Opop Expo 2023 Dongkrak Ekonomi Pondok Pesantren dari Kecil hingga Besar

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: M. Rifat

10 Nov 2023 12:15

Thumbnail Opop Expo 2023 Dongkrak Ekonomi Pondok Pesantren dari Kecil hingga Besar
Salah satu stand di OPOP Expo 2023, (10/11/2023) (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Pemprov Jatim terus melakukan percepatan untuk terus mengentas kemiskinan dengan program unggulan One Pesantren One Product (OPOP) Provinsi Jawa Timur. Opop Jatim menggelar Expo di Masjid Al-Akbar Surabaya.

OPOP Expo 2023 digelar pada 9 hingga 12 November 2023 dan 52 stand yang ikut meramaikan pameran ini.

Dalam kesempatan ini, juga digelar Pasar Murah, pelatihan kewirausahaan digital oleh OPOP Academy, klinik pembiayaan syariah berupa layanan konsultasi oleh Bank Jatim Syariah, serta klinik pelayanan usaha dan bisnis forum oleh Bank Indonesia.

Dijelaskan oleh salah satu stand dari Pesantren Azidan Al-Barokah Kota Probolinggo sebagai Pengurus Diah Retno Purwanti mengungkapkan bahwa program OPOP sangat berdampak untuk pesantrennya yang masih memiliki sedikit santri.

Baca Juga:
Kisah Haru Abd Qodir, Santri Yatim Piatu di Sampang yang Gigih Belajar di Tengah Keterbatasan Biaya

Foto Pesantren Azidan Al-Barokah Kota Probolinggo sebagai Pengurus Diah Retno PurwantiPesantren Azidan Al-Barokah Kota Probolinggo sebagai Pengurus Diah Retno Purwanti (Foto: Shinta/Ketik.co.id)

"OPOP sangat-sangat meningkatkan apalagi bagi pesantren-pesantren kecil seperti saya, untuk pesantren besar ini semakin menginspirasi untuk pesantren kecil agar memiliki produk yang berkembang," tuturnya pada Ketik Media, Jumat (10/11/2023).

Diah menjelaskan produk yang ditampilkam di OPOP Expo 2023 ini berupa makanan yaitu keripik pisang Gedang Koe, gantungan kunci santri, Carmasta dan produk hijab.

"Ini yang saya berdayakan ada santrinya, seperti gantungan kunci dari alumni santri, hijab dari alumni santri dan keripik dari santri. Kalau produk unggulan dari pesantren kami ini Gedang Koe," tutur Bu Nyai ini.

Baca Juga:
Menko Zulkifli Hasan Kunjungi Ponpes Al-Rosyid Bojonegoro, Bahas Ketahanan Pangan dan MBG

Menurutnya, keberhasilan program OPOP yang digagas oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sangat berhasil karena terbukti pesantren mampu memiliki produk unggulan yang memiliki daya saing tinggi.

"3 pilar yaitu santripreneur, sosiopreneur dan pesantrenpreneur itu membuat berdaya selain di lingkungan pesantren itu sendiri tetapi juga berdampak bagi masyarakat sekitar," jelas Sekjen OPOP Probolinggo ini.

Foto Produk batik tulis dari Kopontren AL-Asy'ariyah PP Miftahul Ulum. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)Produk batik tulis dari Kopontren AL-Asy'ariyah PP Miftahul Ulum. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)

Terbukti, penjualan produk unggulan Diah naik cukup signifikan tembus penjualan hingga 90 persen, maka dari itu Diah berharap agar acara OPOP Expo bisa digelar setiap satu tahun sekali.

"Jadi pesantren-pesantren yang mau maju berkembang itu banyak, acara semacam ini bisa digelar setiap tahun sekali," tuturnya.

Selain produk makanan, di OPOP Expo 2023 juga banyak tersedia berbagai macam produk baju, kaligrafi dan sarung.

Pengunjung juga ramai karena OPOP Expo 2023 didatangi oleh para pendiri Ponpes, para pengasuh hingga santri dan santriwati juga sangat antusias untuk melihat lihat produk unggulan di setiap Ponpes yang ada di Jatim. (*)

Baca Sebelumnya

Usung Semangat Hari Pahlawan, FISIP Universitas Brawijaya Canangkan Zona Integritas

Baca Selanjutnya

Fani Nurul Fadilah, Finalis Duta Kesehatan Jabar 2023 Dorong Angka Penurunan Stunting

Tags:

OPOP Expo 2023 Pesantren santri Masjid Al-Akbar Surabaya Azidan Al-Barokah

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar