Soroti Kejanggalan APBD 2025, Massa Aksi Surabaya Klaim Dapat Intervensi Preman

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: Mustopa

25 Sep 2025 22:31

Thumbnail Soroti Kejanggalan APBD 2025, Massa Aksi Surabaya Klaim Dapat Intervensi Preman
Koordinator Lapangan Solidaritas Pemuda-Mahasiswa Merah Putih Aksi, A. Sholeh. (Foto: Shinta Miranda/Ketik)

KETIK, SURABAYA – Aksi demonstrasi yang digelar Solidaritas Pemuda-Mahasiswa Merah Putih (SPM-MP) Jawa Timur berlangsung panas di depan Kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, Kamis 25 September 2025.

Ratusan massa turun ke jalan menyoroti dugaan kejanggalan sejumlah pos belanja dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Surabaya 2025 yang dianggap berpotensi merugikan masyarakat.

Selama tiga jam berorasi, massa akhirnya ditemui sejumlah pejabat Pemkot. Hadir di antaranya Asisten Pemerintahan dan Kesra, M. Fikser, Sekretaris Bappedalitbang, Dwija Wardhana, Kepala Bakesbangpol, Tundjung Iswandaru, serta Kepala Satpol PP, M. Zaini.

Namun, jalannya aksi yang semula kondusif mendadak diwarnai ketegangan. Sekelompok orang yang diduga preman masuk ke area aksi dan disebut-sebut menghadang peserta demonstrasi yang hendak masuk halaman Balai Kota.

Koordinator Lapangan Aksi, A. Sholeh, menyayangkan insiden tersebut. Ia menegaskan, aksi yang mereka lakukan sejak awal digelar secara damai dengan membawa data dan kajian, bukan provokasi.

“Kehadiran mereka di tengah massa aksi terkesan menghalangi jalannya demonstrasi kami. Padahal aksi ini murni untuk menyampaikan aspirasi dengan data dan kajian ilmiah,” tegas Sholeh.

Lebih jauh, Sholeh mengaitkan kehadiran kelompok tersebut dengan sikap Pemkot yang dinilainya menutup diri dari kritik.

“Kalau hal semacam ini dibiarkan, akan jadi preseden buruk bagi kebebasan berpendapat di Surabaya. Pemerintah seharusnya membuka ruang dialog, bukan mengintimidasi suara masyarakat,” tambahnya.

Sholeh menegaskan bahwa kritik terhadap APBD merupakan bagian dari partisipasi publik. Menurutnya, pengawasan masyarakat sangat penting untuk memastikan anggaran benar-benar dipergunakan demi kepentingan rakyat.

Foto Pertemuan antara (Kiri) Praktisi Anggaran Mauli Fikr dengan Asisten 1 M Fikser saat Aksi di depan Gedung Balai Kota. (Foto: Shinta Miranda/Ketik)Pertemuan antara (Kiri) Praktisi Anggaran Mauli Fikr dengan Asisten 1 M Fikser saat Aksi di depan Gedung Balai Kota. (Foto: Shinta Miranda/Ketik)

Sementara, mengenai transparansi anggaran Pemkot Surabaya M Fikser menjelaskan bahwa seluruh pos anggaran telah melalui mekanisme ketat serta diarahkan untuk kepentingan masyarakat. Seperti di antaranya anggaran makan dan minum untuk kegiatan kemasyarakatan.

"Anggaran mamin itu peruntukannya untuk kegiatan kemasyarakatan. Misalnya saat ada tamu kepala daerah, atau acara bersama masyarakat. Bahkan, rapat internal pemkot tidak ada anggaran mamin. Pengeluaran mamin baru bisa dilakukan bila ada tamu dari luar," jelas Fikser.

Fikser menyebutkan bahwa Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi telah mengambil langkah tegas. Pada tahun 2025, anggaran perjalanan dinas luar negeri sudah dihapuskan.

"Sesuai arahan Pak Wali Kota Eri Cahyadi, tahun 2025 anggaran dinas luar negeri dihapuskan," tegasnya. (*)

Baca Juga:
Penemuan Jenazah di Bawah Jembatan Tol Wonocolo Surabaya, Tim 112 Segera Evakuasi
Baca Juga:
Kota Surabaya dan Malang Diprakirakan Cerah 14 April 2026, Cek Info Cuaca Jawa Timur
Baca Sebelumnya

favehotel MEX Tunjungan Surabaya Rayakan Ultah Ke-15 Bersama Lansia Panti Jompo Griya Werdha

Baca Selanjutnya

Pemerhati Kebijakan Publik Soroti Kebijakan Pendaftaran Online RSUD Adjidarmo

Tags:

demo surabaya Transparansi Anggaran M. Fikser Solidaritas Merah Putih surabaya Wali Kota Surabaya Pemkot Surabaya Eri Cahyadi

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar