Simulasi Penggunaan APAR, Puluhan Staf Masjid Al-Akbar Surabaya Sigap Menjinakkan Api

Jurnalis: Moch Khaesar
Editor: Aziz Mahrizal

19 Des 2024 19:23

Thumbnail Simulasi Penggunaan APAR, Puluhan Staf Masjid Al-Akbar Surabaya Sigap Menjinakkan Api
Puluhan staf Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya (MAS) mengikuti simulasi penggunaan alat pemadam api ringan (APAR), Kamis 19 Desember 2024. (Foto: MAS)

KETIK, SURABAYA – Puluhan staf Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya (MAS) mengikuti simulasi penggunaan alat pemadam api ringan (APAR) atau alat portabel pemadam kebakaran. Kegiatan yang diadakan manajemen MAS ini untuk mengantisipasi kondisi darurat kebakaran.

"Ada empat jenis APAR, yaitu powder/bubuk, foam/busa, CO2, dan liquid/gas, yang memiliki efektivitas berbeda," kata Tim Konsultan K3 dan Lingkungan Kemenaker RI, Wuri Nurhidayat, saat memimpin simulasi APAR di halaman depan Ruangan Genset MAS, Kamis 19 Desember 2024.

Simulasi APAR itu diikuti Kasie Pengamanan; Kasie Perlengkapan, Perawatan dan Kebersihan; Kaur Pengelola Grand Ballroom MAS; Kaur Pengelola Fasilitas MAS; Kaur/Karu Bidang Riayah; Satuan Pengamanan; Tim Mekanik-Plumbing; Tim Soundsystem-Multimedia; dan Guru KB-RA/MI/ MTs.

Didampingi Tim Mekanik-Plumbing/Soundsystem-Multimedia, Farid Affandy, ia menjelaskan api bisa dikendalikan dengan APAR sesuai Permenaker 186, namun efektivitas APAR itu sesuai dengan benda yang terbakar, apakah benda padat mudah terbakar, benda cair, benda elektrik, atau benda padat yang tidak mudah terbakar.

Baca Juga:
Penemuan Jenazah di Bawah Jembatan Tol Wonocolo Surabaya, Tim 112 Segera Evakuasi

"Benda paling susah dikendalikan bila terbakar adalah karet dan ban, karena api bisa saja hilang, tapi kalau asap masih kencang menunjukkan potensi api menyala lagi masih ada. Yang juga patut diwaspadai adalah bila ada suara kecil seperti suara angin yang ada suaranya, karena pasti akan diikuti oleh ledakan yang patut dijauhi 30 meter," katanya.

Untuk melatih kesigapan, Wuri menyarankan simulasi penggunaan APAR bisa dilakukan 4-6 bulan sekali dengan bertahap 5-6 orang, sekaligus untuk mengevaluasi kondisi APAR sudah rusak atau belum. Untuk penempatan APAR yang sesuai Permenaker adalah 15 meter antar-APAR.

"APAR powder/bubuk itu jangan digunakan di ruangan elektrik karena bisa merusak alat-alat elektronik yang ada, namun APAR powder itu efektif untuk ruangan kelas. Untuk ruangan elektrik itu APAR yang efektif adalah APAR C02/gas," katanya.

Untuk jenis APAR foam/busa bisa efektif untuk kebakaran karet/karpet.

Baca Juga:
Kota Surabaya dan Malang Diprakirakan Cerah 14 April 2026, Cek Info Cuaca Jawa Timur

"Kalau gas elpiji yang terbakar cukup dengan kain lusuh dan basah, sedangkan kompor juga cukup disemprot dengan APAR pada api terdekat, karena kalau disiram dengan APAR gas justru membesar apinya," katanya.

Sementara itu, Farid Affandy dari Tim Mekanik-Plumbing/Soundsystem-Multimedia menambahkan peralatan APAR di MAS memang sudah perlu peremajaan karena sudah 10 tahun lebih dan juga perlu penambahan jumlahnya dengan disesuaikan kondisi ruangan untuk efektivitas APAR.

Baca Sebelumnya

Bau Tak Sedap! Warga Keluhkan Tumpukan Sampah di Giripurno Kota Batu

Baca Selanjutnya

Polres Malang Tangkap 2 Pengedar 1 Kg Ganja dan Sabu di Bululawang

Tags:

Masjid Al-Akbar Surabaya alat pemadam kebakaran ringan APAR surabaya simulasi pemadaman kebakaran

Berita lainnya oleh Moch Khaesar

Bantu Pembangunan Sumber Daya, UWKS Kerja Sama dengan Dua Daerah

24 Oktober 2025 20:01

Bantu Pembangunan Sumber Daya, UWKS Kerja Sama dengan Dua Daerah

Banyak Lansia Alami Osteoartritis Lutut, Ini yang dilakukan Dosen FK Unusa

22 Oktober 2025 19:30

Banyak Lansia Alami Osteoartritis Lutut, Ini yang dilakukan Dosen FK Unusa

Kasus Pesta Seks di Hotel Ngagel Surabaya, Polisi: Bukan Motif Uang tapi Sensasi dan Kesenangan

22 Oktober 2025 19:04

Kasus Pesta Seks di Hotel Ngagel Surabaya, Polisi: Bukan Motif Uang tapi Sensasi dan Kesenangan

Restoran Indonesia Ini Jadi Solusi Mencari Makanan Halal di Sydney Australia

20 Oktober 2025 06:05

Restoran Indonesia Ini Jadi Solusi Mencari Makanan Halal di Sydney Australia

GEGER! 34 Pria Digerebek Pesta Gay di Hotel Surabaya, Siapa Dalangnya?

19 Oktober 2025 12:38

GEGER! 34 Pria Digerebek Pesta Gay di Hotel Surabaya, Siapa Dalangnya?

[FOTO] Momen Persija Berpesta di Markas Persebaya

18 Oktober 2025 22:41

[FOTO] Momen Persija Berpesta di Markas Persebaya

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar