Ditipu WO Abal-Abal, Puluhan Calon Pengantin Lapor ke Polrestabes Surabaya

Jurnalis: Moch Khaesar
Editor: Rahmat Rifadin

3 Agt 2025 09:34

Thumbnail Ditipu WO Abal-Abal, Puluhan Calon Pengantin Lapor ke Polrestabes Surabaya
Sejumlah calon pengantin korban penipuan WO abal-abal lapor Polrestabes Surabaya, Sabtu, 2 Agustus 2025. (Foto: Khaesar/Ketik)

KETIK, SURABAYA – Sebanyak 75 orang didominasi calon pengantin dan vendor acara pernikahan, melaporkan kasus dugaan penipuan yang dilakukan pemilik akun Instagram @asrinaaa_mua ke Polrestabes Surabaya, Sabtu 2 Agustus 2025.

Modus pelaku diduga menawarkan paket rias pengantin dan bundling wedding organizer (WO) dengan harga miring, namun kemudian mangkir jelang hari pelaksanaan.

Salah satu korban, Reika Riznoladewi atau Rere, mengungkapkan kecurigaan muncul hanya dua hari menjelang hari H pernikahan.

“Awalnya saya baru tahu kalau kena tipu itu H-2 sebelum acara. Setelah itu saya coba cari tahu, sampai saya datangi rumahnya, tapi tidak ada respons. Sudah ngobrol juga sama orangnya, tetap tidak ada kejelasan dan itikad baik,” ujar Rere saat ditemui usai melapor ke Polrestabes Surabaya, Sabtu, 2 Agustus 2025.

Baca Juga:
Penemuan Jenazah di Bawah Jembatan Tol Wonocolo Surabaya, Tim 112 Segera Evakuasi

Rere mengaku tergiur paket bundling rias pengantin dan perlengkapan yang ditawarkan Asrina. Ia sempat melakukan pembayaran DP hingga pelunasan, dengan total kerugian mencapai Rp9.200.000.

“Ini sebenarnya bukan WO, tapi MUA. Tapi dia memang menawarkan paket bundling juga,” jelasnya.

Menurut Rere, korban lainnya juga mengalami nasib serupa, meski jumlah kerugian berbeda-beda. “Ada yang DP Rp8 juta, ada juga yang lebih besar, terutama yang vendor. Kabarnya total korban bisa sampai 90 orang,” tambahnya.

Banyak korban awalnya mengenal Asrina lewat Instagram dan TikTok. Salah satu korban lain, Reka Kusmala Dewi (24), tertarik karena harga paketnya jauh lebih murah dibandingkan harga pasar. “Awalnya saya nggak curiga, soalnya dia cukup aktif di story Instagram dan TikTok. Tapi setelah pelunasan, dia jadi slow respon,” ungkap Reka.

Baca Juga:
Kota Surabaya dan Malang Diprakirakan Cerah 14 April 2026, Cek Info Cuaca Jawa Timur

Menjelang hari pernikahan, Reka mulai resah karena tidak kunjung mendapat gambaran jelas soal rangkaian acara. “H-2 dia baru bilang ada kendala. Tapi saya juga nggak tahu kendalanya apa, habis itu dia hilang,” katanya.

Usai acara, Reka sempat mendatangi rumah Asrina di kawasan Tenggilis, Surabaya, dan bertemu langsung. Namun Asrina hanya diam dan menangis, tanpa memberi penjelasan memadai.

“Dia nangis, tapi ya tangisan dia nggak seberapa dibanding tangisan saya waktu acara,” kata Reka lirih.

Bukan hanya calon pengantin, beberapa vendor yang bekerja sama dengan Asrina juga mengalami kerugian. Salah satunya adalah Wahyu, pemilik vendor WBP Fotografi.

“Penipuannya, kami belum dibayar untuk job-job sebelumnya. Total ada 9 job di bulan Juni, nilainya sekitar Rp27 sampai Rp28 juta,” ungkap Wahyu.

Awalnya Wahyu sempat percaya, sebab kerja sama di tahun sebelumnya berjalan lancar. Namun sejak pertengahan Juni, pembayaran macet. Wahyu sempat mendapat alasan klise dari Asrina bahwa klien belum melunasi pembayaran.

“Ternyata kami cek, klien sudah membayar lunas. Tapi uangnya tidak disalurkan ke kami,” jelasnya.

Selain vendor fotografi, sejumlah vendor dekorasi, backdrop, dan tenda juga dilaporkan ikut menjadi korban.

Menurut informasi yang dihimpun korban, saat ini Asrina diduga berada di Palembang. Awalnya ia berjanji kembali ke Surabaya pada 13 Juli, namun hingga kini tidak muncul.

“Yang kami harapkan, uang kami dikembalikan. Untuk yang sudah terlaksana pun, pembayaran vendor segera dibereskan,” tutur Wahyu.

Sebagian korban sudah membuat laporan resmi ke Polrestabes Surabaya, diterima pada Sabtu, 2 Agustus 2025. “Hari ini yang datang laporan sekitar 11 sampai 12 orang. Total korban sekitar 90-an. Nanti kami dipanggil lagi sebagai saksi untuk penyelidikan lebih lanjut,” tambah Wahyu.

Hingga saat ini, akun Instagram @asrinaaa_mua yang digunakan pelaku untuk menawarkan jasa masih aktif, meski jarang diperbarui. Para korban pun berharap aparat kepolisian segera menangani kasus ini, agar tidak ada korban-korban baru yang terjerat janji manis paket wedding murah di media sosial. (*)

Baca Sebelumnya

Jelang HUT ke-80 RI, Korem 083/Bdj Lakukan Pengecatan Perahu Nelayan Sendangbiru

Baca Selanjutnya

Zulkifli Hasan Sambangi Ponpes Al Utsmani, Isyarat Gus Baqir Jadi PAN Bondowoso?

Tags:

Korban penipuan WO WO abal-abal @asrinaaa_mua abal-abal   calon pengantin Polrestabes Surabaya kejahatan di Surabaya surabaya

Berita lainnya oleh Moch Khaesar

Bantu Pembangunan Sumber Daya, UWKS Kerja Sama dengan Dua Daerah

24 Oktober 2025 20:01

Bantu Pembangunan Sumber Daya, UWKS Kerja Sama dengan Dua Daerah

Banyak Lansia Alami Osteoartritis Lutut, Ini yang dilakukan Dosen FK Unusa

22 Oktober 2025 19:30

Banyak Lansia Alami Osteoartritis Lutut, Ini yang dilakukan Dosen FK Unusa

Kasus Pesta Seks di Hotel Ngagel Surabaya, Polisi: Bukan Motif Uang tapi Sensasi dan Kesenangan

22 Oktober 2025 19:04

Kasus Pesta Seks di Hotel Ngagel Surabaya, Polisi: Bukan Motif Uang tapi Sensasi dan Kesenangan

Restoran Indonesia Ini Jadi Solusi Mencari Makanan Halal di Sydney Australia

20 Oktober 2025 06:05

Restoran Indonesia Ini Jadi Solusi Mencari Makanan Halal di Sydney Australia

GEGER! 34 Pria Digerebek Pesta Gay di Hotel Surabaya, Siapa Dalangnya?

19 Oktober 2025 12:38

GEGER! 34 Pria Digerebek Pesta Gay di Hotel Surabaya, Siapa Dalangnya?

[FOTO] Momen Persija Berpesta di Markas Persebaya

18 Oktober 2025 22:41

[FOTO] Momen Persija Berpesta di Markas Persebaya

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar