KETIK, SURABAYA – Tim Call 112, BPBD Surabaya, Tim Gerak Cepat Dukuh Pakis dan posko pusat tanggapi laporan darurat di Kawasan Banyu Urip Wetan terkait bantuan untuk evakuasi jenazah dari rumah lantai dua pada 22 September 2026 pukul 22.43 WIB.
Sebelum diturunkan, jenazah dilakukan pemeriksaan medis terlebih dahulu dengan bantuan Tim Gerak Cepat Dukuh Pakis.
Setelah dinyatakan meninggal dunia, terlihat Lilik Pujianto sebagai Tim Rescue BPBD Surabaya langsung siapkan rencana untuk menurunkan jenazah dari lantai dua dikarenakan medan yang sempit dan tangga turun yang curam sehingga membutuhkan peralatan dan pemikiran yang lebih.
Setelah menyiapkan strategi, Tim Rescue turut mendoakan jenazah dan meminta persetujuan keluarga untuk menurunkan jenazah.
Lilik Pujianto bersama Tim Rescue saat mengatur strategi penurunan jenazah dari lantai dua agar aman bagi semua pihak (Tangkap layar Instagram @call112surabaya)
Lalu, petugas langsung menurunkan almarhum secara perlahan dan menggunakan perlengkapan penyelamatan khusus dengan memperhatikan keamanan petugas serta kondisi di lokasi.
Dengan strategi yang disiapkan Tim Rescue dan keterlibatan koordinasi sejumlah petugas, jenazah dapat diturunkan dengan aman di tengah keterbatasan akses.
Penanganan yang dilakukan hingga malam hari menunjukkan kesiapsiagaan petugas dalam merespons laporan masyarakat.
Melalui layanan Call 112, warga Surabaya dapat melaporkan kondisi darurat yang membutuhkan bantuan petugas selama 24 jam.
Tak hanya itu, koordinasi antarpetugas juga menjadi faktor penting evakuasi berjalan lancar dan aman bagi semua pihak meskipun dengan akses yang terbatas. (*)
