Jatim-Sulteng Cetak Sejarah! Transaksi Misi Dagang Gubernur Khofifah Tembus Rp1,54 Triliun

Jurnalis: Martudji
Editor: Aziz Mahrizal

19 Okt 2025 11:25

Thumbnail Jatim-Sulteng Cetak Sejarah! Transaksi Misi Dagang Gubernur Khofifah Tembus Rp1,54 Triliun
Gubernur Khofifah pimpin Misi Dagang Jatim- Sulawesi Tengah. (Foto: Biro Adpim Pemprov Jatim)

KETIK, SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kembali menorehkan prestasi. Bersama tim, dalam gelaran Misi Dagang dan Investasi antara Provinsi Jawa Timur dengan Provinsi Sulawesi Tengah, total transaksi mencapai angka fantastis Rp1.542.632.334.000.

Angka ini tercatat hingga pukul 17.00 WITA pada acara yang digelar di Best Western Plus Coco, Kota Palu, Sabtu, 18 Oktober 2025. Total transaksi perdagangan antar dua provinsi ini meningkat lebih dari 14 kali lipat dibandingkan misi dagang sebelumnya pada 23 Februari 2022 lalu, yang tercatat senilai Rp104,92 miliar.

"Alhamdulillah, saat ditutup pukul 17.00 WITA total transaksi mencapai Rp1,542 triliun lebih. Tercatat Jatim menjual Rp1,297 triliun lebih dan membeli dari Sulteng senilai Rp245,09 miliar. Ini menjadi starting point kita untuk membangun penguatan bersama semua sektor," ucap Gubernur Khofifah. 

Misi Dagang Jatim-Sulteng di Palu merupakan gelaran kesembilan yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) sepanjang tahun 2025, sekaligus misi dagang ke-45 selama kepemimpinan Gubernur Khofifah Indar Parawansa.

Baca Juga:
Gubernur Khofifah Resmikan Sarana Air Bersih di Bromo, Dukung Wisata Berkelanjutan dan Kenyamanan Pengunjung

Gubernur Khofifah menyebut capaian transaksi fantastis ini adalah bukti tingginya potensi ekonomi dari penjual (seller) dan pembeli (buyer) kedua provinsi. Sejumlah komoditas unggulan asal Jatim yang menjadi primadona transaksi antara lain: bahan bangunan, benih tanaman hortikultura, susu dan olahan daging, daging sapi, pakan ikan dan udang, daging dan karkas ayam, mesin las dan mesin pengurai sabut kelapa, buah apel dan jeruk, beras, tepung mocaf, gula merah (brown sugar), dan alat olahraga.

Sebaliknya, pelaku usaha Jatim juga mencatat pembelian sejumlah komoditas unggulan Sulawesi Tengah, seperti kopi arabika natural, kelapa bulat, ikan kembung, tuna, dan bandeng, kelapa dan kemiri, serta rotan asalan.

Khofifah menjelaskan, capaian ini memperkuat posisi neraca perdagangan Jatim yang surplus terhadap Sulteng. Berdasarkan data Perdagangan Antar Wilayah 2022, total nilai perdagangan Jatim dengan Sulawesi Tengah mencapai Rp4,693 triliun. Angka ini terdiri dari nilai beli (bongkar dari Sulteng) sebesar Rp1,357 triliun dan nilai jual (muat ke Sulteng) sebesar Rp3,336 triliun.

"Artinya, neraca perdagangan Jatim terhadap Sulawesi Tengah surplus sebesar Rp1,978 triliun," ujarnya.

Baca Juga:
Bismillah! Gubernur Khofifah Groundbreaking Jalur Lingkar Kaldera Tengger, Bromo Disiapkan Jadi Destinasi Wisata Kelas Dunia

Lima komoditas utama yang dijual Jatim ke Sulteng adalah motor dan generator DC berdaya ≤37,5 watt 29,85 persen, tembakau dan produk pengganti tembakau 22,17 persen, ubin dan paving keramik 12,55 persen, lori crane dan mobil derek 8,99 persen, serta trailer dan semi-trailer lainnya 4,50 persen.

“Secara keseluruhan, kelima komoditas utama ini berkontribusi sebesar 78 persen terhadap total penjualan Jawa Timur ke Sulawesi Tengah,” jelasnya.

Sedangkan, lima komoditas utama yang mendominasi pembelian Jatim dari Sulteng antara lain tanaman bahan wewangian, farmasi, dan insektisida 91,52 persen, kakao 1,91 persen, kayu gelondongan non-konifera 1,88 persen, barang dari plastik untuk pengemasan 1,77 persen, buah-buahan tropis dan subtropis 1,74 persen. Kelima komoditas ini menyumbang 97,6 persen dari total pembelian Provinsi Jatim.

Jatim tercatat memiliki total 293 Desa Devisa yang telah mendapat Surat Keputusan (SK) dari Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI). Melalui SK ini, Desa Devisa akan memperoleh berbagai nilai tambah, seperti pembinaan, penguatan desain sesuai tren pasar, penguatan modal, dan akses pasar.

"Sulteng memiliki kain tenun dan kain songket yang saya rasa akan memiliki kekuatan atau potensi untuk dijadikan Desa Devisa. Nantinya akan mendapatkan penguatan berupa akses market, penguatan modal, desain sesuai tren kebutuhan pasar," jelasnya.

Potensi lain yang juga diminati adalah penguatan Perhutanan Sosial. Khofifah meyakini Perhutanan Sosial di Sulteng masih bisa ditingkatkan lebih luas dan besar volumenya. 

Selebihnya, kekuatan baru yang juga sangat berpotensi adalah Durian Musang King yang berhasil tumbuh subur di Sulteng. Ia menuturkan, 85 persen Durian Musang King di Jatim masih dipenuhi dari impor. Sedangkan, hasil Durian Musang King di Sulteng telah mampu merambah pasar Ekspor. 

"Sangat dimungkinkan, melalui pertemuan ini kemudian membuka pintu perdagangan baru, dimana Durian jenis Musang King dari Sulteng sangat potensial," ucapnya optimis, sambil mengucap terimakasih dan berharap Provinsi Sulteng akan bertandang ke Jatim untuk melakukan misi dagang serupa. 

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid optimistis kerja sama antara Sulteng dan Jatim dapat terjalin.

Anwar Hafid menilai Sulawesi Tengah memiliki potensi besar, namun masih memerlukan pendampingan dan peningkatan kualitas untuk memaksimalkan potensi tersebut.

"Terima kasih kepada Ibu Gubernur Khofifah yang telah menginisiasi kerjasama ini sehingga disamping punya potensi, kita juga bisa berkembang lebih baik lagi," ujar Gubernur Anwar. 

Pihaknya mengaku senang karena bisa bertemu dan belajar langsung dengan Gubernur Khofifah. Ia mencontohkan, potensi Durian Musang King di Sulteng dapat dikembangkan lebih lanjut untuk mendapat nilai tambah.

Di kesempatan itu, juga dilakukan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara OPD Jatim dengan OPD Sulteng sebagai penguatan sinergi dan kolaborasi antar kedua daerah. Penandatanganan dilakukan oleh Disperindag Prov Jatim dan Prov Sutleng, Dinas Koperasi, UKM Prov Jatim dan Sulteng, Dinas Kelautan dan Perikanan Prov Jatim dan Prov. Sulteng, Dinas Peternakan Prov Jatim dengan Dinas Perkebunan dan Peternakan Prov Sulteng, dan Dinas Perkebunan Prov Jatim dengan Dinas Perkebunan dan Peternakan Prov Sulteng.

Kemudian Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Prov Jatim dengan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Prov. Sulteng, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Prov. Jatim dengan Dinas Pangan Daerah Prov. Sulteng, Dinas PMD Provinsi Jatim dan Sulteng, Dinas Kehutanan Jatim dan Sulteng, DPMPTSP Jatim dan Sulteng serta Diskominfo Jatim dan Sulteng. Penandatangan PKS juga dilakukan antara KADIN, HIPMI, IWAPI dan FORKAS dari Prov. Jatim dan Sulteng.

Sebagai informasi, dalam Misi Dagang Jatim-Sulteng juga mencatatkan nilai transaksi tertinggi oleh beberapa pelaku usaha. Diantaranya antara Asosiasi Pelaku Usaha Peternakan Jatim asal Mojokerto dengan Asosiasi Pelaku Usaha Peternakan Sulteng asal Kota Palu dengan komoditi Susu Sapi, Daging Ayam, Daging Sapi dan Daging olahan senilai Rp 919 Miliar per tahun. Kemudian CV. RUM SEAFOOD dengan CV. ANDI FITRI REZKIANA dengan komoditi 900 ton ikan kembung, 720 ton tuna loin dan 300 ton bandeng senilai Rp 96,3 Miliar per tahun. (*)

Baca Sebelumnya

Proyek Jalan di Lebak Diduga Asal Jadi, Baru Sebulan Sudah Retak dan Ambles

Baca Selanjutnya

Kolaborasi UC dan Savannah College of Art and Design Perkuat Inovasi Mahasiswa Lintas Disiplin

Tags:

Gubernur Jatim Gubernur Sulawesi Tengah Misi Dagang Jatim Sulteng Khofifah Jawa timur misi dagang Gubernur Khofifah

Berita lainnya oleh Martudji

Setelah Terbakar, Bangunan Sayap Barat Gedung Negara Grahadi Dipulihkan

2 April 2026 10:30

Setelah Terbakar, Bangunan Sayap Barat Gedung Negara Grahadi Dipulihkan

Kualitas SDM Terus Meningkat! Gubernur Khofifah: Jatim Terbanyak Lolos SNBP 7 Tahun Berturut-turut

1 April 2026 12:20

Kualitas SDM Terus Meningkat! Gubernur Khofifah: Jatim Terbanyak Lolos SNBP 7 Tahun Berturut-turut

Gubernur Khofifah Ajak BPN Jatim Percepat Pemetaan LSD dan Sertifikasi Tanah, Jaga Lahan Pangan di Tengah Pesatnya Industri Jatim

31 Maret 2026 14:34

Gubernur Khofifah Ajak BPN Jatim Percepat Pemetaan LSD dan Sertifikasi Tanah, Jaga Lahan Pangan di Tengah Pesatnya Industri Jatim

LKPJ Tahun Anggaran 2025! Gubernur Khofifah Beber Capaian Kinerja RKPD Jatim, Tembus 98,33 Persen

30 Maret 2026 21:09

LKPJ Tahun Anggaran 2025! Gubernur Khofifah Beber Capaian Kinerja RKPD Jatim, Tembus 98,33 Persen

Disaksikan Menteri LH, Gubernur Khofifah Teken Perjanjian Kerja Sama Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik dengan 7 Bupati/Wali Kota

29 Maret 2026 11:27

Disaksikan Menteri LH, Gubernur Khofifah Teken Perjanjian Kerja Sama Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik dengan 7 Bupati/Wali Kota

Dihadiri Kepala BNPB, Gubernur Jatim dan BPBD Gelar Rakor Antisipasi Kekeringan dan Bencana Hidrometeorologi

27 Maret 2026 21:06

Dihadiri Kepala BNPB, Gubernur Jatim dan BPBD Gelar Rakor Antisipasi Kekeringan dan Bencana Hidrometeorologi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar