UWKS Kerja Sama dengan Dua Daerah

24 Oktober 2025 20:01

Bantu Pembangunan Sumber Daya, UWKS Kerja Sama dengan Dua Daerah

Banyak Lansia Alami Osteoartritis Lutut, Ini yang dilakukan Dosen FK Unusa

22 Oktober 2025 19:30

Banyak Lansia Alami Osteoartritis Lutut, Ini yang dilakukan Dosen FK Unusa

Kasus Pesta Seks di Hotel Ngagel Surabaya, Polisi: Bukan Motif Uang tapi Sensasi dan Kesenangan

22 Oktober 2025 19:04

Kasus Pesta Seks di Hotel Ngagel Surabaya, Polisi: Bukan Motif Uang tapi Sensasi dan Kesenangan

Restoran Indonesia Ini Jadi Solusi Mencari Makanan Halal di Sydney Australia

20 Oktober 2025 06:05

Restoran Indonesia Ini Jadi Solusi Mencari Makanan Halal di Sydney Australia

GEGER! 34 Pria Digerebek Pesta Gay di Hotel Surabaya, Siapa Dalangnya?

19 Oktober 2025 12:38

GEGER! 34 Pria Digerebek Pesta Gay di Hotel Surabaya, Siapa Dalangnya?

[FOTO] Momen Persija Berpesta di Markas Persebaya

18 Oktober 2025 22:41

[FOTO] Momen Persija Berpesta di Markas Persebaya

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H