Harga Cukai Rokok Naik, Gapero Khawatir Peredaran Rokok Ilegal Makin Marak

Jurnalis: Moch Khaesar
Editor: Mustopa

24 Jan 2024 11:25

Thumbnail Harga Cukai Rokok Naik, Gapero Khawatir Peredaran Rokok Ilegal Makin Marak
Ilutrasi harga cukai rokok naik (ilutrasi: Rihad/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Pemerintah menaikkan tarif cukai hasil tembakau (CHT) rata-rata sebesar 10 persen per 1 Januari 2024 yang berdampak terhadap meningkatnya harga rokok. Hal ini membuat Gabungan Perusahaan Rokok (Gapero) Jawa Timur khawatir akan banyak rokok ilegal.

"Kenaikan CHT ini mau tidak mau harus kita terima, meskipun sebenarnya kondisi industri rokok saat ini sedang mengalami penurunan drastis. Banyak perusahaan rokok yang resmi justru mengalami kebangkrutan,” kata Ketua Gabungan Perusahaan Rokok (Gapero) Jawa Timur Sulami Bahar, Rabu (24/1/2024).

Sulami berharap ke depan dalam membuat kebijakan tarif cukai, pemerintah harus memperhatikan kondisi lapangan dan mempertimbangkan daya beli konsumen. "Kenaikan juga harus berdasarkan inflasi dan roadmap," sambungnya.

Sulami memprediksi industri rokok akan semakin terpuruk tahun 2024, terlebih dengan maraknya rokok ilegal.

“Kami meminta kepada pemerintah agar benar-benar serius memberantas rokok ilegal. Apalagi dengan adanya PP nomor 53 yang mengubah semuanya," Sulami menambahkan.

"Jika dulunya peredaran rokok ilegal didenda 8 kali nilai cukai yang ditemukan atau hukuman 8 atau 4 tahun. Tetapi sekarang diubah, hanya didenda 4 kali nilai cukai yang ditemukan,” terangnya.


Sementara itu Kepala Dinas Perkebunan Jatim Heru Suseno mengatakan produksi tembakau di Jawa Timur sangat luar biasa, dan berkontribusi 45 persen terhadap nasional

Baca Juga:
Hendak Tangkap Pengedar Sabu, Polres Madiun Kota Justru Berhasil Ringkus Peredaran Rokok Ilegal

Menurutnya pendapatan cukai terbesar ada di Jawa Timur. Meski demikian, ia mengaku, kebijakan pemerintah mengenai peraturan rokok yang semakin ketat juga memengaruhi pasar tembakau di Indonesia.

Ia juga menyebut minimnya kemitraan petani hingga lemahnya peran kelompok tani membuat harga jual tembakau di pasaran tidak stabil, karena posisi tawar yang rendah.

Kendala lainnya dalam mengembangkan pertanian tembakau di Jatim adalah para petani didominasi oleh kelompok usia 45 tahun ke atas.

Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim menyebutkan bahwa petani milenial di bawah usia 35 tahun hanya 8 persen.

"Hal ini menjadi kekhawatiran serius terhadap keberlangsungan perekonomian khususnya pertanian," jelasnya.(*)

Baca Juga:
Hapus Stigma Ilegal, DPR Dukung Kemenkeu Bina Pelaku Usaha Rokok Rumahan
Baca Sebelumnya

Merusak Lingkungan, Gen Z Kediri Soroti Marak Baliho Caleg Terpasang di Pohon

Baca Selanjutnya

KPU Kota Malang Pastikan Logistik Pemilu Siap Packing

Tags:

Cukai Rokok rokok rokok elektrik cukai Gapero Jatim

Berita lainnya oleh Moch Khaesar

Bantu Pembangunan Sumber Daya, UWKS Kerja Sama dengan Dua Daerah

24 Oktober 2025 20:01

Bantu Pembangunan Sumber Daya, UWKS Kerja Sama dengan Dua Daerah

Banyak Lansia Alami Osteoartritis Lutut, Ini yang dilakukan Dosen FK Unusa

22 Oktober 2025 19:30

Banyak Lansia Alami Osteoartritis Lutut, Ini yang dilakukan Dosen FK Unusa

Kasus Pesta Seks di Hotel Ngagel Surabaya, Polisi: Bukan Motif Uang tapi Sensasi dan Kesenangan

22 Oktober 2025 19:04

Kasus Pesta Seks di Hotel Ngagel Surabaya, Polisi: Bukan Motif Uang tapi Sensasi dan Kesenangan

Restoran Indonesia Ini Jadi Solusi Mencari Makanan Halal di Sydney Australia

20 Oktober 2025 06:05

Restoran Indonesia Ini Jadi Solusi Mencari Makanan Halal di Sydney Australia

GEGER! 34 Pria Digerebek Pesta Gay di Hotel Surabaya, Siapa Dalangnya?

19 Oktober 2025 12:38

GEGER! 34 Pria Digerebek Pesta Gay di Hotel Surabaya, Siapa Dalangnya?

[FOTO] Momen Persija Berpesta di Markas Persebaya

18 Oktober 2025 22:41

[FOTO] Momen Persija Berpesta di Markas Persebaya

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar