Wali Kota Surabaya Surati Komdigi, Minta Blokir Koin Jagat

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: Aziz Mahrizal

13 Jan 2025 19:30

Headline

Thumbnail Wali Kota Surabaya Surati Komdigi, Minta Blokir Koin Jagat
Fenomena pencari Koin Jagat di Taman Ujung Galuh, Surabaya. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Beberapa fasilitas umum (fasum) rusak akibat banyaknya masyarakat yang penasaran Aplikasi Koin Jagat yang tersebar di taman-taman Kota Surabaya. Beberapa tanaman juga dengan sengaja diinjak-injak oleh para pencari Koin Jagat.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, tindakan tegas harus segera dilakukan untuk menghentikan para pencari Koin Jagat. Sebab, melalui video yang beredar banyak dari pemburu koin merusak fasum hingga memanjat pagar rumah warga. Hal tersebut membuat warga terganggu dan resah.

"Saya meminta tolong kepada Komdigi (Kementerian Komunikasi dan Digital) untuk diblokir. Karena ini tidak mendidik sama sekali, tapi malah merusak fasum yang ada di Kota Pahlawan. Surat akan segera diluncurkan, yang seperti ini harus dilawan," ujar Eri setelah meninjau MBG pada Senin 13 Januari 2025.

Demi mencegah kerusakan yang lebih besar, Eri meminta jajaran Satpol PP Kota Surabaya agar lebih memperketat keamanan dan menindak tegas pencari Koin Jagat yang terbukti merusak fasum ataupun rumah warga.

Baca Juga:
Pemkot Terapkan Kebijakan Surabaya Tanpa Gawai di Malam Hari

"Kepada jajaran Pemkot juga sudah saya sampaikan kalau menemukan videonya (pencari koin yang merusak fasum) segera dilaporkan," jelas Eri Cahyadi.

Selain mengerahkan Satpol PP, pihaknya juga telah melaporkan para pemburu Koin Jagat yang terbukti merusak fasum kepada pihak kepolisian.

"Kami sudah memiliki bukti video-video terkait yang meresahkan. Sudah kami laporkan melalui teman-teman Satpol PP, hari ini akan saya lakukan pengecekan kembali," tegas Eri Cahyadi.

Foto Para pencari Koin Jagat yang menginjak tanaman di Taman Ujung Galuh. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)Para pencari Koin Jagat yang menginjak tanaman di Taman Ujung Galuh. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)

Baca Juga:
IKM Surabaya Sumbang Ekspor Senilai 2,73 Juta Dolar AS, Lampaui Target Awal

Menurutnya, fenomena pencarian Koin Jagat harus segera dihentikan karena banyak merusak fasum maupun perorangan dan menyebabkan kerugian.

"Ini meresahkan sampai ada rumah warga yang pagarnya dipanjat karena mencari koin. Tamanku juga rusak semua. Saya akan mencari dan kejar terus orang-orang yang merusak dan mengganggu kedamaian Kota Surabaya," jelasnya.

Eri mengecam para penyebar Koin Jagat yang dinilai tidak bertanggungjawab dan membuat kegaduhan di beberapa wilayah. Baginya, apabila ingin berbuat kebaikan dapat dilakukan atau disalurkan melalui lembaga-lembaga sosial yang tersertifikasi.

"Kalau memang ingin memberikan amal sedekah bisa ditaruh di pondok pesantren, panti asuhan atau disalurkan kepada fakir miskin dan orang-orang membutuhkan. Jangan disebar ngawur begitu bisa membahayakan orang lain," imbuhnya

Terakhir, Ia mengimbau kepada para pencari Koin Jagat untuk segera menghentikan aksinya.

"Saya katakan hentikan pencarian koin di Kota Surabaya, karena ini meresahkan masyarakat," pungkasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Kuota Haji Indonesia 2025 Sebanyak 221 Ribu Jemaah

Baca Selanjutnya

GPI Blitar Siap Laporkan Dugaan Korupsi Rumdin Wabup ke Presiden Prabowo

Tags:

Koin Jagat Aplikasi Koin Jagat Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi koin jagat Surabaya Taman Ujung Galuh

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar