Surabaya Hadapi Cuaca Panas dan Angin Kencang, Waspada Risiko Kebakaran

Jurnalis: Husni Habib
Editor: Mustopa

9 Agt 2024 08:15

Thumbnail Surabaya Hadapi Cuaca Panas dan Angin Kencang, Waspada Risiko Kebakaran
Cuaca Kota Surabaya yang sedang terik dan panas. (Foto: Husni Habib/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Memasuki puncak musim kemarau di bulan Agustus, Cuaca Kota Surabaya terasa semakin panas. Tidak hanya itu, angin kencang juga cukup sering bertiup dibandingkan sebelumnya yang disebabkan oleh angin timuran.

Kooordinator Prakirawan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Maritim Tanjung Perak Ady Hermanto menjelaskan, fenomena cuaca panas tersebut masih dalam tahap normal, suhu Kota Surabaya saat ini berkisar 34-35 derajat celsius. 

Akan tetapi, ia menghimbau untuk tetap waspada, lantaran potensi terjadinya cuaca ekstrem masih tetap ada di tengah puncak musim kemarau hingga bulan September mendatang.

"Kejadian ekstrem masih kita pantau terus dalam 2-3 hari ke depan. Namun secara klimatologis suhu udara tidak begitu naik secara tajam. Tapi mohon diwaspadai," jelas Ady, Jumat (9/8/2024).

Baca Juga:
Selamat Capt! Rizky Ridho Resmi Jadi Ayah, Bagikan Momen Gendong Sang Buah Hati

Terkait potensi La Nina untuk Kota Surabaya cukup rendah. Walaupun beberapa wilayah di Jawa Timur berpotensi mengalami hujan di tengah musim kemarau.

Kondisi angin saat musim kemarau di Surabaya akan mengalami peningkatan dari biasanya karena pengaruh tekanan tinggi dari Samudera Hindia.

"Potensi hujan memang ada di beberapa wilayah tapi tidak di Surabaya bahkan bisa dikatakan sangat rendah curah hujan saat musim puncak kemarau ini," tambahnya.

"Untuk kecepatan angin sendiri mencapai 15 knot, memang diatas dari normal yang biasanya 10-12 knot," imbuhnya.

Baca Juga:
Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

Karena kondisi angin yang lebih kencang dari biasanya Ady menyarankan kepada masyarakat untuk tidak membakar sampah atau membuang puntung rokok sembarangan. Penting untuk diwaspadahi resiko terjadinya bencana kebakaran karena hembusan angin yang kencang.

"Masyarakat diimbau tidak membuang putung rokok dan membakar sampah sembarang. Ditakutkan api akan membesar karena hembusan angin kencang," pungkasnya.(*)

Baca Sebelumnya

Ini 4 Rute Menuju IKN dan Moda Transportasi yang Bisa Digunakan

Baca Selanjutnya

Muhammad Yunus Resmi Jadi PM Bangladesh Gantikan Sheikh Hasina

Tags:

surabaya cuaca panas Angin kencang Risiko Kebakaran Musim Kemarau BMKG La Nina Hujan

Berita lainnya oleh Husni Habib

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

29 Juli 2025 11:08

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

28 Juli 2025 20:20

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

25 Juli 2025 22:00

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

25 Juli 2025 13:48

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

25 Juli 2025 12:32

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

24 Juli 2025 13:36

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar