Setelah Terbakar, Bangunan Sayap Barat Gedung Negara Grahadi Dipulihkan

Jurnalis: Martudji
Editor: Mustopa

2 Apr 2026 10:30

Thumbnail Setelah Terbakar, Bangunan Sayap Barat Gedung Negara Grahadi Dipulihkan
Gubernur Khofifah dan Wagub Jatim Emil melakukan pemotongan tumpeng menandai dimulainya pemulihan bangunan sayap barat Gedung Negara Grahadi, setelah terbakar di saat kerusuhan Agustus 2025 lalu (Foto: Biro Adpim Setdaprov Jatim)

KETIK, SURABAYA – Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) memulai proses pemulihan bangunan sayap barat Gedung Negara Grahadi setelah terbakar dan mengalami kerusakan akibat bom molotov dalam peristiwa kerusuhan pada Agustus 2025 lalu. 

Pemulihan ini dilakukan mengingat status bangunan tersebut sebagai cagar budaya yang wajib dilestarikan. Langkah ini juga merupakan tindak lanjut dari hasil koordinasi dengan Tim Cagar Budaya Pemerintah Kota Surabaya.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak memimpin langsung prosesi groundbreaking pemulihan bangunan sayap barat Gedung Negara Grahadi pada Rabu pagi, 1 April 2026.

Groundbreaking dilakukan dengan melepas lapisan dinding bangunan yang sempat terbakar oleh Gubernur Khofifah didampingi Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPRKPCK) Provinsi Jawa Timur I Nyoman Gunadi.

Baca Juga:
Kualitas SDM Terus Meningkat! Gubernur Khofifah: Jatim Terbanyak Lolos SNBP 7 Tahun Berturut-turut

Sebelumnya, juga dilakukan doa bersama yang dipimpin Pengasuh Pondok Pesantren Ammanatul Ummah KH. Asep Saifuddin Chalim dan potong tumpeng bersama segenap kepala dinas lainnya di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

"Jadi keadaan Grahadi ini sudah di dalam koordinasi sejak awal dengan tim dari cagar budaya. Kita ingin memastikan semaksimal mungkin ini mirip dengan aslinya. Kita memaksimalkan keserupaan dan kemiripan dengan bangunan aslinya. Meskipun tentu tidak bisa persis seperti aslinya," ujar Gubernur Khofifah.

Lingkup pengerjaan pemugaran ini meliputi rekonstruksi atap, replikasi engsel, kusen, dan pintu, ekspos hasil ekskavasi arkeologi dan balok kayu, serta penataan ulang ruang-ruang yang terbakar.

Mengingat bangunan sayap barat Grahadi juga termasuk dalam bangunan cagar budaya, terdapat spesifikasi khusus dalam pemugaran ini yang bertujuan untuk mengembalikan gedung ke bentuk aslinya.

Baca Juga:
Gubernur Khofifah Ajak BPN Jatim Percepat Pemetaan LSD dan Sertifikasi Tanah, Jaga Lahan Pangan di Tengah Pesatnya Industri Jatim

Salah satunya adalah pengerjaan bagian dinding yang menggunakan bahan atau material yang tidak bisa ditemukan di Indonesia, sehingga harus dikirim dari luar negeri. Material ini memiliki karakteristik khusus, sehingga tidak merusak struktur dinding lama.

"Jadi bangunan ini dibangun tanpa semen. Kapur yang digunakan itu sekaligus sebagai perekat. Dan ada beberapa konstruksi dan bagian-bagian lama yang existing, seperti kusen yang ada di sini, tidak akan dirombak," jelas Gubernur Khofifah.

Ke depan, dirinya berharap seluruh lapisan masyarakat dapat memiliki kesadaran akan pentingnya melestarikan  cagar budaya. Sehingga, penjagaannya menjadi tugas setiap individu.

"Ke depan tentu kita harus memiliki rasa untuk bisa bersama-sama bertanggung jawab menjaga semua cagar budaya yang kita miliki. Bukan hanya di Grahadi, tapi semua cagar budaya yang ada di negeri ini. Kita punya tanggung jawab yang sama untuk bisa menjaga dan melestarikan," pesannya.

Pemulihan bangunan sayap barat Grahadi dimulai dengan identifikasi awal lewat pengumpulan batu bata, genteng, dan material lain dari gedung yang terbakar. Sehingga, pembangunan dapat menyamai bentuk sebelumnya.

"Proses ini sudah diidentifikasi dan dikawal oleh tim dari cagar budaya dan banyak elemen lainnya. Betapa identifikasi dan detail proses tadi tidak sederhana. Sehingga kita berharap bahwa ke depan tidak ada lagi cagar budaya yang kemudian dijadikan sasaran siapa pun," tuturnya.

"Gedung-gedung yang terdampak ini adalah gedung-gedung yang harus kita lestarikan. Ini yang kita pulihkan adalah bangunan sayap barat Grahadi, bukan keseluruhan Grahadi. Maka kami mohon doa mudah-mudahan ini bisa selesai seperti yang sudah dijadwalkan oleh tim pemugaran ini," pungkas Gubernur Khofifah.

Pemulihan bangunan sayap barat Gedung Negara Grahadi sendiri telah melalui proses kajian yang melibatkan tenaga ahli pemugaran, termasuk Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Jawa Timur dan berbagai instansi terkait. 

Berdiri sejak tahun 1810, pemugaran ditargetkan untuk menjaga nilai historis dengan menampilkan elevasi lantai asli melalui metode ekskavasi.

Lantai tersebut memiliki peningkatan ketinggian sekitar 50 cm sejak awal pembangunan, sehingga nantinya lantai asli akan diekspos menggunakan lantai kaca sebagai media edukasi sejarah dan teknologi konstruksi masa lalu.

Masa pelaksanaan pemugaran dilakukan selama 210 hari kalender, terhitung mulai 30 Maret hingga 25 Oktober 2026. Nilai kontrak pekerjaan mencapai Rp12.763.527.600 yang bersumber dari APBD Provinsi Jawa Timur.

Selain penggunaan material mortar khusus berbahan dasar campuran kapur dan mineral lain dari luar negeri dan elevasi lantai, pemulihan juga mencakup struktur atap yang diperkuat dengan penambahan ring balok untuk meningkatkan kekuatan hubungan antara atap dan dinding. Sementara lantai akan menggunakan material marmer yang disesuaikan dengan bangunan utama Grahadi.

Tak hanya itu, sistem proteksi kebakaran juga ditambahkan sebagai langkah mitigasi risiko kebakaran di masa depan. (*)

Baca Sebelumnya

Dugaan Ada ‘Backing’ di Balik Jembatan Akses MR DIY Cukir Jombang, Pengamat Minta Diusut Tuntas

Baca Selanjutnya

Grand Mercure Malang Mirama Turut Semarakkan HUT ke-112 Kota Malang, Dukung Peran Kota di Level Nasional dan Internasional

Tags:

Setelah Terbakar Bangunan Sayap Barat Gedung Negara Grahadi Gubernur Jawa Timur Cagar Budaya

Berita lainnya oleh Martudji

Setelah Terbakar, Bangunan Sayap Barat Gedung Negara Grahadi Dipulihkan

2 April 2026 10:30

Setelah Terbakar, Bangunan Sayap Barat Gedung Negara Grahadi Dipulihkan

Kualitas SDM Terus Meningkat! Gubernur Khofifah: Jatim Terbanyak Lolos SNBP 7 Tahun Berturut-turut

1 April 2026 12:20

Kualitas SDM Terus Meningkat! Gubernur Khofifah: Jatim Terbanyak Lolos SNBP 7 Tahun Berturut-turut

Gubernur Khofifah Ajak BPN Jatim Percepat Pemetaan LSD dan Sertifikasi Tanah, Jaga Lahan Pangan di Tengah Pesatnya Industri Jatim

31 Maret 2026 14:34

Gubernur Khofifah Ajak BPN Jatim Percepat Pemetaan LSD dan Sertifikasi Tanah, Jaga Lahan Pangan di Tengah Pesatnya Industri Jatim

LKPJ Tahun Anggaran 2025! Gubernur Khofifah Beber Capaian Kinerja RKPD Jatim, Tembus 98,33 Persen

30 Maret 2026 21:09

LKPJ Tahun Anggaran 2025! Gubernur Khofifah Beber Capaian Kinerja RKPD Jatim, Tembus 98,33 Persen

Disaksikan Menteri LH, Gubernur Khofifah Teken Perjanjian Kerja Sama Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik dengan 7 Bupati/Wali Kota

29 Maret 2026 11:27

Disaksikan Menteri LH, Gubernur Khofifah Teken Perjanjian Kerja Sama Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik dengan 7 Bupati/Wali Kota

Dihadiri Kepala BNPB, Gubernur Jatim dan BPBD Gelar Rakor Antisipasi Kekeringan dan Bencana Hidrometeorologi

27 Maret 2026 21:06

Dihadiri Kepala BNPB, Gubernur Jatim dan BPBD Gelar Rakor Antisipasi Kekeringan dan Bencana Hidrometeorologi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar