Bangkitkan Ekonomi, Gubernur Khofifah Luncurkan Program 1000 Santri 

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: M. Rifat

26 Des 2022 07:39

Thumbnail Bangkitkan Ekonomi, Gubernur Khofifah Luncurkan Program 1000 Santri 
Peluncuran program 1.000 Santri One Pesantren One Product (OPOP) Digipreneur di Dyandra Convention Center, Surabaya. (Foto: Humas Pemprov Jatim) 

KETIK, SURABAYA – Untuk mewujudkan kemandirian ekonomi umat, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meluncurkan program 1.000 Santri One Pesantren One Product (OPOP) Digipreneur di Dyandra Convention Center, Surabaya, Kamis (22/12) malam. 

Peluncuran 1000 Santri OPOP Digipreneur ini menjadi implementasi komitmen Gubernur Khofifah dalam hal mewujudkan peningkatan kualitas pendidikan di Jatim khususnya dalam hal pengembangan entrepreneurship di lingkungan pesantren. 

"Lewat peluncuran 1.000 Santri OPOP Digipreneur ini, kita ingin mencetak generasi santri mandiri yang mampu menjawab tantangan di masa depan khususnya era ekonomi digital," tegas Khofifah. 

"Karena program ini akan mengawinkan potensi santri dengan potensi kewirausahaan. Bahkan bukan hanya santrinya saja yang nantinya akan mendapatkan multiplier effect tapi juga pesantrennya dan lingkungan di sekitar pesantren," lanjutnya. 

Baca Juga:
Reyog Diakui UNESCO, Khofifah Perkuat Ekosistem dan Regenerasi Seniman Menuju Panggung Dunia

Lebih lanjut mantan Menteri Sosial ini menegaskan bahwa program OPOP Digipreneur yang diberikan pada Santri Jatim akan menyiapkan mereka untuk akrab dengan media digital khususnya internet. Sebab, teknologi menjadi hal yang tak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia saat ini. 

Ini semakin kuat dengan prediksi Jack Ma, founder Alibaba, yang menyebutkan bahwa di tahun 2030 mendatang pelaku UMKM dunia 99 persen akan bergerak akan dunia online. Dan dari jumlah itu, 85 persennya akan melakukan kegiatan jual beli nya lewat e-commerce. 

"Jadi menguasai teknologi dan internet adalah sebuah keniscayaan. Ini menjadi starting point kita untuk menyiapkan 1000 santri OPOP untuk masuk pada digital entrepreneur. Kita sendiri harus membangun komitmen menyiapkan seluruh infrastruktur yang kita miliki untuk ini," imbuh orang nomor satu Jatim itu. 

Sejauh ini, pelatihan 1.000 santri digipreneur sudah berjalan di dua kabupaten di Jawa Timur. Yakni Kabupaten Banyuwangi dan Mojokerto dengan masing-masing jumlah santri yang dilatih adalah 100 peserta. 

Baca Juga:
Jatim Resmi Batasi Penggunaan Gadget di Sekolah! Khofifah: Perkuat Karakter dan Interaksi Sosial Murid

Dalam program ini para santri akan dibekali bimtek sebagai bekal agar mereka memiliki keberanian, percaya diri, dan cakap untuk mendirikan sebuah usaha rintisan atau start up kewirausahaan. 

Tidak hanya itu, para santri juga akan mendapatkan materi fundamental entrepreneur, fundamental digital marketing dan media, serta fundamental desain komunikasi visual.  

"Targetnya adalah 10 SMK dalam 1 kabupaten. Yang menjadi challenge adalah santri ini unik. Mereka di pesantren tidak boleh membawa handphone dan tidak boleh pakai internet, maka kita akan cari format sekolah yang memiliki lab komputer," tegasnya. 

Pihaknya berharap dengan diluncurkannya program 1.000 Santri OPOP Digipreneur ini, akan mempercepat kebangkitan Jawa Timur. 

Khususnya juga diharapkan kemajuan dan peningkatan kualitas pendidikan kewirausahaan di pesantren semakin meningkat. 

"Semoga peluncuran hari ini akan memberikan manfaat besar bagi pengembangan pendidikan entrepreneurship di kalangan pesantren di Jawa Timur," pungkas Gubernur Khofifah. (*)

Baca Sebelumnya

Calli Mera, Resto Nuansa Pegunungan Berkonsep Little Santorini

Baca Selanjutnya

God of War Ragnarok Menangkan Game of The Year 

Tags:

Gubernur Jawa Timur Khofifah OPOP santri Digipreneur

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar