Tak Kuat Bayar Biaya Persalinan Rp2 Juta, Ibu di Surabaya dan Bayinya "Disandera" Klinik

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: Mustopa

4 Feb 2025 09:57

Thumbnail Tak Kuat Bayar Biaya Persalinan Rp2 Juta, Ibu di Surabaya dan Bayinya "Disandera" Klinik
Potret Siti Ayu, ibu di Surabaya dan bayinya di Klinik kawasan Asemrowo. (Foto: KTM)

KETIK, SURABAYA – Seorang ibu di Surabaya harus menelan pil pahit setelah bayinya yang baru lahir "disandera" oleh sebuah klinik bersalin di Kawasan Asemrowo. Penyebabnya karena belum mampu melunasi biaya persalinan.

Ibu tersebut bernama Siti Ayu (23) melahirkan secara normal pada Sabtu, 1 Februari 2025 pukul 11.04 WIB.

Sementara bayinya ini berjenis kelamin laki-laki dan diberi nama Bima Febrianu dengan berat 3 kg dan panjang 50 cm. Bima merupakan anak pertama dengan suaminya bernama Febri (36).

Hal ini diungkap oleh Komunitas Tolong Menolong (KTM)  yang mendengar informasi itu lantas menebus biaya persalinan sebesar Rp1.100.000 setelah dapat potongan biaya. Awalnya biayanya sebesar Rp2.161.000.

Komunitas ini melakukan pendampingan agar surat-surat kependudukan si bayi yang baru dilahirkannya dapat terbit, mengingat status pernikahannya adalah tidak resmi atau nikah siri.

Ketua KTM Daniel Lukas Rorong mengungkapkan, ibu yang malang tersebut dibantu oleh Pak Camat dan staf dari Kecamatan Pabean Cantikan sesuai dengan Kartu Tanpa Penduduk (KTP).

"Akan dibantu untuk pengurusan hingga penerbitan akte lahirnya si bayi," kata Daniel.

Tak hanya itu, Camat dan Staf Kecamatan Pabean Cantikan juga sudah membantu mengaktifkan kepesertaan BPJS yang dimiliki Siti Ayu yang sempat tidak aktif karena tidak pernah dipantau statusnya oleh yang bersangkutan.

"Dari sinilah, permasalahan ini muncul, karena BPJS-nya sudah tidak aktif, sehingga status Ibu Siti Ayu masuk sebagai pasien umum ketika akan melakukan persalinan di klinik tersebut," jelas Daniel.

Setelah KTM membayar tagihan sebesar Rp1.100.000, akhirnya Siti Ayu pun bisa membawa pulang bayinya ke rumah kos-kosannya di kawasan Tambak Asri, Kecamatan Krembangan, Surabaya.

Mereka diantar sendiri oleh Daniel Lukas Rorong, Ketua KTM memakai mobil pribadinya.

Sementara Bidan AF selaku pemilik klinik bersalin, saat bertemu dengan pasangan suami istri (pasutri) ini meminta maaf jika ada miskomunikasi antara pihaknya dengan orang tua bayi.

"Kami tidak menahan. Kalau memang ada kesulitan pembiayaan, pasti pihak kami akan membantu seperti yang sudah seringkali kami lakukan pada pasien-pasien tidak mampu sebelum-sebelumnya," tegas Bidan AF.

"Kami juga meminta maaf jika ada pelayanan kami yang kurang berkenan. Kami juga akan evaluasi internal," jelasnya.

Permasalahan ini juga terdengar sampai di telinga Armuji, Wakil Wali Kota Surabaya, yang langsung terjun ke lokasi untuk membantu menyelesaikan, baik dari sisi klinik bersalin maupun orang tua si bayi.

Armuji juga sempat memberikan donasi yang dimasukkan dalam amplop dan diserahkan pada ibu si bayi sesaat sebelum meninggalkan lokasi.

Armuji juga akan berusaha bantu pekerjaan pada ayah dari bayi ini, mengingat saat ini tidak memiliki pekerjaan setelah dikeluarkan dari tempatnya bekerja pada Desember 2024 lalu sebagai cleaning service.

Sehingga untuk bertahan hidup, ayah dari bayi ini menjadi pengamen di traffict light Veteran, Gresik.

Saking tidak adanya biaya sama sekali untuk membayar persalinan, pasutri ini juga memiliki tunggakan bayar kos-kosan sebesar Rp600.000 selama dua bulan.(*)

Baca Juga:
RSUD Sleman Resmikan Klinik Gagal Jantung, Upaya Perkuat Layanan Kardiovaskular di Yogyakarta

Baca Juga:
Warga Sampang Keluhkan Pemindahan Faskes BPJS Kesehatan Secara Sepihak
Baca Sebelumnya

Pilihan Makin Beragam! Unesa Resmi Buka 22 Prodi Baru Tahun Ini

Baca Selanjutnya

PKL di Jalan Samadi Kota Batu Ditertibkan

Tags:

ibu surabaya Klinik klinik Asemrowo ibu surabaya disandera klinik Siti Ayu Komunitas Tolong Menolong Daniel Lukas Rorong

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar