Waspada! Sesar Kendeng di Jatim Bisa Picu Gempa Bumi Seperti di Myanmar

Jurnalis: Samsul HM
Editor: Mustopa

29 Mar 2025 21:53

Thumbnail Waspada! Sesar Kendeng di Jatim Bisa Picu Gempa Bumi Seperti di Myanmar
Peta Sesar Kendeng yang melintas di Jawa Timur dan Jawa Tengah (Foto: BMKG)

KETIK, SURABAYA – Gempa bumi tektonik dengan magnitudo 7,6 di Mandalay, Myanmar, Jumat, 28 Maret 2025 pukul 13.20 waktu stempat menarik perhatian Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG). Gempa tersebut menewaskan sekitar 1.008 orang dan puluhan gedung yang rusak berat.

Berdasarkan analisis divisi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG disebutkan bahwa berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposentrumnya tergolong jenis gempa bumi dangkal. Gempa bumi tersebut terjadi akibat sesar Besar Sagaing. 

“Hasil analisis mekanisme sumber gempa menunjukan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme mendatar (strike-slip),” kata Dr. Daryono dalam rilis yang dikirim ke Geofisika Nganjuk.

Haryono menyebutkan, gempa di Myanmar tidak berpotensi tsunami. “Gempa ini tidak mempengaruhi kewilayahan Indonesia. Masyarakat agar tetap tenang,” katanya. 

Baca Juga:
Prakiraan Cuaca Hari Ini, Selasa 14 April 2026: Jakarta dan Bandung Cerah

Diperoleh keterangan dari Geofisika Stasiun Nganjuk, sesar Kendeng di wilayah provinsi Jawa Timur merupakan sesar aktif. Sesar ini mempunyai jalur dari Jawa Timur hingga Jawa Tengah sepanjang 64 km.

Seperti diketahui, berdasarkan pemodelan blok, sesar Kendeng aktif. Panjang sesar tercatat mulai dari Jawa Timur hingga Jawa tengah.a

“Bergerak setiap tahun dengan kecepatan gerak sebesar 5 mm/tahun” kata Ihsan Bagus Fahad Arafat, pengamat Meteorologi dan Geofisika, Stasiun Geofisika Nganjuk, yang dihubungi Ketik.co.id, Sabtu, 29 Maret 2025. 

Sesar Kendeng aktif di wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah yang terpantau BMKG meliputi Kabupaten Bojonegoro, Madiun, Nganjuk, Jombang, Lamongan, Mojokerto, Sidoarjo dan Kota Surabaya. 

Baca Juga:
Kota Surabaya dan Malang Diprakirakan Cerah 14 April 2026, Cek Info Cuaca Jawa Timur

Sesar Kendeng memiliki panjang sekitar 64 km. Sesar yang meliputi sembilan daerah tersebut dibagi menjadi tiga segmen yaitu, segmen Cepu, Waru dan Kota Surabaya. 

Adanya sesar di daerah tersebut di atas berpotensi memicu gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 6,5 -7.0 di sekitar Kota Surabaya. Bila terjadi gempa bumi magnitudonya mendekati gempa di Myanmar.

Pergerakan sesar Kendeng memang memiliki potensi untuk bergerak dan memicu gempa bumi. Sedangkan pergerakan sesar Kendeng waktunya belum bisa dipastikan.(*)

Baca Sebelumnya

Provokator Pembacokan yang Menewaskan Jimmy di Ketapang Laok Belum Ditangkap

Baca Selanjutnya

[FOTO] Kebersamaan Puteri Indonesia Jawa Barat Lintas Generasi di Acara Bukber

Tags:

BMKG Sesar gempa Myanmar

Berita lainnya oleh Samsul HM

Detik-detik Menegangkan OTT Bupati Tulungagung, Gatut Sempat Bersembunyi di Mobil

12 April 2026 10:20

Detik-detik Menegangkan OTT Bupati Tulungagung, Gatut Sempat Bersembunyi di Mobil

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Jadi Tersangka Kasus Pemerasan di KPK, Uang Haram Mengalir ke Forkopimda

12 April 2026 06:45

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Jadi Tersangka Kasus Pemerasan di KPK, Uang Haram Mengalir ke Forkopimda

Dinilai Mengancam Kebebasan Pers, AJI Desak Pencabuatan SK Komdigi tentang Pembatasan Konten

8 April 2026 12:20

Dinilai Mengancam Kebebasan Pers, AJI Desak Pencabuatan SK Komdigi tentang Pembatasan Konten

Zodiak Aries dan Taurus Panen Keberuntungan di Bulan April 2026

6 April 2026 18:14

Zodiak Aries dan Taurus Panen Keberuntungan di Bulan April 2026

Iran Klaim Tembak Jatuh F-35 AS, Pilot Hilang Diduga Bersembunyi

5 April 2026 08:04

Iran Klaim Tembak Jatuh F-35 AS, Pilot Hilang Diduga Bersembunyi

Hujan Lebat Diprediksi Masih Terjadi di Wilayah Jatim Selama April 2026

4 April 2026 17:00

Hujan Lebat Diprediksi Masih Terjadi di Wilayah Jatim Selama April 2026

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar